
Pagi hari citra amat bersemangat untuk pergi jalan jalan bersama Tia,ia pun sudah bersiap untuk menjemput Tia.
Di sepanjang jalan citra sangat bersemangat karna sudah beberapa hari tidak bertemu oleh Tia,ia ingin curhat panjang sekali.
10 menit kemudian citra sampai di rumah tia dan langsung mengetuknya.
Tuk
Tuk
Tuk
Pintu pun terbuka dan ya Tia lah yang membukanya,lalu mereka saling berpelukan karna sangat merindukan satu sama lainnya,setelah itu mereka pergi jalan jalan,tempat yang mereka kunjungi pertama adalah taman bunga terindah di kota tersebut.
20menit berlalu dari rumah Tia menuju taman bunga tersebut lumayan tidak terlalu jauh,lalu mereka duduk di kursi yang sudah di sediakan di taman tersebut.mereka berdua saling bercerita.
"cit gw tamat SMA ini nyambung kuliah,di sini tapi sepertinya gw bakal nyewa apartemen, soalnya rumah gw sama kampus itu lumayan jauh, takutnya tidak keburu kalau setiap hari bolak balik"ucap Tia.
"hmm bener juga,jadi kalo ada waktu luang gw bisa main ke apartemen lu"ucap citra mendukung
Ya sebenarnya mereka sudah berjanji bersama akan kuliah sama dan bakal wisuda bareng juga,namun citra tidak langsung kuliah ia harus menabung terlebih dahulu untuk kuliah,karna biaya nya sangat fantastis.
Setelah itu mereka mengobrol dan sesekali ngehalu yang tidak tidak.
"janji ya kalau kita berdua sudah menemukan lelaki yang sangat mencintai kita,kita bakal doubledate di taman ini,biarlah bunga bunga menjadi saksi kisah cinta kita"ucap Tia tersenyum melihat bunga tersebut.
"yaa janji,tapi gw rasa lu ngehalu ga karuan dah"ucap citra.
"ga usah ngehalu tinggi sangat,bisa bisa jadi penyakit lu"ucap citra mengusap wajah Tia.
"issa apa si lu,penyakit apa coba"ucap tia menyingkirkan tangan citra.
"hahaha penyakit hati,karna halu nya tinggi dan tidak mudah untuk menggapainya"ucap citra tertawa.
Setelah Berjam jam mereka di taman bunga,mereka berdua bergegas pulang karna hari semakin panas.
"ayo cabut,mulai panas ni"ucap citra.
"yok,kita keliling yaa"ucap Tia.
"lu bawa motor"ucap citra.
"ah lu mah asik gw aja terus"ucap Tia lalu memaki helm dan mereka pun pergi.
...****************...
Di ruangan Alexander ia sedang menatap computer nya,ia mengerjakan satu persatu pekerjaan nya,dan akhirnya ia pun selesai,lalu Alexander memanggil Boby.
"Boby,kemari"ucap Alexander.
"baik tuan"ucap Boby yang mendengar di panggil.
"ada apa tuan"ucap Boby.
"apakah kau pernah berkencan, bagaimana cara untuk menyenangkan lawan kencan?"ucap Alex menanyakan.
Boby terdiam sejenak karena ia belum pernah samasekali berkencan sama wanita.
__ADS_1
"Hem kalau saya liat dari postingan orang orang,mereka memastikan dulu tuan kalau lawan kencan kita itu seperti apa,entah dia lagi diam bad mood,sedih,atau bahkan bahagia,kasi saja surprise kecil kecilan tuan"ucap Boby,ia sendiri bing mengapa mennanyakan tentang berkencan.
"oh seperti itu"ucap Alexander.
"iya tuan,saya permisi dulu tuan"ucap Boby,karna tuanya tidak menanyakan sesuatu lagi kepadanya.
Lalu Alexander mencerna omongan Boby tadi,apa sebaiknya ia memberikan buket bunga kepada citra untuk menandakan jika mereka sepasang kekasih.
...****************...
Jam menunjukkan waktu pulang,semua karyawan sudah pulang dan saatnya Boby berserta Alexander bergegas pergi pulang.di sepanjang jalan Alexander memikirkan apa yang ia ingin kasih ke citra,sebab ia ingin sekali mengajaknya makan malam.dan ia pun mengambil handphonenya serta mengirimkan pesan kepada seseorang ya, seseorang tersebut adalah toko buket.alexander memesan buket bunga yang elegan dan tentunya mahal,karna ada uang ada kualitas,dan ia mengambil nya di malam hari.
Sesampainya di kediaman Alexander,Boby di perbolehkan untuk pulang beristirahat, Alexander sedari di perusahaan melihat Boby sangat kualahan namun dengan keahlian Boby ia mampu menyelesaikan pekerjaan nya.
alexander yang ingin masuk kamar langkahnya terhenti oleh mamanya.
"Alex mama bikin puding buah,kamh mau mencobanya,dan jangan lupa nanti malam antarkan puding buah tersebut kepada citra yaa,di kulkas kamu tinggal ambil saja yang di pakaikan box yaa"ucap elsiee,karna sedari ia membikin puding buah ia mengingat citra,dan ingin memberikan puding buah tersebut untuk di cicipi oleh citra.
"baik maa,nanti malam Alex antarkan dengan selamat puding nya"ucap Alex terkekeh.
Elsie pun tertawa melihat anak nya pandai bercanda dengan dirinya.
...****************...
Malam pun poek tepat pukul 19:00 wib Alex mengirimkan pesan kepada citra yang ingin mengajaknya makan malam.
tidak lama citra membaca pesan tersebut dan bergegas memakai pakaian,dan bersiap untuk pergi bersama Alex,entah apa yang ada di dalam hati citra,ia sangat senang jika Alex mengajak nya pergi bersama,tapi sebelum dekat dengan Alex citra amat tidak menyukai peria tersebut.
30 menit pun berlalu Alex keluar dari kamar nya dan menuju kulkas untuk mengambil puding yang mama nya maksud dan mengantarkan nya kepada citra.
Sebelum ke rumah citra Alex mengambil buket bunga terlebih dahulu dan meletakkan nya di tempat duduk belakang bersama puding buah tersebut,amat wangi sekali buket bunga tersebut,selain harganya mahal bunga itu juga premium,jadi wajar saja jika elegan,mewah,dan wangi.
Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil,mobil sport itu melaju dengan kecepatan sedang dan berhenti di pinggir jembatan, jembatan tersebut sangat indah di malam hari karena banyak kapal yang melewati nya sehingga banyak lampu di sana.
Alex dan citra tentu saja mereka keluar dari mobil,hingga ada satu waktu citra fokus dengan pemandangan tersebut, sementara Alex mengambil buket bunga dan puding buah dari mamanya.lalu Alex menghampiri citra dan memanggil nya.
"citra"ucap Alex
Hingga sosok citra pun melihat Alex dan bertapa terkejut nya melihat Alex yang seperti opa opa Korea membawa buket bunga dan box puding buah.
"ini bunga untuk mu,ambillah"ucap Alex,ya lelaki itu amat kaku sekali,tidak ada ucapan romantis atau apa gitu.
Citra pun menerima nya.
"dan ini puding buah dari mama"ucap Alex menyodorkan puding tersebut.
Citra pun mengambil nya dan mengucapkan terimakasih.
"terimakasih,bilang ke Tante,sama om"ucap citra.
"ayo masuk ini sudah terlalu lama di jembatan takut kau masuk angin"ucap Alex lalu ia langsung masuk ke dalam mobilnya.
Citra pun bergegas naik ke mobil tersebut,lalu mobil pun berjalan menuju tempat selanjutnya,ya tempat makan.
Di sepanjang jalan citra tidak henti memuji buket bunga tersebut amat indah sekali,walaupun Alex memberinya tidak ada perkataan romantis sekalipun citra bakal seneng,Alex melihat itu tersenyum dan lagi lagi tangan Alex mendarat di kepala citra lalu mengusapnya.al hasil mampu membikin citra salah Tingkah dengan sikap sekaligus tindakan Alex,citra mengetahui jika Alex perhatian dengannya walaupun Alex sendiri gengsi dan mengelak jika di tanyakan oleh citra,namun citra yang sudah mengetahui nya ia diam saja,dan ingin melihat kegengsiannya alex sampai di mana terhadapnya.
alex dan citra pun Sampai di rumah makan tersebut,mereka berdua bergegas keluar dari mobil dan pergi ke dalam rumah makan tersebut, walaupun rumah makan tapi bukan sembarang rumah makan,bisa setara dengan restoran kelas elite.
__ADS_1
Alex tanpa aba aba mengambil tangan citra dan meletakkan nya di tangannya sehingga citra seperti mengandeng alex.citra sontak terkejut dan menatap Alex.
"tidak perlu seperti ini pak,saya sangat malu dan gugup"ucap citra dan menarik tangan nya,sebelum menariknya Alex dengan terlebih dahulu menggenggam tangan citra,awlanya citra berusaha untuk melepaskan nya namun tenaganya tidak sebanding dengan Alex.
"tidak perlu gugup dan malu,kau dan seterusnya akan menjadi milikku,jangan coba coba untuk melarikan diri"ucap Alexander di telinga citra,membuat citra sedikit berkedik geli jikalau nafas Alex terasa hangat di telinga nya.
Mereka berdua pun masuk,citra sedari awal menolak untuk merangkul tangan Alex dan sekarang justru merangkul seolah tidak ingin berpisah,dasar ya cewe malu malu padahal mau wkwkwk.
tidak lama mereka sampai di ruang VIP dan sudah tersedia hidangan di atas meja,mereka berdua melahapnya,tidak ada percakapan di antara mereka sama sekali ,hanya saja bunyi alat makan.
Setelah makan malam,Alex dan citra memutuskan untuk pulang,sebelum sampai ke rumah citra,Alex menepikan mobilnya,ia pun mengambil sesuatu di belakangnya,sehingga membuat keduanya sama-sama berdekatan,sontak citra melihat itu langsung menutupi matanya,membuat Alexander meyentil kepalanya,hingga membuat citra tersadar.
"apa yang sedang kau pikirkan,sambil menutup mata tersebut,apa kau berpikir jika aku ingin mencium mu"ucap Alex terkekeh.
"aaa-pa tidak mungkin aku memikirkan itu pak"ucap citra mengelak.
"lalu apa yang sedang kau pikirkan nona"ucap Alex tertawa ia berhasil membikin wajah citra memerah.
"tidak apa apa"ucap citra.
"padahal saya hanya ingin mengambil handphone saja"ucap Alex terkekeh geli melihat citra terus mengelak dirinya.
Citra pun kesal,dan ia berinisiatif memakan puding buah dari mama Alex,Alex kembali menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang,alex melihat citra memakan puding pembuatan mamanya itu tersenyum walaupun citra kesel dengan Alex.
"bagaimana enak tidak puding nya?"ucap Alex.
"ya sangat enak sekali"ucap citra dengan antusias, Karena emang sangat enak bikinan tante elsiee,dengan manis nya yang pas dan buah buahan yang fresh.
"benarkah?"ucap Alex emang ia belum mencicipi puding buatan mamahnya sendiri,biasalah anak muda baru jatuh cinta jadi lupa segalanya hanya ingat kepada wanita nya saja wkwkw.
"ya,mau mencobanya tidak pak"ucap citra menyodorkan sendok berisi puding.
Tanpa menjawab nya Alex langsung memegang tangan citra supaya tidak jatuh dan langsung memakan puding tersebut.setelah alex memakannya citra langsung menarik tangannya lagi lagi ia di bikin deg degan oleh aksi Alex.
"saya mau lagi"ucap Alex.
"tidak boleh,saya hanya mengasih mencicipi saja,kan ini punya saya"ucap citra membercandai Alex.
"baik lah jika begitu hmm"ucap Alex yang berpura pura sedih,Al hasil citra yang melihat Alex seperti sedih ia pun mengizinkan makanannya di makan bersama alex.
Mereka pun memakan puding sambil tertawa.
Sesampainya di rumah citra,citra langsung keluar dari mobil sambil menenteng buket bunga,Alex pun ikut turun dari mobil nya,tidak lupa citra mengucap terimakasih.
"terimakasih pak atas buket nya"ucap citra,citra pun bergegas masuk kerumahnya,namun tangannya ditarik oleh Alex,dan membuat citra memutar dan berhadap hadapan dengan Alex,Alex langsung memeluk tubuh citra yang sempurna itu,citra yang awalnya kaget di peluk sama Alex lama kelamaan pelukan Alex makin erat dan citra pun membalas pelukan Alex,Alex yang menyadari citra membalas pelukannya langsung sebuah kata meluncur dari mulutnya yang membikin citra salting.
"i love u,jangan mencoba untuk mengabaikan ku,aku akan terus ingin bersamamu,jadilah wanita ku yang mendampingi ku hingga aku tua"ucap Alexander.
"i love u too,yes i do"ucap citra.
Mendengar perkataan citra Alex melepaskan pelukannya dan mencium kepala citra.
Citra melihatnya pun hanya tersenyum, perasaan mereka amat bahagia sekali.
Setelah itu Alex menyuruh citra masuk ke dalam rumahnya untuk beristirahat, begitu citra masuk Alex bergegas pulang ke rumahnya.
melihat Alex yang sudah pergi citra terus mengingat moment tadi yang di lakukan Alex,ia pun salting dan langsung masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
sementara Alex yang sudah sampai di rumahnya ia langsung masuk ke dalam kamar nya dan berbaring di atas kasur nya ia pun sama mengingat moment tadi,sungguh sangat memalukan,tapi demi pujaan hatinya Alex rela seperti itu.
bener kan Alex di kenal cowo yang cool,masa ia seperti anak kecil,sungguh amat memalukan, author juga tidak bisa membayangkan nya wkwkw