
" Aaaahhkkk ya tuhan mengapa hari ini aku sial sekali!!" umpat Nadira kesal kepada motornya yang mati kehabisan bahan bakar.
sedangkan Alvaro yang mendengar celotehan Nadira pun hanya diam ia dan duduk santai di pinggir jalanan sepi itu.
" hei kau !!.. sekarang kita sudah terjebak disni apa yang harus kita lakukan " teriak Nadira pada Alvaro.
" kecilkan suara mu itu siala*n!! bisa-bisa kupingku pecah karena mu " ucap Alvaro menatap tajam wanita yang sedang berteriak padanya itu.
"Ahhk shitttt!!!...semua ini karenamu! ,entah kenapa aku harus bertemu laki-laki sialan ini! " umpat Nadira yang tidak mempedulikan tatapan tajam Alvaro.
"tenang lah kau takkan mati jika masih bersama ku !! " ucap Alvaro dengan entengnya.
" Tauuu ahhkk!! ..aku mau pulang! "
" pulang lah kau sana jika ingin tubuh kecilmu itu di makan binatang buas !!!" Pekik Alvaro yang sedikit geram dengan gadis keras kepala yang sedang dengannya itu.
akhirnya Nadira pun diam dan duduk di sebelah Alvaro ,dia juga tidak harus berbuat apa sekarang .
" Hufthh... Rasanya aku ingin menghilang saja dari bumi " lirih Nadira .
Nadira yang duduk di dekat Alvaro pun menatap tajam peria di sebelah nya itu karena Alvaro malah begitu santai seperti tidak terjadi sesuatu.
" Heiii! " panggil Nadira pada Alvaro
" Hem.. " ujar alvaro yang menjawab panggilan dari Nadira.
" Aku takut kegelapan ,aku ingin pulang sekarang " ucap Nadira polos dengan raut wajah yang seperti sedang ketakutan.
" jangan takut sebentar lagi pengawalku akan segera sampai. " ucap Alvaro dengan wajah datarnya.
Nadira yang masih duduk di dekat Alvaro pun melihat sekeliling yang terdapat pohon-pohon besar yang Terlihat menyeramkan karena hari sudah larut malam dan suasana juga semakin mencekam karena kegelapan.
Nadira yang melihat situasi itu pun sangat ketakutan di tambah lagi Nadira yang mempunyai phobia dalam kegelapan .
Nadira yang sudah sedari tadi menahan rasa takut pun mengeluarkan keringat dingin pada dahi dan kedua tangannya bahkan suasana dingin pun tidak ia rasakan karena rasa takut lebih besar pada kegelapan itu.
Alvaro yang melihat tidak beres pada gadis yang berada di sisinya pun mencoba mendekati Nadira.
saat Alvaro menepuk pelan pundak Nadira skontak Nadira langsung memeluk Alvaro dan membenamkan wajahnya di dada bidang mafia kejam itu.
__ADS_1
deg! deg! deg!
Alvaro yang mendapatkan serangan seperti itu pun merasa ada sesuatu aneh yang berdegup kencang di dalam dadanya.
" Aaahhhkkk si*lll mengapa aku merasa ada yang aneh di dalam tubuhku!! " batin Alvaro.
" Heiii kau kenapa " tanya Alvaro pada Nadira.
"Aku mohon jangan menjauh dariku!..biarkan aku begini aku sangat takut pada kegelapan aku mohon ." ucap Nadira dengan suara yang bergetar.
Alvaro yang ingin melepaskan pelukan Nadira pun mengurungkan niatnya saat merasakan tubuh Nadira yang bergetar hebat dengaan keringan yang sudah membasahi kening dan telapak tangannya.
" hufth.. baiklah sekarang kau sebaiknya kau berisitirahat dan jangn takut masih ada aku yang akan menjagamu." ucap Alvaro dengan wajah datarnya yang membiarkan Nadira tetap memeluknya.
Lambat laun akhirnya tubuh Nadira merasa tenang, bahkan hembusan nafas Nadira terdengar , Alvaro yang mendengar hembusan nafas Nadira pun menatap lekat wajah cantik Nadira.
" Rupanya dia sudah tertidur.. " ucap Alvaro yang melihat gadis cantik itu sudah terlelap dalam pelukannya.
Tanpa di sadari senyum tipis terlihat dari wajah datar Alvaro.
****
"Bruuuum... Bruuum.."
terlihat sebuah mobil sport hitam mendekat ke arah nya.
" Hufthh .. akhirnya mereka datang " batin Alvaro dalam hati.
saat melihat para pengawal nya telah datang ingin sekali Alvaro membangun kan Nadira namun rupanya gadis itu malah mempererat pelukannya.
" cihh!! menyebalkan! " lirih Alvaro.
Mobil itu berhenti di depan Alvaro dan langsung membuka kan pintu untuknya.
Niat hati ingin membangunkan Nadira terpaksa ia urungkan , terpaksa ia menggendong Nadira ala bridal style dan langsung menghampiri para pengawalnya
Saat melihat Alvaro berjalan ke arahnya para pengawal memberi hormat dan kembali menundukkan kepalanya.
" Ahhhk mengapa kalian begitu lama Sial*n!!!" teriak Alvaro.
__ADS_1
" Maaf tuan saya hanya memastikan komplotan Robert tidak melihat kita untuk menjemput anda , Itu mengapa saya menunggu waktu yang tepat agar mereka tidak kembali menyerang. " ucap Kenzo seorang pengawal sekaligus sistem pribadi alvaro.
sedangkan pengawal yang lainya hanya tertunduk dan tidak mengucapkan apapun karena mereka tahu Alvaro adalah mafia paling terkejam di Australia ,sekali saja perkataan mereka salah maka Alvaro akan mengakhiri hidupnya tanpa ampun.
tanpa menjawab penjelasan Kenzo Alvaro langsung masuk kedalam mobil Dengan Nadira yang masih memeluknya.
Kini Alvaro, Nadira, dan semua pengawalnya menuju mansion Stewart .
Di dalam mobil Alvaro terus menatap lekat gadis yang berada di pelukan nya itu .
" Hufth... Bahkan dia seakan tidak mau melepaskan pelukannya dariku! " lirih Alvaro
***
Sesampainya di mansion miliknya Alvaro segera turun dari mobilnya dan kembali menggendong Nadira.
Semua orang yang berada di mansion yang melihat kedatangan Alvaro pun segera memberikan memberikan hormat padanya.
Alvaro masuk dan membaringkan tubuh Nadira di kamar tamu .
setelah membaringkan Nadira Alvaro pun keluar dari kamar itu dan memanggil beberapa pelayannya.
" LILIAN!! ...DIVA!! " teriak Alvaro pada kedua pelayanan nya itu.
Lilian dan diva yang mendengar panggilan dari tuan nya pun segera berlari menghampiri Alvaro.
" I-i ya tuan " jawab Lilian dan diva bersamaan dengan bibir uang bergetar .
" KALIAN URUS DAN BERSIHKAN WANITAN ITU!! " bentak Alvaro yang menambah ketakutan pada dua pelayan itu.
" Ba-baik tuan " ucap keduanya yang langsung menuju kepada Nadira.
Seluruh pengawal dan pelayanan menatap heran kepada Alvaro , bagaimana tidak semua orang yang berada di mansion itu tau tentang kisah cinta Alvaro yang ditinggalkannya oleh Gisel asmilora ( mantan Alvaro) karena memilih laki-laki lain dari pada dirinya.
itu mengapa Alvaro menjadi peria yang dingin ,kejam, dan tidak menginginkan pendamping dalam hidupnya.
bagai mana kelanjutan kehidupan Alvaro dan Nadira? ...
tetap ikutin terus ceritanya dan terimakasih.
__ADS_1
____Next On____