Gadis Tengil Kesayangan MAFIA KEJAM!

Gadis Tengil Kesayangan MAFIA KEJAM!
DIMANA AKU?


__ADS_3

Tak terasa malam pun berlalu, sinar matahari pun menebus celah gorden yang Nadira tiduri.


" Hoooaaaammm..." lirih Nadira saat terbangun dari tidurnya.


saat Nadira membuka matanya ia melihat semua sudut kamar yang ia tiduri.


"Dimana aku ..?? kamar siapa ini !.." Batin Nadira.


saat Nadira hendak bangun ia terkejut saat melihat baju yang ia kenakan bukan baju miliknya.


"ASTAGAAAAA!!.. SIAPA YANG TELAH MENGGANTI BAJU KU!! apa si peria si*lan itu???,oh tidak!! apa dia menyentuhku??, HUUWAAAAAA... hiks ..hiks.. " teriak Nadira lalu menangis .


"Nona ada apa dengan mu?.." tanya Lilian kepada Nadira.


Nadira yang melihat Lilian pun menatapnya dari atas sampai bawah dan ke atas lagi.


"Siapa kau??.. di mana diriku!! " Teriak Nadira dan menatap tajam Lilian


" Kau Ada di mansion ku! "


belum sempat Lilian menjawab pertanyaan Nadira Alvaro lebih dulu menjawabnya.


" Tu-tuan! ..." ucap Lilian dengan bibir bergetar.


melihat Alvaro yang hendak melangkah masuk ke dalam kamar Nadira lilian segera memberikan jalan dan memberikan hormat pada tuanya itu.


" Kauu!!??.." ucap Nadira sembari menunjuk ke arah Alvaro.


" Turunkan tanganmu itu!!." ujar Alvaro menatap tajam kepada Nadira.


" Cihh!! Biasa ajah donggg gausah natap aku ke gitu!!." ketus Nadira yang langsung menurunkan tangannya.

__ADS_1


" Hufthh.. Lilian panggil diva! .." ucap Alvaro pada pelayanan itu.


"Ba-baik tuan.." ucap Lilian yang langsung melanggang keluar kamar.


" Cihh! mengapa dia menurut pada pria si*lan Ini!! " gumam Nadira yang terdengar oleh Alvaro.


" apa aku bilang!!!??." sentak Alvaro yang tak terima dengan yang ia dengar.


"TIDAK!! DAN TURUNKAN SUARAMU ITU SI*LANN!!.. sepertinya kau harus memeriksa telingamu agar tidak asal dengar! " Teriak Nadira yang mencoba mengelak dan melangkah menuju cermin besar di depannya.


Sedangkan Alvaro yang mendengar teriakan Nadira pun hanya mendengkus kesall.


memang mengahadapi sipat keras dan tengil Nadira harus membutuhkan kesabaran ekstra ya guys hihi..


" OHH YA TUHANNN!!!.. MENGAPA AKU SANGAT CANTIK!!.. Pantas saja para laki-laki di sekolah selalu menggoda ku!.." Teriak Nadira membanggakan diri.


"Aahhk Shiittt!! Mengapa suara mu tidak bisa lembut sedikit!!!.." sentak Alvaro yang geram dengan tingkah Nadira.


" Tu-tuan.." panggil Lilian dan diva bersamaan dan langsung tertunduk.


"Mengapa kalian lama sekalii hah!!!??, Apa kau sudah bosan dengan hidupmu!! . " bentak Alvaro yang menetap tajam Lilian dan juga diva .


"Mmm-aaf tuan saya tadi sedang menyiapkan makaanan terlebih dahulu " ucap diva yang tubuhnya sudah bergetar karena ketakutan.


"Apa kau lebih mementingkan makanan dari pada nyawamu hahh!!! Dan apakah pelayanan di mansion ini hanya dirimu kenapa kau tidak menyuruh yang lain untuk menyiapkan makanannya!! "


" CUUUKUUUPPPP!!!! .. Mengapa kau membentak mereka si*lannnn!! bukan kah merekah sudah meminta maaf, dan apa kau buta hah!! lihat mereka sudah ketakutan seperti itu!! " Teriak Nadira yang geram dengan Alvaro.


" TIDAK ADA YANG MENYURUH MU BICARA GADIS KECILLL!!! " sentak Alvaro menatap tajam Nadira.


"Memang tidak ada yang menyuruhku bicara ,tapi ini mulutku untuk apa aku harus meminta izin untuk berbicara!!..Dan ya kenapa kau sangat pecundang!! apa kau pikir dengan membentak seorang wanita akan membuat mu terlihat gagah!! ..." ucap Nadira kepada Alvaro.

__ADS_1


" Aargghhhh!!! kalian urus wanita ini! setelah selesai cepat bawa ia turun kebawah!! " Teriak Alvaro yang langsung melangkah keluar.


" Ba-baik tuan .." ucap Lilian dan diva bersamaan.


Nadira yang melihat kelakuan Alvaro pun menggelengkan kepalanya.


"Hufthhhh dasar pria menyebabkan kan!!" gumam Nadira.


" Nona ayo kami akan bantu anda untuk membersihkan diri dan segera turun kebawah " ucap lembut Lilian kepada Nadira


Nadira yang mendengar ucapan Lilian pun terkejut saat mereka akan membantunya membersihkan diri.


"Hei apa maksudmu! apa kau akan ikut mandi bersama ku!?? " tanya Nadira memastikan.


" iya nona tuan meminta kami memambantu mu jadi izinkan kami untuk ikut membersihkan dirimu. " ujar diva menjelaskan.


"T-tapi nona.."


" Tidak ada tapi-tapian kalian tunggu saja di sini dan siapkan baju untuk ku! Dan kalian tidak perlu takut kepada pria si*laann itu tidak akan mengetahuinya, kalo dia bertanya jawab saja kau sudah melakukan perintah nya APA KALIAN MENGERTI!! " Tekan Nadira pada kedua pelayanan yang ada di hadapannya itu.


"Ba-baik nona.."


" good baby!! sekarang aku mandi dulu..tapi eitss kalian tidak perlu berbicara se pormal itu padaku anggap saja aku teman kalian okey!."


mendengar ucapan Nadira Lilian dan diva saling berpandangan ia tidak menyangka gadis yang ada di hadapannya begitu baik dan ramah di banding mantan kekasih Alvaro yang suka semena-mena terhadap para pelayan .


"Maaf nona kami tidak bisaa " jawab Lilian pada Nadira.


" Hufthhh... baiklah-baiklah terserah kalian saja..memang kalian sama keras nya dengan pria sialan itu!! " ketus nadira yang langsung melanggang pergi ke kamar mandi.


__ __________NEXT ON___________ __

__ADS_1


__ADS_2