Gadis Yang Kehilangan Arah

Gadis Yang Kehilangan Arah
D U A


__ADS_3

Cia sedang berada dikelas sekarang,dimana dia termenung memikirkan kejadian di perpustakaan,bagaimana pun sikap gerald sangat aneh,dia tidak pernah sekalipun meminta tolong orang lain,selagi dia masih bisa melakukan nya sendiri,dan lagi disetiap rak memiliki nama nya sendiri,tidak mungkin jika gerald tidak melihatnya,namun kenapa dia malah meminta bantuan cia?


Cia menelungkup kan kepalanya diantara kedua tangannya,dia merasa ngantuk setelah meminum jus pemberian arsya,ketua kelas nya.


Cia tahu arsya menyukai nya,namun meski begitu,arsya tidak lebih dari pria brengsek yang suka gonta ganti wanita,cia membencinya.


Dia memang menerima jus pemberian arsya,karena tadi botol minum nya tumpah dan isinya habis,jadi arsya memberikan nya segelas jus.


"hoamm",cia menutup mulutnya,dia mengantuk secara tiba tiba,apakah ada sesuatu didalam jus itu?kenapa dia tidak bisa mengontrol dirinya?


tringg!!


bel istirahat pertama berbunyi,dan cia sudah masuk ke alam mimpinya,murid semua berhamburan keluar kelas untuk mengisi perut,menyisakan cia dengan seorang pria yang menyeringai licik,dia arsya.


Arsya berjalan perlahan menuju kursi cia,tak lupa juga dia mengunci pintu kelas sehingga dia bisa leluasa dalam menjalankan aksi nya,arsya melepas dasi nya dan membuka kedua kancing atasnya.


Disatu sisi cia sedang tertidur pulas,dia tidak menyadari bahwa dirinya dalam bahaya,terlalu mengantuk dan akhirnya ia merasakan sesuatu yang basah menempel pada pipinya,cia terbangun.


Dia membelalakkan matanya ketika melihat arsya yang mengecup pipinya,"APA YANG KAU LAKUKAN?!",teriak cia,dia marah,bisa bisanya arsya melakukan hal tidak senonoh padanya.


Cia melihat arsya menyeringai,dia menelam salivanya ketika menyadari bahwa hanya ada dia berdua disini,"ohh terbangun rupanya...",lirih arsya mencoba memegang rahang cia.


"lepas kan aku brengsek!!",ucap cia dengan mata tajamnya,arsya benar benar keterlaluan,dia sudah sangat kelewatan.


"hoho tenang dulu sayang...aku ingin bersenang-senang,aku yakin kau akan menyukai nya..."ucap arsya disertai bibir yang tersenyum menggoda,benar benar menjijikan!.


Cia ketakutan ketika arsya mulai memegang tubuh nya sana sini,keringat bercucuran dari pelipisnya,dia menggigit bibir bawah nya,"dasar baj*ng*n!lepaskan aku!!biarkan aku keluar!!!",teriak cia sekali lagi.


Arsya menarik rahang cia untuk bisa menerobos masuk kedalam mulutnya,namun tenanga cia lumayan kuat sehingga sangat sulit untuk melakukan,"diam!!",bentak arsya dengan tatapan tajam nya.


"tidak akan pernah!!!!!",jawab cia sambil berusaha mendorong tubuh arsya menjauh darinya.


Arsya memeluknya dan mengecup serta menjilat leher nya,membuat cia kegelian dan merasa jijik,"tolong!!!!",teriaknya membuat arsya terkekeh.


gubrak!!

__ADS_1


Pintu terbuka menampilkan seorang pria dengan wajah dinginnya,arsya menoleh dan berdecih kesal,cia mengeluarkan air matanya,dengan cepat pria itu menarik arsya dan memukul nya membabi buta.


Cia gelagapan melihat pria itu memukuli arsya,dia berusaha memisahkan mereka namun tenaga pria itu sangat kuat aampai arsya babak belur dibuatnya.


"sudah sudah!!apa yang kau lakukan!!hentikan!!",teriak cia berhasil menghentikan aksi pria itu,dengan cepat pria itu menarik cia dari sana menuju taman belakang.


"kita mau kemana?",tanya cia disela sela perjalanannya,pria itu hanya diam dan mempererat pegangan tangannya.


Sampai lah mereka ditaman belakang,pria itu melepas pegangan tangannya lalu menatap intens cia,"apa?",tanya cia, pria itu menggeleng,cia menatap sendu pria tersebut,pria yang dapat membuat nya bingung akan tingkah laku nya.


Pria itu...Gerald


"kau tidak apa apa?",tanya gerald dingin,dia masih menatap intens cia,"aku tidak apa apa,terimakasih",jawab cia.


Gerald mengangguk,dia melihat bercak merah di leher cia,sialan!arsya ingin bermain main rupanya,gerald akan menghabisinya nanti,lihat saja.


Gerald merogoh sesuatu di saku nya,itu adalah sapu tangan,dia langsung mengikatkannya di leher cia,"apa terlalu kencang?",tanya gerald.


Cia kebingungan dan kemudian menggeleng,gerald menghembuskan nafas nya,dia mendekatkan dirinya,"dileher mu ada bekas kissmark",bisik gerald yang mampu membuat cia blusshing.


"a-aku pergi dulu, terimakasih sekali lagi",ucap cia lalu bergegas pergi dari sana,gerald terkekeh,cia sangat menggemaskan.


Gerald menatap punggung cia dengan senyum merekah nya,dan saat tubuh mungil cia sudah tidak terlihat,baru lah ia merubah mimik wajah nya menjadi dingin,dia akan memberi pelajaran kepada arsya.


Ditempat lain cia sampai ke toilet,dia mengunci pintu toilet rapat rapat,membuka ikatan sapu tangan itu dan melihat tiga bekas kissmark disana,arsya sialan!cia sudah tidak suci lagi,dia merasa jijik dengan dirinya sendiri,bagaimana kalo orang lain lihat?dia bisa diusir dari rumah dan dikeluarkan dari sekolah,hancur hidupnya.


"sialan...",gumam cia lalu mengambil sesuatu dari saku nya,sebuah foundation,dia mengoleskan itu ke bekas kissmark nya,menutupi area merah itu.


Cia menghela nafas,dia benci arsya!tidak seharusnya dia menerima pemberian pria brengsek itu!cia menyesal,andai gerald tidak datang tepat waktu,mungkin cia sudah tidak berbentuk sekarang.


Dia keluar dari toilet menuju kantin,perutnya sudah sangat lapar sejak kejadian tadi,"huft!...",hela nya,cia mengedarkan pandangannya ke seluruh kantin, memastikan tidak ada arsya disana.


Cia selamat,tidak ada arsya,dia bisa makan dengan tenang.Cia memesan sepiring batagor dan segelas air mineral,dia menikmati makan siangnya.


"mereka bertengkar"

__ADS_1


"memangnya kenapa?"


"ntah lah namun terlihat bahwa dia sangat marah"


"menyeramkan!aku baru kali ini melihat dia marah besar"


"sangat mengerikan,aku jadi takut dengannya"


Cia menghentikan aktivitas makan siangnya,dia mencerna apa yang di katakam oleh segerombol siswi yang lewat,siapa yang bertengkar?apa itu gerald dan arsya?


Ntahlah cia tidak ingin ke pedean,gerald menolong cia tadi juga karena hal itu tidak pantas dilakukan disekolah,bukan karena gerald menyukai cia,sungguh cia membuang jauh jauh pemikiran itu,sangat mustahil.


"JANGAN KESANA!!ADA ORANG YANG BERANTEM!!",teriak salah satu siswa membuat segerombol siswi tersebut memutar balik jalan dan sambil berteriak histeris.


"memang ada apa sih?",batin cia penasaran,dia segera menghabiskan batagor dan air mineralnya,segera dia beranjak dari tempat duduknya menuju keluar kantin.


"ada apa?",tanya cia ke siswa yang berteriak tadi."ada orang berantem sampai mengeluarkan darah!",cia menutup mulutnya lalu lari menuju lapangan sekolah, tempat terjadinya pertengkaran tersebut.


"KURANG HAJAR KAU!!APA KAU TIDAK PERNAH DI DIDIK OLEH ORANG TUA MU SEHINGGA BERSIKAP TIDAK SOPAN PADA SEORANG SISWI?!",seseorang berteriak sangat kencang.


Cia menyempil diantara puluhan murid yang berkumpul,dia terkejut bukan main melihat pria yang berteriak tadi menggeram marah,matanya menajam 10x lipat,seragamnya sudah terkena darah dari sang korban,lebam menghiasi wajah tampannya,pria itu adalah...


"GERALD!!!!"


°°°


......HAI HAI!!!I'M BACK:) GIMANA SAMA EPISODE KALI INI? SERU NGGAK?! KOMEN NYA DONGG🙏 JANGAN LUPA SERTAKAN VOTE!!SAMPAI JUMPA DI EPISODE SELANJUTNYA!!......


...see u bye bye!!...


......Sabtu/04/12/2021......


...Bekasi,Jawa Barat...


...12:00 WIB...

__ADS_1


__ADS_2