Gadis Yang Kehilangan Arah

Gadis Yang Kehilangan Arah
E M P A T


__ADS_3

"apa yang kau katakan?,"tanya cia bingung,mendapati claudia marah dengan urat urat yang tertampang jelas dan raut wajah yang tak menyenangkan membuat cia kebingungan.


"JANGAN PURA PURA POLOS!!!memang nya aku tidak tahu kalau arsya dan gerald bertengkar karena memperebutkan mu!!!,"teriak claudia.


Semua syok dan bagaimana mungkin kedua pria tampan itu memperebutkan gadis lusuh seperti cia?sangat mustahil,beberapa orang disekitar mulai berbisik bisik.


"memang benar,mereka bertengkar karena ku,tapi alasan yang kau ucap kan salah!bukan karena memperebutkan aku,namun karena alasan lain,"jawab cia tenang.


"ALASAN APA?!,"claudia memang tidak bisa mengontrol emosi nya kali ini,dia menunduk lesu,menahan air mata nya agar tidak runtuh.


"aku sudah menyukai nya sejak lama...,"gumam nya lirih yang masih bisa didengar cia,"ayo,kita bicarakan ini di tempat sepi,"ajak cia yang di angguki claudia.


Mereka berjalan beriringan,cia beberapa kali menepuk pundak claudia menenangkan,sedangkan kedua antek antek nya berjaga jangan sampai ada yang mengikuti mereka.


Sampai lah mereka di belakang sekolah,claudia menduduki diri nya di salah satu bangku diikuti oleh cia,dan kedua antek nya berjaga diluar.


"ceritakan apa yang terjadi,"ucap cia sedikit tersentuh melihat tatapan sendu milik claudia,"jadi,aku dan arsya dulu adalah seorang tetangga dan kita sering bermain bersama."


"dari kecil aku memang sudah menyukai nya,namun aku selalu menunggu nya untuk menembak ku,namun itu tak kunjung dia lakukan,sampai...kedua orang tua ku meninggal di kecelakaan beruntun,membuat ku menjadi anak yang pendiam."


Cia terkejut,jadi...claudia anak yatim piatu?tapi mengapa cia tidak pernah mendengar berita ini?sejak kapan?sungguh cia tidak tahu tentang ini.


"aku selalu mengurung diri di kamar,dan memutuskan untuk home schooling,arsya yang tahu soal aku langsung khawatir dan mencoba menghiburku,dia melakukan segala cara untuk membuat ku bangkit kembali."


Perlahan air mata claudia runtuh,dia menangis dalam tenang,cia kira bahwa claudia sangat ahli dalam melakukan itu dilihat dari setenang apa dia menangis.


"dia selalu berkata manis kepada ku dan selalu menjaga perasaan ku,namun dia tetap tidak menembakku,seiring berjalannya waktu,aku pun bangkit."


"aku sudah mulai berbicara dengan orang sekitar,masuk sekolah lagi,dan mempunyai banyak teman,saat itu usia ku baru memasuki 12 tahun,nenek dan kakek ku yang mengurusi ku saat itu."


"awal masuk sma,sifat arsya mulai berubah,dia jadi jarang sering menemui ku,jarang berkata manis kepada ku,dan kadang ketika aku ber papas papasan dengan nya,dia menghindar,aku tidak tahu kenapa."

__ADS_1


"aku memutuskan mencari tahu apa penyebab dia berubah,sampai akhirnya aku menemukan kejanggalan,saat aku melewati kelas kalian,aku sering memergoki dia sedang tersenyum kearah seorang gadis yang sedang tertidur,namun aku tidak tahu itu siapa."


"dan...,"


Arah pandang claudia menoleh menatap cia,dia sedikit mengepal tangannya.


"aku tahu bahwa gadis itu adalah kau,saat itu aku kesal,semua pria memang tidak ada yang setia,lagipula aku tidak jauh cantik dari mu,"ucap claudia agak terkekeh.


"emosi ku kian memuncak saat mendengar bahwa gerald dan arsya bertengkar,aku tahu bahwa mereka bertengkar karena mu karena aku pernah melihat kau dan gerald berduaan di perpus,dan aku simpulkan bahwa mereka memperebutkan mu."


Cia menggeleng,"itu tidak benar claudia,"ucap cia membuat claudia mulai tenang,"terus apa?,"tanya nya.


"emmm aku ingin menjelaskan tapi kau jangan salah paham dulu,"ucap cia yang diangguki claudia.


"jadi,mereka bertengkar karena gerald melihat ku ingin di lecehkan oleh arsya,tapi itu tidak benar!arsya hanya sedang menolong ku dan gerald salah paham,"jelas cia.


Claudia melotot,begitu kah?,"tapi kenapa kau tidak menjelaskannya?,"cia memutar otaknya berfikir kebohongan apa yang harus ia ceritakan lagi.


Claudia mengangguk angguk,dia mengerti sekarang,ternyata dia salah paham,hampir saja dia memukul seseorang yang tidak bersalah.


"jadi begitu cerita nya,maaf aku sudah slaah paham dengan mu,kau tahu?setelah kejadian ditinggal orang tua ku,aku jadi sering tidak bisa mengendalikan emosi ku,aku jadi lebih sering marah ke hal hal kecil,"ucap claudia.


"mungkin karena kau trauma,dan ku sarankan kau cek ke psikiater,dia bisa menyembuhkan mu,"saran cia.


"ya,mungkin aku akan mencoba nya,"jawab claudia tersenyum,"sekarang,boleh kah kau membantu ku untuk dekat dengan arsya?dengan begitu kita akan menjadi teman,"tanya Claudia.


Cia menimang nimang ajakan claudia lalu kemudian mengangguk,"aku akan membantu mu semampu ku,"ucap cia lalu mereka keluar dari belakang sekolah.


Ditempat lain,seperti biasa,akan ada seseorang yang memperhatikan gerak gerik cia dari jauh,seseorang itu tersenyum,persis seperti yang ia rencanakan,sepertinya akan berjalan lancar.


"pfft!claudia bodoh itu mau berteman dengannya,ku rasa rencana kali ini akan berjalan lancar,"gumam seseorang itu lalu menelpon seseorang.

__ADS_1


"ada apa?"tanya seseorang diseberang.


"seperti yang kau bilang,claudia mengajak damai dengan nya,aku tidak duga sebelumnya,"ucap nya.


seseorang diseberang itu terkekeh,dia menyalakan rokoknya dan menghisap nya.


"lakukan rencana selanjutnya,aku penasaran dengan akhirnya..."ucap orang itu.


"baik,"telepon di matikan dan orang yang memperhatikan cia mengenggam ponsel nya kuat kuat.


Cia tersenyum sesekali tertawa dengan pembicaraan random circle baru nya ini,perkenalkan dua antek antek Claudia,yang berambut sebahu sedikit ikal bernama Rissa Ayudinata,gadis berambut sepunggung yang berwarna kecoklatan itu bernama Milla Lestari.


Baru beberapa menit namun cia sudah bisa berbaur dengan mereka bertiga,sudah lama rasanya cia tidak merasakan hangat ku seorang teman,yang ia rasakan hanya hampa dan sendirian.


"kau tahu?kemarin aku membeli sebungkus siomay dan aku lupa membayar nya hahahha!,"sontak semua tertawa dengan penuturan milla.


Mereka bercanda dengan riang,melepaskan beban yang memikul mereka.


"namun aku bingung,tadi pagi aku melihat seorang gadis menjatuhkan name tag nya,aku ingin mengembalikan nya tapi dia sudah keburu pergi,aku pun mencari ke setiap kelas tapi...tidak ada yang mengenalnya,"jelas rissa.


Sontak mereka menatap satu sama lain,saling mengangkat alis dan melirik sana sini,seketika bulu kuduk mereka berdiri,suasana menjadi sedikit seram dan mereka memutuskan untuk pergi dari sana.


°°°


...HOHOHO!!SIAPA TUH KIRA KIRA??SIMAK EPISODE SELANJUTNYA!!...


...see u bye bye...


...Rabu/08/2021...


...Bekasi,Jawa Barat...

__ADS_1


...10:23 WIB...


__ADS_2