
meskipun pihak dari keluarga Bambang sudah membatalkan pernikahan nya tapi acara pernikahan itu masih berlanjut terjadi begitu saja karena Ahsan tidak memberi tau kan kabar tersebut kepada istri dan juga anak nya dia tidak memberi tau kan bahwa sebenarnya pernikahan itu sudah batal naas sekali nasib Gamila Naura Zaida dia hanya bisa menunggu kedatangan Bambang padahal Bambang sudah tidak ada di kampung halaman nya.
dia sudah pergi ke Bandung untuk melanjutkan kuliahnya tapi dia tidak tau bahwa bam nya itu tidak hadir di acara pernikahan mereka sangat di sayang kan bukan dan setelah kejadian itu pun ibu dan juga Gamila pun sudah menunggu berjam-jam lamanya waktu demi waktu telah ia lalui sampai pak penghulu itu sudah tidak bisa menunggu lagi kasihan sekali Gamila dia menunggu kekasih nya datang tapi tidak juga datang seharusnya dia sebagai laki laki harus bersikap dewasa jangan memikirkan diri sendiri tapi lihat lah orang yang sudah mengharapkan nya apa lagi dia itu kekasih nya setidaknya dia harus peduli pada pasangan nya begitu pun sebaliknya keduanya harus saling melengkapi dan harus saling perduli pada pasangan mereka kasihan Gamila dan juga ibu nya harus menanggung malu karena bam tidak juga datang .
ibu apa kah bam sudah datang apa dia sudah menelpon ku Bu ucap Gamila.
belum bam belum menelpon mu Gamila bukti nya dia tidak ada SMS atau pun menelpon mu eum kamu jangan khawatir nak pasti semua nya akan baik baik saja tenang lah dia pasti datang sayang ya udah jangan mikirin yg aneh aneh sekarang kamu sudah cantik dan tunggu lah sampai calon nya datang ya ucap Tiara.
he' um Bu kasih tau aku ya kalau bam sudah datang ucap Gamila.
iya udah jangan cemas kan itu tenang ucap Tiara.
Bu Tiara pak penghulu nya sudah datang ucap tetangga perempuan paruh baya .
um oh ya aku akan panggil kan anak saya makasih ya Bu ucap Tiara.
iya ! oh ya Bu Tiara pak penghulu nya kan sudah datang tapi ko ??... calon pengantin pria nya belum juga datang bagai mana ini Bu ucap tetangga.
__ADS_1
ibu tenang saja aku yakin calon mantu ku pasti akan segera datang dan mungkin saja dia sedang di jalan aku akan panggil kan Gamila dulu ya sebentar ucap Tiara .
di kamar Gamila.
sayang pak penghulu nya sudah di datang ayo nak kita ke sana kita ke depan ucap sang ibu Tiara.
ibu ko aku merasa GK tenang ya apa ini cuman hanya perasaan ku saja ibu jujur saja aku sangat takut Bu dan hati ku juga tidak tenang huuup huaaaaaaaa ucap Gamila sambil buang napas .
syuuuttt jangan bicara seperti itu nak kamu tau waktu awal pernikahan ibu dan juga ayah mu dulu kami saling mencintai bahkan ayah mu sangat perhatian terhadap ibu dulu ayah mu sangat romantis sekali dan dulu ayah mu suka memanjakan ibu ketika ibu bekerja di sebuah toko ayah mu selalu menjemput ibu dan selalu menjemput mengantar dan berjalan jalan di sekitar kampung ini dulu hidup kita baik baik saja pada akhirnya setelah kita menikah ibu tidak ingin menyembunyikan rasa yg dulu ibu takuti yg selalu ibu pendam sendiri ibu ingin sekali terbuka
inginberbagi cerita dengan ayah mu ibu sangat percaya pada ayah mu bahwa dia akan tetap bisa menerima ibu apa ada nya setelah ibu mengandung mu ibu tidak bisa lagi menyembunyikan rasa ketakutan ibu jika suami ibu tau ibu tidak memperdulikan itu lagi yg ibu pikiran ibu tidak boleh berbohong pada suami ibu oleh karena itu ibu membuka rahasia ibu kepada nya lalu dia marah besar hiks hiks hiks dia ayah mu yg sekarang jauh berbeda dari Ahsan yg dulu ibu kenal yg baik dan juga perhatian tapi sekarang dia hiks hiks hiks hiks ucap Tiara menangis karena tidak bisa menahan nya selama ini yg ia rasakan .
Gamila Naura Zaida apa yg kamu pikir kan ha apa kamu sedang memikirkan sesuatu nak ucap Tiara sambil mengusap air mata nya sendiri.
ibu ma'afkan aku ya jika aku banyak merepotkan ibu selama ini aku selalu merepotkan ibu selalu menyusahkan ibu Sampai Sampai ibu susah payah mencari pekerjaan demi aku hidup ibu selalu memberikan yg terbaik buat aku terimakasih banyak atas semua pengorbanan ibu terima kasih sudah melahirkan aku ke dunia ini
di dunia aku belajar banyak hal tentang kehidupan di Dunia aku bisa merasakan apa itu kepedihan yg selalu hadir di dalam hidup kita merasa kan yg nama nya di hina sama orang bagi ku ibu wanita hebat banyak orang yg menganggap kita rendah dari pada mereka tapi menurut ku justru mereka-lah yg rendah Han karena dia yg hidup nya merasa baik baik saja tapi sebenarnya dia itu tidak sempurna karena mereka tidak sadar atas perbuatan nya sendiri . dan juga kebahagiaan bagi ku adalah aku bisa bersama ibu aja itu adalah kebahagiaan terbesar ku karena ibu selalu ada untuk ku ucap Gamila.
__ADS_1
hiks hiks kamu ini bicara apa ngelantur sudah sudah jangan banyak bicara ayo kita menghampiri penghulunya jangan bicara lagi nanti saja kamu bicara nya setelah selesai acara nya ya ayok Gamila ?... Naura..... ibu tau kamu sekarang sedang bertanya tanya pada diri mu sendiri mengenai ibu kan ucap Tiara .
iya Bu eum tidak ayo Bu sebaik nya kita ke sana yuk ucap Gamila .
silah kan duduk di mana pengantin pria nya ucap pak penghulu .
dia sedang di jalan pak mungkin bentar lagi akan segera datang bapak mohon tunggu sebentar ya ucap Tiara .
oh begitu baik lah saya akan menunggu nya ucap pak penghulu.
1 jam kemudian .
Bu Tiara kapan pengantin pria nya akan datang saya tidak bisa menunggu terlalu lama karena saya juga harus menikah kan pengantin lain nya ucap penghulu.
iya pak saya tau tunggu sebentar lagi ya saya mohon pak ucap Tiara .
baik lah ucap penghulu.
__ADS_1
kemudian ibu dan anak itu saling bertatapan mereka sedang mengharap kan kedatangan Bambang tapi dia tidak juga datang ada rasa ke khawatiran di rumah tersebut banyak orang yang mencibir Gamila ada yg mengatai nya di tinggal kabur karena dia jelek dan tidak Sudi menikahi Gamila. dan juga ada yg beranggapan bahwa calon nya itu telah sadar bahwa Gamila itu tidak pantas mendapatkan laki laki tampan seperti Bambang dan banyak hal lain nya orang orang beranggapan dengan banyak macam pertanyaan