Gamila Naura

Gamila Naura
ketemu mertua


__ADS_3

Huamm morning world.. suara baru bangun tidur Gamila


ia mengambil handphone nya yang masih telepon nan dengan Beryl suami nya


haloo mas pagi , eum mas aku matiin aja ya telepon nya soalnya aku mau Kerja ya dadah ucap Gamila dengan nada lembut


Beryl yang sedan tertidur pun terbangun oleh suara Gamila yang ada di telepon


morning too baby , yah kok di matiin si padahal kan masih kangen ujar Beryl dengan nada bangun tidur


mas plis deh aku mau kerja ntar kalo aku udah pulang kerja aku telepon janji deh mas ucap Gamila


yaudah kalo gitu, semangat ya sayang dah ujar Beryl


ya dah mas sayang ucap Gamila


Gamila yang mendengar itu pun langsung mematikan Telepon tersebut lalu menyimpan handphone nya di meja dekat kasur


Gamila pun berdiri dari tempat kasur nya itu lalu membereskan tempat tidur nya yang berantakan


setelah merapikan Kasur nya yang berantakan pun Gamila langsung beranjak ke kamar mandi karena sekarang ia akan bekerja


setelah beberapa menit di kamar mandi Gamila pun selesai mandi dan langsung berpakaian


setelah berpakaian Gamila mengambil tas dan tidak lupa juga mengambil handphone nya yang terletak di meja


Gamila keluar dari kos an dan langsung menaiki motor lalu menjalankan motor tersebut


sesampai nya di kantor Gamila masuk ke dalam gedung paket dan mengambil beberapa paket di gedung itu


eh Gami kamu ngantar paket yang ini aja satu aja ya aku kasian sama kamu baru pulang dari Surabaya udah kerja aja ucap Mira teman dekat Gamila di Jakarta


e-eh yaudah deh iya maaf ya cuman satu doang jadi ga enak sama yang lain ucap Gamila lembut


gapapa Gam aku liat kamu capek banget jadi jangan kecapekan ya nih paket nya sana antar hehe ucap Mira lalu mengasih kan Paket yang agak besar itu kepada Gamila


baiklah kalo begitu aku pergi ya ucap Gamila dan langsung mengambil Paket yang di berikan Mira


Gamila pun keluar dari gedung paket tersebut dan langsung menaiki motor nya menyimpan paket itu di jok depan lalu Gamila pun menjalankan Motor nya tersebut


Gamila terus menjalankan motor nya tanpa henti karena perjalanan mengantar paket ini agak jauh


setelah sampai di tempat yang akan ia berikan paket


eh kok di hotel ya.. apa salah alamat ya.. hm mending aku telepon Mira aja takut nya salah alamat gumam Gamila


Gamila pun mengambil handphone nya yang ada di tas lalu menelpon Mira


haloo Gami ada apa? ucap Mira dalam telepon


a-anu itu apa eum paket ini emang alamat nya di hotel ya? tanya Gamila pada Mira


iya Gami , emang kenapa sih? jawab Mira


gapapa aku takut nya salah alamat hehe ujar Gamila


oalah yaudah kalo gitu ucap Mira


aku matiin ya maaf ucap Gamila lalu mematikan panggilan tersebut


Gamila pun berjalan ke arah hotel itu , setelah sampai di depan pintu hotel ia melihat ada Bodyguard yang sedang menunggu di depan pintu


maaf anda siapa?ada keperluan apa? tanya sang bodyguard yang sedang menunggu di depan pintu hotel


eh anu pak saya cuman mau mengantar paket , apa ada orang nya?? ucap Gamila dengan nada lembut


sebentar atas nama siapa ujar bodyguard


atas nama pak Hamizan Rabbani ucap Gamila dia pikir dia salah alamat pikir nya


oh !!!! bentar ya saya panggilkan dulu ucap Bodyguard


ah baiklah saya tunggu ujar Gamila sambil melihat bodyguard yang sedang menuju ke arah lift


setelah beberapa menit menunggu Bodyguard itu pun kembali


pak ada paket apa mau saya yg mengambil nya ujar bodyguardnya


tidak biar saya aja biar dia menunggu ucap Beryl


baik ucap nya bodyguard


dia bodyguard itu pun pergi ke tempat awal nya


tunggu sebentar ya , Tuan sedang menuju ke sini ujar Bodyguard tersebut lalu menunggu lagi di depan pintu hotel itu


Gamila hanya mendengar dan tidak menjawab karena ia sangat malas menjawab


lalu seseorang pun datang menghampiri Gamila yang sedang menunggu di pintu Hotel


Seseorang itu pun membuka pintu hotel dan melihat Gamila


wait itu Gamila kan ucap Beryl dalam Hati kegirangan

__ADS_1


loh mas? tanya Gamila


loh kamu Gami? tanya Beryl bersamaan dengan Gamila


loh Tuan Beryl kenal dengan perempuan ini? tanya sang bodyguard yang melihat Gamila dan Beryl yang sedang mengucapkan bersamaan


dia istri saya kamu tolong pergi dari sini dulu bisa?saya mau mengobrol dulu dengan istri saya ucap Beryl kepada sang bodyguard lalu menatap nya dengan tajam


b-baik Tuan ucap bodyguard dan langsung pergi dari tempat itu


sayang?kok kamu bisa disini?? tanya Beryl kepada Gamila


loh aku kesini cuman nganterin paket doang si , tapi kok mas ada di sini? tanya Gamila


oh , eum gimana ya aku kerja di sini sayang ucap Beryl


oh yaudah nih paket nya ujar Gamila lalu memberi kan paket yang agak besar itu kepada Beryl


Beryl yg mendengar ucapan Gamila pun langsung mengambil nya


tanda tangan disini ucap Gamila lalu menunjukkan kertas yg harus Beryl tanda tangani


pulpen mana?gimana mau tanda tangan kalo ga ada pulpen sayang ujar Beryl


nih ucap Gamila memberikan pulpen tersebut kepada Beryl


Beryl pun mengambil pulpen yang diberi Gamila lalu menanda tangani kertas yang harus Beryl Tanda tangan


udah?makasih ucap Gamila lalu mengambil kertas dan pulpen yang ada di tangan Beryl


setelah mengambil kertas dan pulpen Gamila pun Pergi meninggal kan Beryl tanpa pamit kepada nya


sayang ninggalin sih? baru juga ketemu loh ucap Beryl lalu menarik tangan Gamila


a-anu mas eum aku harus nganterin paket yang lain ucap Gamila gugup


mana?ga ada tuh aku lihat di motor kamu ucap Beryl dengan santai


kok tau sih?! eum aku mau pulang karena aku capek mas , aku pulang dulu ya makasih ujar Gamila lalu melepaskan tangan Beryl yang menarik nya dan pergi meninggalkan nya


yah sayang sini dulu , disini ada mama sama adik adik ku dan juga anak ku katanya dia mau ketemu kamu ujar Beryl


loh ko mas?! masa kamu ga mikir sih , liat aku lagi pake make up malu kalo ketemu mereka pake make up mas! ucap Gamila dengan nada kesal


y-yaudah hapus aja make up nya gampang kan ujar Beryl dengan santai


serah! aku mau pulang aja!! ucap Gamila


sayang ihh apansi ayo lah ketemu sama mama kasian dia pengen banget ketemu kamu ujar Beryl sambil memohon


jya ya kamu hapus make up nya di kamar ku terus kalo soal baju aku ada nih ucap Beryl


t-tapi bagaimana ya ? apa aku harus menuruti perintah mas Beryl aku GK boleh terjebak dalam situasi seperti ini aku GK mau harga diri ku di injak injak ucap Gamila


gausah tapi tapian ujar Beryl lalu menarik tangan Gamila untuk masuk ke dalam hotel sambil merangkul pinggang Gamila


karyawan yang melihat Gamila di rangkul oleh Beryl pun menatap nya sinis


ih apaan sih tu cewek caper banget si ke pak Beryl ucap seorang wanita yang sedang membicarakan Gamila


iya tuh , kok pak Beryl ga jijik ya sama tu cewek padahal tuh cewek jelek tambah hitam lagi iwh ujar seorang wanita lagi


Beryl yang mendengar itu pun mengangkat bicara


KAMU JESSLYN DAN VOCA BISA TIDAK GAUSAH MEMBICARAKAN ISTRI SAYA SEPERTI ITU?! GA SOPAN BANGET KALIAN , BERDUA SAYA PECAT MULAI HARI INI DAN SETERUSNYA KALIAN TIDAK PERLU LAGI DATANG KE HOTEL INI LAGI KARENA SAYA SUDAH MEMECAT KALIAN INGAT ITU " AYO SAYANG KAMU JANGAN DENGAR KAN APA KATA MEREKA !! ujar Beryl dengan nada tinggi sehingga karyawan semua pun menunduk karena takut atas ke marah an Beryl yg sedang marah besar mereka pun tidak berani bicara apa lagi menatap nya sama saja mereka mencari ajal nya sendiri


eum anu pak saya minta maaf pak maaf , tapi jangan pecat kita ya pak ujar Jesslyn dan Voca bersamaan


INI SUDAH KEPUTUSAN SAYA SEKARANG KALIAN KELUAR DARI SINI!! ujar Beryl lagi dengan nada tinggi


b-b-baik pak ujar mereka berdua dan langsung keluar dari hotel karena tidak bisa berbuat apa-apa lagi


Beryl pun berjalan ke arah Lift yang masih merangkul pinggang Gamila


Gamila pun melepaskan tangan Beryl dia merasa bersalah karena ulah nya karyawan itu harus di pecat atas perbuatannya karena mereka sudah mengatakan GAMILA seperti itu tapi dia tidak marah justru dia malah berbalik merasa kasihan kepada kedua gadis tersebut sampai GAMILA rela berdebat dengan suami sah nya untuk membela mereka


mas hentikan ? sudah cukup drama ini sampai kapan kamu akan bersikap sok manis seperti ini kamu jangan memberi aku harapan palsu aku mohon tolong hentikan semua ini kenapa kamu melakukan nya hiks... aku tidak masalah aku sudah terbiasa dengan cemooh an semua orang jangan ganggu aku lagi atau jangan membela aku lagi aku tidak mau mereka semua merasa tersakiti oleh ku aku ingin hidup damai jadi kamu stop jangan sok perduli jika kamu mempunyai niat yg lain hiks hiks aku mohon sama kamu jangan pecat mereka apa kamu tidak memikirkan perasaan mereka dan coba kamu pikirkan dengan cara apa dia akan menghidupi keluarga nya tuan Beryl yg terhormat saya memohon kepada mu tolong kamu terima mereka lagi ucap Gamila ngotot


tidak sekali aku bilang tidak ya tidak kamu dengar itu


apa kamu tidak memikirkan diri mu sendiri ha kenapa ha aku bukan nya sok baik atau memberikan harapan palsu pada mereka aku hanya perduli sama kamu ucap Beryl


hiks... Isak tangis Gamila


apa kamu bilang peduli aku tidak butuh itu aku sudah terbiasa kamu dengar itu jadi jangan sok perduli atau sok pura pura perduli biar kan mereka bukan mereka yg salah tapi aku


aku yg harus kamu salah kan seharusnya kamu tidak melakukan tindakan seperti tadi kamu sama dengan kamu tidak menganggap ku seorang wanita sekaligus punggung keluarga kamu tidak merasakan jadi aku atau terjadi pada posisi mereka kamu tolong tarik mereka kembali atau kamu ?? ucap Gamila


apa kamu berani bicara seperti itu pada ku aku kan sudah bilang tidak ya tidak keputusan ku tidak akan berubah dan jangan sekali pun kamu mengancam ku kamu ingat itu dan jangan bersikap seperti ini dan hargai keputusan ku sebagai suaam !!.. em ucap beryl


Gamila yg spontan membungkam mulut beryl dengan tangan kanan nya sambil melihat kanan dan kiri dan benar saja banyak orang yg memandangi perdebatan mereka di antara Gamila dan beryl


apa yg mau kamu kata kan jangan bicara lagi aku mohon tuan pak bos silahkan anda mau melakukan apa pun yang Anda ingin kan asal jangan bicara yg aneh dan jangan bicara suami istri di hadapan karyawan mu aku mohon bisik GAMILA pada beryl

__ADS_1


em kamu ?? kamu kenapa sih tidak memikirkan perasaan mu ya aku tau kamu adalah wanita hebat yg sok kuat menghadapi tantangan hidup sendiri an dan mendapatkan bullying dan menghadapi semua nya sendiri ya tapi sekuat apa pun pasti kamu butuh orang untuk melindungi mu kan sama halnya dengan perlakuan ibu mu maka aku juga akan melakukan hal yg sama persis apa yang ibu mu lakukan mengerti jadi jangan sok jadi pahlawan jadi orang dan turuti saja apa yg aku perintahkan biar kan mereka menerima hukuman nya sendiri ucap Beryl tegas .


di tengah jalan mereka saling beradu mulut sampai para karyawan hotel itu saling bertanya tanya ko ada gadis jelek yg tidak tau malu nya memarahi bos besar nya itu dan lebih aneh nya lagi kenapa bos nya tidak melakukan apapun itu yg membuat mereka merasa heran setelah kejadian itu tidak ada yg membuka pembicaraan pada saat nya beryl yg bicara


setelah sampai di lantai 30 Beryl memilih Kamar yang kosong karena kalo di kamar ia ada anak nya yang sedang tertidur


sayang kita di kamar no 6 aja ya soalnya kalo di kamar ku ada Cakra yang lagi tidur , gapapa kan? tanya Beryl


Iyah mas gapapa ucap Gamila sambil tersenyum manis ke Beryl padahal dalam hati nya merasa terpaksa mau tidak mau dia harus menuruti nya percuma melawan pada akhirnya dia juga yg akan kalah


Yaudah ucap Beryl lalu berjalan ke arah kamar no 6 , setelah sampai di depan kamar no 6 mereka langsung masuk ke kamar tersebut dan tidak lupa untuk menutup nya


dah sana mandi hapus make up nya sayang aku tungguin ucap Beryl lalu melepaskan tangan nya dari pinggang Gamila setelah melepaskan tangan nya dari pinggang Gamila Beryl pun merebahkan diri nya di kasur yang ada di kamar itu


Gamila pun berjalan ke arah kamar mandi dengan terbuka lebar dan tidak lupa untuk menutup nya , setelah beberapa menit kemudian Gamila pun keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk karena ia tidak ada baju


mas eum mana baju nya .. dingin nih ucap Gamila sambil membuka pintu kamar mandi nya setengah karena Gamila merasa malu


Beryl yang melihat Gamila membuka kamar mandi setengah pun sontak kaget karena Gamila hanya memakai handuk dan memperlihatkan Paha Gamila dan bahu nya yang sangat putih dan Glowing meskipun sebagian


tahan tahan bro dia masih gadis, tahan arghh **** kenapa harus bangun?! ucap Beryl dalam hati


sayang ko kamu keluar cuman pake handuk doang sih kamu ga mikir adik aku yang dibawah gimana? tanya Beryl


kan ga ada baju mas gimana sih , loh kamu punya adik mas?mana? tanya Gamila dengan wajah polos


sayang ck! decak Beryl lalu menutup mata nya dengan tangan kekar nya itu


MAS IH!! KOK MALAH TUTUP MATA?! MANA BAJU AKU DINGIN IH ujar Gamila dengan Nada tinggi


Ck dasar! bentar aku ambil dulu ucap Beryl dan langsung keluar dari kamar tersebut dan tidak lupa untuk menutup pintu nya


Beryl berjalan ke arah kamar no 30 dimana disitu kamar yang ia tempati setelah sampai di kamar nya Beryl pun membuka pintu dan langsung menutup nya ia melihat ada anak nya Cakra yang sedang duduk menunggu nya


Beryl pun berjalan ke arah lemari dan mengambil baju hitam milik nya dan celana pendek yang ia punya


Dady? kenapa dady mengambil baju?itu untuk siapa? tanya Cakra yang melihat Beryl sedang mengambil beberapa pakaian nya untuk Gamila yg sudah ia siap kan


oh ini untuk teman dady ucap Beryl maaf ya Gami aku bohong dulu ke cakra dan bilang kalo kamu itu teman ku


oh oke tapi itu kan baju cewek Daddy ucap Cakra dan mengambil handphone Beryl yang tergeletak di kasur Cakra pun membuka dan terdapat banyak permainan permainan di hp itu karena ulahnya


Beryl hanya mengabaikan Cakra yang sedang memainkan handphone nya , lalu Beryl pun keluar dari kamar tersebut lalu menutup nya


ia berjalan ke arah kamar no 6 dimana disitu ada istri nya yang sedang menunggu nya , setelah sampai di kamar no 6 ia membuka pintu lalu menutup nya dan melihat Gamila yang sedang duduk di kursi


nih pakai ucap Beryl mengasih kan baju tersebut ke Gamila


Makasih ucap Gamila lalu beranjak ke arah kamar mandi


ganti baju nya disini aja gausah di kamar mandi ucap Beryl dengan santai


mesum mesum mesum!! ujar Gamila dengan nada ketus dan langsung masuk ke dalam kamar mandi


gemes banget sih kamu Gami pengen saya terkam lama lama ya eh GK GK aku GK boleh bicara seperti itu .. ucap Beryl dalam hati


setelah mengganti pakaian Gamila pun keluar dari kamar mandi dan langsung menidurkan dirinya di kasur , Beryl yang melihat Gamila tiduran di kasur pun ikut tidur an di kasur tersebut


sayang ayo ketemu mama dulu ya ucap Beryl sambil menatap Gamila yang sedang memainkan handphone


yaudah "ayo ayo aja tapi aku nya pake baju gini gapapa? tanya Gamila


gapapa kamu udah cantik ko ujar Beryl


Beryl pun merangkul Gamila dan langsung keluar dari kamar menutup nya kembali dan berjalan ke arah kamar no 4


setelah sampai di kamar no 4 Beryl pun mengetuk pintu kamar tersebut


Ranti yang sedang melamun pun membuka Pintu tersebut dan terdapat anak nya yang sedang berdiri sambil merangkul seorang gadis


Eh kamu nak masuk ucap Ranti sambil tersenyum lebar


iya mah, ayo sayang ujar Beryl dan langsung masuk ke kamar dalam keadaan masih merangkul Gamila


Gamila dan Beryl pun duduk di tempat sofa begitu pun dengan Ranti


jadi kamu mau apa kesini nak?dan gadis itu?dia siapa? tanya Ranti


Beryl mau ngasih tau kalo dia ini Istri Beryl , dan kenal kan dia itu Gamila ayo sayang kenal kan ini mama ku ucap Beryl


halo tante perkenalkan nama saya Gamila ujar Gamila kepada Ranti sambil tersenyum manis


oh jadi kamu istrinya Beryl toh? cantik "manis tanya Ranti kepada Gamila


i-iya Tante makasih aku harus bersikap apa sebelumnya aku belum pernah melihat mertua perempuan ujar Gamila gugup


cantik banget , aneh deh mama sama kamu nak ko bisa dapetin istri yang cantik? tanya nya lagi kepada Beryl


jelas dong Beryl kan ganteng jadi banyak yang mau sama Beryl mah haha ucap Beryl dengan PD


gausah kepedean ucap Ranti


oh ya Nak Gamila kenalin ya saya Ranti mama nya , oh ya nak kamu panggil saya Mama aja ya kamu kan sudah jadi menantu saya Beryl ucap Ranti kepada Gamila sambil tersenyum

__ADS_1


ah iya Tante eh maksudnya Mama ucap Gamila sambil tersenyum manis


kamu cantik kalo senyum ucap Ranti


__ADS_2