
Huamm morning world.. suara baru bangun tidur Gamila
ia mengambil handphone nya yang masih telepon nan dengan Beryl suami nya
haloo mas pagi , eum mas aku matiin aja ya telepon nya soalnya aku mau Kerja ya dadah ucap Gamila dengan nada lembut
Beryl yang sedan tertidur pun terbangun oleh suara Gamila yang ada di telepon
morning too baby , yah kok di matiin si padahal kan masih kangen ujar Beryl dengan nada bangun tidur
mas plis deh aku mau kerja ntar kalo aku udah pulang kerja aku telepon janji deh mas ucap Gamila
yaudah kalo gitu, semangat ya sayang dah ujar Beryl
ya dah mas sayang ucap Gamila
Gamila yang mendengar itu pun langsung mematikan Telepon tersebut lalu menyimpan handphone nya di meja dekat kasur
Gamila pun berdiri dari tempat kasur nya itu lalu membereskan tempat tidur nya yang berantakan
setelah merapikan Kasur nya yang berantakan pun Gamila langsung beranjak ke kamar mandi karena sekarang ia akan bekerja
setelah beberapa menit di kamar mandi Gamila pun selesai mandi dan langsung berpakaian
setelah berpakaian Gamila mengambil tas dan tidak lupa juga mengambil handphone nya yang terletak di meja
Gamila keluar dari kos an dan langsung menaiki motor lalu menjalankan motor tersebut
sesampai nya di kantor Gamila masuk ke dalam gedung paket dan mengambil beberapa paket di gedung itu
eh Gami kamu ngantar paket yang ini aja satu aja ya aku kasian sama kamu baru pulang dari Surabaya udah kerja aja ucap Mira teman dekat Gamila di Jakarta
e-eh yaudah deh iya maaf ya cuman satu doang jadi ga enak sama yang lain ucap Gamila lembut
gapapa Gam aku liat kamu capek banget jadi jangan kecapekan ya nih paket nya sana antar hehe ucap Mira lalu mengasih kan Paket yang agak besar itu kepada Gamila
baiklah kalo begitu aku pergi ya ucap Gamila dan langsung mengambil Paket yang di berikan Mira
Gamila pun keluar dari gedung paket tersebut dan langsung menaiki motor nya menyimpan paket itu di jok depan lalu Gamila pun menjalankan Motor nya tersebut
Gamila terus menjalankan motor nya tanpa henti karena perjalanan mengantar paket ini agak jauh
setelah sampai di tempat yang akan ia berikan paket
eh kok di hotel ya.. apa salah alamat ya.. hm mending aku telepon Mira aja takut nya salah alamat gumam Gamila
Gamila pun mengambil handphone nya yang ada di tas lalu menelpon Mira
haloo Gami ada apa? ucap Mira dalam telepon
a-anu itu apa eum paket ini emang alamat nya di hotel ya? tanya Gamila pada Mira
iya Gami , emang kenapa sih? jawab Mira
gapapa aku takut nya salah alamat hehe ujar Gamila
oalah yaudah kalo gitu ucap Mira
aku matiin ya maaf ucap Gamila lalu mematikan panggilan tersebut
Gamila pun berjalan ke arah hotel itu , setelah sampai di depan pintu hotel ia melihat ada Bodyguard yang sedang menunggu di depan pintu
maaf anda siapa?ada keperluan apa? tanya sang bodyguard yang sedang menunggu di depan pintu hotel
eh anu pak saya cuman mau mengantar paket , apa ada orang nya?? ucap Gamila dengan nada lembut
sebentar atas nama siapa ujar bodyguard
atas nama pak Hamizan Rabbani ucap Gamila dia pikir dia salah alamat pikir nya
oh !!!! bentar ya saya panggilkan dulu ucap Bodyguard
ah baiklah saya tunggu ujar Gamila sambil melihat bodyguard yang sedang menuju ke arah lift
setelah beberapa menit menunggu Bodyguard itu pun kembali
pak ada paket apa mau saya yg mengambil nya ujar bodyguardnya
tidak biar saya aja biar dia menunggu ucap Beryl
baik ucap nya bodyguard
dia bodyguard itu pun pergi ke tempat awal nya
tunggu sebentar ya , Tuan sedang menuju ke sini ujar Bodyguard tersebut lalu menunggu lagi di depan pintu hotel itu
Gamila hanya mendengar dan tidak menjawab karena ia sangat malas menjawab
lalu seseorang pun datang menghampiri Gamila yang sedang menunggu di pintu Hotel
Seseorang itu pun membuka pintu hotel dan melihat Gamila
wait itu Gamila kan ucap Beryl dalam Hati kegirangan
__ADS_1
loh mas? tanya Gamila
loh kamu Gami? tanya Beryl bersamaan dengan Gamila
loh Tuan Beryl kenal dengan perempuan ini? tanya sang bodyguard yang melihat Gamila dan Beryl yang sedang mengucapkan bersamaan
dia istri saya kamu tolong pergi dari sini dulu bisa?saya mau mengobrol dulu dengan istri saya ucap Beryl kepada sang bodyguard lalu menatap nya dengan tajam
b-baik Tuan ucap bodyguard dan langsung pergi dari tempat itu
sayang?kok kamu bisa disini?? tanya Beryl kepada Gamila
loh aku kesini cuman nganterin paket doang si , tapi kok mas ada di sini? tanya Gamila
oh , eum gimana ya aku kerja di sini sayang ucap Beryl
oh yaudah nih paket nya ujar Gamila lalu memberi kan paket yang agak besar itu kepada Beryl
Beryl yg mendengar ucapan Gamila pun langsung mengambil nya
tanda tangan disini ucap Gamila lalu menunjukkan kertas yg harus Beryl tanda tangani
pulpen mana?gimana mau tanda tangan kalo ga ada pulpen sayang ujar Beryl
nih ucap Gamila memberikan pulpen tersebut kepada Beryl
Beryl pun mengambil pulpen yang diberi Gamila lalu menanda tangani kertas yang harus Beryl Tanda tangan
udah?makasih ucap Gamila lalu mengambil kertas dan pulpen yang ada di tangan Beryl
setelah mengambil kertas dan pulpen Gamila pun Pergi meninggal kan Beryl tanpa pamit kepada nya
sayang ninggalin sih? baru juga ketemu loh ucap Beryl lalu menarik tangan Gamila
a-anu mas eum aku harus nganterin paket yang lain ucap Gamila gugup
mana?ga ada tuh aku lihat di motor kamu ucap Beryl dengan santai
kok tau sih?! eum aku mau pulang karena aku capek mas , aku pulang dulu ya makasih ujar Gamila lalu melepaskan tangan Beryl yang menarik nya dan pergi meninggalkan nya
yah sayang sini dulu , disini ada mama sama adik adik ku dan juga anak ku katanya dia mau ketemu kamu ujar Beryl
loh ko mas?! masa kamu ga mikir sih , liat aku lagi pake make up malu kalo ketemu mereka pake make up mas! ucap Gamila dengan nada kesal
y-yaudah hapus aja make up nya gampang kan ujar Beryl dengan santai
serah! aku mau pulang aja!! ucap Gamila
sayang ihh apansi ayo lah ketemu sama mama kasian dia pengen banget ketemu kamu ujar Beryl sambil memohon
jya ya kamu hapus make up nya di kamar ku terus kalo soal baju aku ada nih ucap Beryl
t-tapi bagaimana ya ? apa aku harus menuruti perintah mas Beryl aku GK boleh terjebak dalam situasi seperti ini aku GK mau harga diri ku di injak injak ucap Gamila
gausah tapi tapian ujar Beryl lalu menarik tangan Gamila untuk masuk ke dalam hotel sambil merangkul pinggang Gamila
karyawan yang melihat Gamila di rangkul oleh Beryl pun menatap nya sinis
ih apaan sih tu cewek caper banget si ke pak Beryl ucap seorang wanita yang sedang membicarakan Gamila
iya tuh , kok pak Beryl ga jijik ya sama tu cewek padahal tuh cewek jelek tambah hitam lagi iwh ujar seorang wanita lagi
Beryl yang mendengar itu pun mengangkat bicara
KAMU JESSLYN DAN VOCA BISA TIDAK GAUSAH MEMBICARAKAN ISTRI SAYA SEPERTI ITU?! GA SOPAN BANGET KALIAN , BERDUA SAYA PECAT MULAI HARI INI DAN SETERUSNYA KALIAN TIDAK PERLU LAGI DATANG KE HOTEL INI LAGI KARENA SAYA SUDAH MEMECAT KALIAN INGAT ITU " AYO SAYANG KAMU JANGAN DENGAR KAN APA KATA MEREKA !! ujar Beryl dengan nada tinggi sehingga karyawan semua pun menunduk karena takut atas ke marah an Beryl yg sedang marah besar mereka pun tidak berani bicara apa lagi menatap nya sama saja mereka mencari ajal nya sendiri
eum anu pak saya minta maaf pak maaf , tapi jangan pecat kita ya pak ujar Jesslyn dan Voca bersamaan
INI SUDAH KEPUTUSAN SAYA SEKARANG KALIAN KELUAR DARI SINI!! ujar Beryl lagi dengan nada tinggi
b-b-baik pak ujar mereka berdua dan langsung keluar dari hotel karena tidak bisa berbuat apa-apa lagi
Beryl pun berjalan ke arah Lift yang masih merangkul pinggang Gamila
Gamila pun melepaskan tangan Beryl dia merasa bersalah karena ulah nya karyawan itu harus di pecat atas perbuatannya karena mereka sudah mengatakan GAMILA seperti itu tapi dia tidak marah justru dia malah berbalik merasa kasihan kepada kedua gadis tersebut sampai GAMILA rela berdebat dengan suami sah nya untuk membela mereka
mas hentikan ? sudah cukup drama ini sampai kapan kamu akan bersikap sok manis seperti ini kamu jangan memberi aku harapan palsu aku mohon tolong hentikan semua ini kenapa kamu melakukan nya hiks... aku tidak masalah aku sudah terbiasa dengan cemooh an semua orang jangan ganggu aku lagi atau jangan membela aku lagi aku tidak mau mereka semua merasa tersakiti oleh ku aku ingin hidup damai jadi kamu stop jangan sok perduli jika kamu mempunyai niat yg lain hiks hiks aku mohon sama kamu jangan pecat mereka apa kamu tidak memikirkan perasaan mereka dan coba kamu pikirkan dengan cara apa dia akan menghidupi keluarga nya tuan Beryl yg terhormat saya memohon kepada mu tolong kamu terima mereka lagi ucap Gamila ngotot
tidak sekali aku bilang tidak ya tidak kamu dengar itu
apa kamu tidak memikirkan diri mu sendiri ha kenapa ha aku bukan nya sok baik atau memberikan harapan palsu pada mereka aku hanya perduli sama kamu ucap Beryl
hiks... Isak tangis Gamila
apa kamu bilang peduli aku tidak butuh itu aku sudah terbiasa kamu dengar itu jadi jangan sok perduli atau sok pura pura perduli biar kan mereka bukan mereka yg salah tapi aku
aku yg harus kamu salah kan seharusnya kamu tidak melakukan tindakan seperti tadi kamu sama dengan kamu tidak menganggap ku seorang wanita sekaligus punggung keluarga kamu tidak merasakan jadi aku atau terjadi pada posisi mereka kamu tolong tarik mereka kembali atau kamu ?? ucap Gamila
apa kamu berani bicara seperti itu pada ku aku kan sudah bilang tidak ya tidak keputusan ku tidak akan berubah dan jangan sekali pun kamu mengancam ku kamu ingat itu dan jangan bersikap seperti ini dan hargai keputusan ku sebagai suaam !!.. em ucap beryl
Gamila yg spontan membungkam mulut beryl dengan tangan kanan nya sambil melihat kanan dan kiri dan benar saja banyak orang yg memandangi perdebatan mereka di antara Gamila dan beryl
apa yg mau kamu kata kan jangan bicara lagi aku mohon tuan pak bos silahkan anda mau melakukan apa pun yang Anda ingin kan asal jangan bicara yg aneh dan jangan bicara suami istri di hadapan karyawan mu aku mohon bisik GAMILA pada beryl
__ADS_1
em kamu ?? kamu kenapa sih tidak memikirkan perasaan mu ya aku tau kamu adalah wanita hebat yg sok kuat menghadapi tantangan hidup sendiri an dan mendapatkan bullying dan menghadapi semua nya sendiri ya tapi sekuat apa pun pasti kamu butuh orang untuk melindungi mu kan sama halnya dengan perlakuan ibu mu maka aku juga akan melakukan hal yg sama persis apa yang ibu mu lakukan mengerti jadi jangan sok jadi pahlawan jadi orang dan turuti saja apa yg aku perintahkan biar kan mereka menerima hukuman nya sendiri ucap Beryl tegas .
di tengah jalan mereka saling beradu mulut sampai para karyawan hotel itu saling bertanya tanya ko ada gadis jelek yg tidak tau malu nya memarahi bos besar nya itu dan lebih aneh nya lagi kenapa bos nya tidak melakukan apapun itu yg membuat mereka merasa heran setelah kejadian itu tidak ada yg membuka pembicaraan pada saat nya beryl yg bicara
setelah sampai di lantai 30 Beryl memilih Kamar yang kosong karena kalo di kamar ia ada anak nya yang sedang tertidur
sayang kita di kamar no 6 aja ya soalnya kalo di kamar ku ada Cakra yang lagi tidur , gapapa kan? tanya Beryl
Iyah mas gapapa ucap Gamila sambil tersenyum manis ke Beryl padahal dalam hati nya merasa terpaksa mau tidak mau dia harus menuruti nya percuma melawan pada akhirnya dia juga yg akan kalah
Yaudah ucap Beryl lalu berjalan ke arah kamar no 6 , setelah sampai di depan kamar no 6 mereka langsung masuk ke kamar tersebut dan tidak lupa untuk menutup nya
dah sana mandi hapus make up nya sayang aku tungguin ucap Beryl lalu melepaskan tangan nya dari pinggang Gamila setelah melepaskan tangan nya dari pinggang Gamila Beryl pun merebahkan diri nya di kasur yang ada di kamar itu
Gamila pun berjalan ke arah kamar mandi dengan terbuka lebar dan tidak lupa untuk menutup nya , setelah beberapa menit kemudian Gamila pun keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk karena ia tidak ada baju
mas eum mana baju nya .. dingin nih ucap Gamila sambil membuka pintu kamar mandi nya setengah karena Gamila merasa malu
Beryl yang melihat Gamila membuka kamar mandi setengah pun sontak kaget karena Gamila hanya memakai handuk dan memperlihatkan Paha Gamila dan bahu nya yang sangat putih dan Glowing meskipun sebagian
tahan tahan bro dia masih gadis, tahan arghh **** kenapa harus bangun?! ucap Beryl dalam hati
sayang ko kamu keluar cuman pake handuk doang sih kamu ga mikir adik aku yang dibawah gimana? tanya Beryl
kan ga ada baju mas gimana sih , loh kamu punya adik mas?mana? tanya Gamila dengan wajah polos
sayang ck! decak Beryl lalu menutup mata nya dengan tangan kekar nya itu
MAS IH!! KOK MALAH TUTUP MATA?! MANA BAJU AKU DINGIN IH ujar Gamila dengan Nada tinggi
Ck dasar! bentar aku ambil dulu ucap Beryl dan langsung keluar dari kamar tersebut dan tidak lupa untuk menutup pintu nya
Beryl berjalan ke arah kamar no 30 dimana disitu kamar yang ia tempati setelah sampai di kamar nya Beryl pun membuka pintu dan langsung menutup nya ia melihat ada anak nya Cakra yang sedang duduk menunggu nya
Beryl pun berjalan ke arah lemari dan mengambil baju hitam milik nya dan celana pendek yang ia punya
Dady? kenapa dady mengambil baju?itu untuk siapa? tanya Cakra yang melihat Beryl sedang mengambil beberapa pakaian nya untuk Gamila yg sudah ia siap kan
oh ini untuk teman dady ucap Beryl maaf ya Gami aku bohong dulu ke cakra dan bilang kalo kamu itu teman ku
oh oke tapi itu kan baju cewek Daddy ucap Cakra dan mengambil handphone Beryl yang tergeletak di kasur Cakra pun membuka dan terdapat banyak permainan permainan di hp itu karena ulahnya
Beryl hanya mengabaikan Cakra yang sedang memainkan handphone nya , lalu Beryl pun keluar dari kamar tersebut lalu menutup nya
ia berjalan ke arah kamar no 6 dimana disitu ada istri nya yang sedang menunggu nya , setelah sampai di kamar no 6 ia membuka pintu lalu menutup nya dan melihat Gamila yang sedang duduk di kursi
nih pakai ucap Beryl mengasih kan baju tersebut ke Gamila
Makasih ucap Gamila lalu beranjak ke arah kamar mandi
ganti baju nya disini aja gausah di kamar mandi ucap Beryl dengan santai
mesum mesum mesum!! ujar Gamila dengan nada ketus dan langsung masuk ke dalam kamar mandi
gemes banget sih kamu Gami pengen saya terkam lama lama ya eh GK GK aku GK boleh bicara seperti itu .. ucap Beryl dalam hati
setelah mengganti pakaian Gamila pun keluar dari kamar mandi dan langsung menidurkan dirinya di kasur , Beryl yang melihat Gamila tiduran di kasur pun ikut tidur an di kasur tersebut
sayang ayo ketemu mama dulu ya ucap Beryl sambil menatap Gamila yang sedang memainkan handphone
yaudah "ayo ayo aja tapi aku nya pake baju gini gapapa? tanya Gamila
gapapa kamu udah cantik ko ujar Beryl
Beryl pun merangkul Gamila dan langsung keluar dari kamar menutup nya kembali dan berjalan ke arah kamar no 4
setelah sampai di kamar no 4 Beryl pun mengetuk pintu kamar tersebut
Ranti yang sedang melamun pun membuka Pintu tersebut dan terdapat anak nya yang sedang berdiri sambil merangkul seorang gadis
Eh kamu nak masuk ucap Ranti sambil tersenyum lebar
iya mah, ayo sayang ujar Beryl dan langsung masuk ke kamar dalam keadaan masih merangkul Gamila
Gamila dan Beryl pun duduk di tempat sofa begitu pun dengan Ranti
jadi kamu mau apa kesini nak?dan gadis itu?dia siapa? tanya Ranti
Beryl mau ngasih tau kalo dia ini Istri Beryl , dan kenal kan dia itu Gamila ayo sayang kenal kan ini mama ku ucap Beryl
halo tante perkenalkan nama saya Gamila ujar Gamila kepada Ranti sambil tersenyum manis
oh jadi kamu istrinya Beryl toh? cantik "manis tanya Ranti kepada Gamila
i-iya Tante makasih aku harus bersikap apa sebelumnya aku belum pernah melihat mertua perempuan ujar Gamila gugup
cantik banget , aneh deh mama sama kamu nak ko bisa dapetin istri yang cantik? tanya nya lagi kepada Beryl
jelas dong Beryl kan ganteng jadi banyak yang mau sama Beryl mah haha ucap Beryl dengan PD
gausah kepedean ucap Ranti
oh ya Nak Gamila kenalin ya saya Ranti mama nya , oh ya nak kamu panggil saya Mama aja ya kamu kan sudah jadi menantu saya Beryl ucap Ranti kepada Gamila sambil tersenyum
__ADS_1
ah iya Tante eh maksudnya Mama ucap Gamila sambil tersenyum manis
kamu cantik kalo senyum ucap Ranti