
Di episode sebelumnya sang ayah telah berhasil sampai ke toko buku terdekat di kantornya namun sayangnya tokonya telah tutup akhirnya ia pun pergi mencari toko buku yang lain, tetapi di tengah perjalanannya ada kemacetan lalu lintas yang disebabkan adanya kecelakaan sehingga membuat perjalanan sang ayah tertunda dan membuang banyak waktunya tetapi setelah menunggu lama akhirnya beliau keluar dari kemacetan tersebut dan berhasil sampai di toko buku yang lain, tapi apakah sang ayah akan berhasil mendapatkan buku incarannya.
Waktu menunjukkan pukul 19.56 berlatar belakang di rumah.
" Sudah jam segini tapi dia masih belum pulang juga padahal sekarang sudah lewat jam pulang kantor, dan lagi pula kalau dia memang pulang terlambat harusnya dia mengabariku terlebih dahulu. Hmmph kalau begini kan aku jadi khawatir>\< . "
gumam sang ibu dengan penuh rasa khawatir.
Waktu menunjukkan pukul 20.18
Beralih ke cerita sang ayah, kini beliau sudah berhasil sampai di toko buku yang lain dan kabar baiknya toko bukunya masih buka beliau pun segera masuk dan menuju ke kasir.
" Permisi, mas apakah buku The unlimited IQ karangan dari Hafreezz X Project masih tersedia di tempat ini ?. "
" Maaf pak di toko kami tidak menyediakan buku tersebut karna buku tersebut cukup sulit untuk kami dapatkan jadi kami tidak menyediakan buku tersebut dan mungkin kami bisa menyediakannya untuk gelombang selanjutnya di bulan depan jika anda mau menunggu. " jawab sang kasir.
" Apa!! jadi toko ini tidak menyediakan buku tersebut yang benar saja memangnya sesulit itukah untuk mendapatkannya. "
" Sekali lagi maaf kami minta maaf karna tidak bisa menyediakan buku tersebut tapi saya sarankan anda untuk menunggu buku tersebut di gelombang berikutnya. "
" Baiklah, kalau begitu mau bagaimana lagi, terima kasih atas infonya terima kasih. "
Setelah mendengar jawaban sang kasir raut wajah sang ayah yang tadinya bahagia bagaikan pagi yang cerah sekarang menjadi suram bagaikan malam yang gelap. beliau pun mulai melangkah menuju pintu keluar dengan penuh rasa sedih tetapi sebelum menyentuh pintu keluar terbesit dalam hatinya.
* Suara dalam hati
" Tunggu, jika aku ke pusat perdagangan buku tersebut apakah aku masih bisa mendapatkannya. "
Setelah itu pun ia langsung bertanya kepada kasir.
" Permisi aku mau bertanya dimana kah pusat perdagangan buku yang kita bicarakan tadi ?. "
" Pusat perdagangan tersebut ada di kota B di wilayah utara tapi apakah anda yakin ingin pergi kesana kemungkinan buku tersebut sudah terjual oleh pemilik toko buku yang lain dan sudah tersebar dimana - mana dan stok buku disana mungkin telah habis dan lagi pula kota itu jauh dan ini sudah malam kalaupun anda sampai kesana kemungkinan pusat perdagangan tersebut telah tutup. "
" Ya, itu masuk akal tapi kalau belum di coba kita takkan tahu. "
Setelah berkata seperti itu sang ayah langsung keluar dari toko buku tersebut menuju mobilnya dan berangkat menuju stasiun kereta.
" Dasar pria keras kepala, kalau begitu lebih baik aku menghubunginya kalau ada seorang pria yang ingin datang ke pusat perdagangannya di malam hari hanya untuk membeli buku The Unlimited IQ yang kemungkinan dia membelikannya untuk anaknya. "
* Suara dalam telepon
" Ya, ada apa kau menelponku di malam hari?. "
__ADS_1
" Ah, aku hanya memberitahumu kalau ada pria yang akan datang ke pusat perdaganganmu hari ini untuk membeli buku yang kau rilis baru - baru ini dan kemungkinannya ia membelinya untuk anaknya. "
" Apa, dia semalam ini untuk membeli buku demi anaknya sungguh ayah yang luar biasa. "
" Ya begitulah, jadi apakah kau akan menemuinya?. "
*Berlatar belakang rumah Hafreezz X Project.
" Ya jika tebakanmu ia membeli buku ciptaanku demi anaknya aku akan mempertimbangkannya. "
" Okelah, hanya itu saja yang ingin kusampaikan aku tutup teleponnya selamat malam. "
*sfx: tiit
" Huh, baiklah sebaiknya aku bersiap - siap terlebih dahulu dan sepertinya ini akan jadi malam yang mengharukan. "
Waktu menunjukkan pukul 20.48
Beralih ke sang ayah kini ia sudah sampai di stasiun dan langsung naik kereta yang menuju kota B.
* Melihat jam tangan
" Wah, tak terasa sudah jam segini aku lupa memberi tahu orang rumah kalau aku akan pulang terlambat dari biasanya. "
* Mengambil handphone dan menyalakannya
" Agh, fokus diriku jangan memikirkan hal yang tidak berguna seperti sinetron Love Bond. "
" Kali ini aku harus berhasil mendapatkan buku tersebut dan memberikannya kepada anakku. wah, aku sudah tak sabar melihat senyumannya>_< . "
Perjalanan menuju kota B memakan waktu 1 jam 30 menit sang ayah menghabiskan waktu tersebut dengan tertidur di bangku di dalam gerbong kereta.
Waktu menunjukkan pukul 21.29.
Berlatar belakang rumah
" Ibu, kenapa ayah belum pulang memangnya dia kemana?. " tanya sang anak.
" Tenang saja ayah pasti segera pulang kamu tunggu di kamar aja yah. " menjawab dengan lembut.
* Dalam hati sang ibu.
" huff, padahal sudah selarut ini tapi dia belum pulang juga sebenarnya dia kemana sih. "
__ADS_1
* Berlatar belakang gerbong kereta
*Di dalam mimpi.
" Wah, ayah membelikanku buku baru.
* Membuka kado.
" Wih, bukankah ini buku yang ada di TV yang penulisnya tidak diketahui media, tak kusangka aku dapat memilikinya. " dengan muka terkejut.
" Terima kasih telah memberiku ini ayah, aku sayang ayah. " dengan wajah tersenyum.
*sfx: toneneng
" Kereta telah sampai di kota B bagi yang tujuannya disini harap segera turun, terima kasih. "
Setelah mendengar pengumuman tersebut sang ayah yang tadinya tidur dengan wajah berseri -seri terkejut hingga terbangun dari tidurnya.
" Haaah, (*menghela napas) sejak kapan aku tertidur tak terasa sudah sampai sebaiknya aku segera turun."
Ia pun langsung turun dan segera keluar dari stasiun tersebut.
" Ahhh, akhirnya sampai juga. "
" Eh, tapi tunggu aku sudah sampai di kota B di wilayah utara, dan disini ternyata wilayahnya cukup besar. "
" Agh, aku lupa menanyakan dimana letak tempatnya jika dihitung dari stasiun. "
" Eits, tunggu jangan bodoh diriku kan aku bisa menanyakan tempatnya pada orang - orang yang hafal daerah ini, huh terkadang aku pintar juga. "
Lalu ia pun menanyakan pada salah satu orang di dekatnya.
" Permisi, mas apakah saya boleh menanyakan sesuatu. "
" Wassap bro, liteleri ada aps nich. "
" Bjir, aksen jaksel. " (dalam hati)
" Maaf apakah anda tahu dari sini arah kemana untuk menuju ke pusat perdagangan Hafreezz X Project ?. "
" Owh, its izi men u hanya harus jalan kaki ke arah west trus sampe ada per-four-an u tinggal belok kanan u understand. "
" Oghey, thenks breh. "
__ADS_1
Setelah percakapan selesai sang ayah secepatnya menjauh dari orang yang ditanya olehnya dan langsung menuju pusat perdagangan. tetapi cukup sampai disini saja untuk episode kali ini dan kita akan bertemu lagi di next episode bye - bye paww.
Bersambung.....