Genius Yang Pemalas

Genius Yang Pemalas
2% #End: Perjuangan yang mengharukan


__ADS_3

Setelah bertanya kepada warga setempat sang ayah akhirnya mengetahui letak pusat perdagangan yang akan dia kunjungi, tetapi apakah dia akan berhasil mendapatkan buku incarannya.


*Berlatar belakang rumah pemilik Hafreezz X Project.


" Oke, mandi udah, pakai baju bagus udah, tinggal pakai sepatu aja "


*Memakai sepatu.


" Hmm, sebelum berangkat sebaiknya aku bertanya padanya untuk memastikannya sekali lagi. "


*Dalam aplikasi chat


P (H)


Apa? (XX)


Aku hanya ingin memastikannya sekali lagi apakah orang yang kau beritahu tadi adalah targetku. (H)


Ya, tentu saja aku sudah merencanakan semuanya dan aku jamin dia adalah targetmu untuk sekarang, kau hanya perlu melakukakan misimu dengan baik dan jangan sampai membuat kesalahan atau masa depan akan berubah. (XX)


Baiklah jika kau sudah yakin, dan tenang saja aku tidak akan mengacaukan misi ini. (H)


Bagus, sekarang berangkat. (XX)


Yes Sir (H)


" Baiklah waktunya berangkat ke TKP . "


Waktu menunjukkan pukul 21.34


Kembali pada sang ayah saat ini beliau masih dalam perjalanan sekarang ia berada dalam taksi yang sedang melaju menuju pusat perdagangan.


" Hah, akhirnya sudah di langkah penentuan disinilah keberuntunganku dipertaruhkan apakah buku itu bisa kudapatkan dan semoga saja kali ini tidak ada halangan lagi yang menghabiskan waktuku. "


8 menit telah berlalu.....


Akhirnya tanpa ada halangan sang ayah sampai ke tempat tujuannya dengan selamat.


" Akhirnya sampai juga. eh, tapi kok keliatan sepi jangan - jangan udah tutup, ya gak heran sih udah malam gini tapi coba masuk dulu aja ah siapa tau masih ada orang di dalam. "


*Derap langkah kaki memasuki gedung.....


/Membuka pintu.


" Wah, jadi ini tempat perilisan buku itu. "


*Menuju resepsionis.


" Permisi, mas apakah buku The unlimited IQ masih tersedia disini. "


" Wah, sayang sekali semua cetakan buku tersebut telah terjual dan sudah tersebar ke berbagai kota yang kemungkinan sudah laris dibeli orang lain yang juga mengincar buku tersebut. "


" Oh, kalau begitu terima kasih maaf menganggu. "


" Yah gagal deh. "(dalam hati)


" Tunggu, apakah anda James. "


" Ya, benar tapi bagaimana kau bisa tahu namaku. "


" Anda adalah tamu spesial disini karna penulis buku yang anda cari ingin menemui anda dan dia yang memberitahu nama anda kepada saya. "


" Eh. "


" Kalau begitu biar saya antar menuju ruangan penulis buku yang anda cari. "


" Baiklah, terima kasih. "


Mereka pun menuju ruangan sang penulis buku alias Hafreezz X , mereka berjalan sambil berbincang mengenai sang penulis.


" Bolehkah aku bertanya sesuatu. "ucap sang ayah.


" Iya, silahkan saja. "


" Kenapa aku jadi tamu spesial yang bisa bertemu dengannya. "


" Entahlah, saya pun kurang tahu tapi yang pasti saat ia datang ke kantor satu jam sebelum anda dia bercerita bahwa temannya yang dari kota lain menelponnya dan berkata bahwa akan ada seorang pria yang sedang menuju kesini untuk membeli buku ciptaannya untuk diberikan kepada anaknya. "


" Tapi bukannya dia tak kenal padaku bagaimana ia bisa tahu namaku. "


" Entahlah, mungkin kau bisa bertanya hal itu padanya nanti. "


" Baiklah, tapi bolehkah aku bertanya beberapa hal lagi. "


" Iya, silahkan saja. "


" Kenapa penjualan buku tersebut harus dirilis bergelombag kenapa tidak langsung mencetak massal?. "


" Itu adalah keinginan dari sang penulis yang akan kita temui nanti, jika kau ingin lebih detail kau bisa menanyakan hal itu padanya sebab para staf disini pun tidak mengetahuinya tapi dari yang ku tahu bos kami menyetujuinya begitu saja. "


" Oh, seperti itu kalau begitu aku ingin bertanya satu hal lagi, kenapa sang penulis menyembunyikan identitasnya apakah itu keinginan dia juga?. "


" Yap, anda benar itu juga merupakan keinginan dari si penulis ia sangat keras kepala meminta kepada bos kami untuk menyembunyikan identitasnya kepada publik padahal bos kami sudah memberitahu keuntungan - keuntungan lain yang bisa dia dapatkan tanpa harus menyembunyikan identitasnya, tapi tetap saja ia keras kepala dan akhirnya bos kami pun menyetujuinya. "


" Wah, sepertinya dia adalah orang yang merepotkan."


" Ya, meskipun begitu ia baik pada para staf dan penulis yang lain dan kau pun tahu ia rela datang ke kantor malam - malam hanya untuk menemui orang yang diberitahu temannya akan datang malam ini untuk membeli bukunya. "


" Ya, mungkin dia orang yang baik walaupun agak aneh ia bisa tahu namaku. "

__ADS_1


Setelah berbincang satu sama lain akhirnya mereka sampai.


" Ini adalah ruangannya silahkan masuk. "


" Terima kasih sudah mengantarkanku. "


" Itu sudah tugasku melayani tamu, kalau begitu saya permisi. "


Setelah sang resepsionis pergi saat ini sang ayah yang tengah mempersiapkan diri untuk bertemu sang penulis sebab ini adalah titik dimana persentase untuk bisa mendapatkan buku yang ia incar sangat tinggi kemungkinannya.


" Hmm hah(menghela napas) baiklah saatnya pertunjukkan dimulai. "


/Membuka pintu


" Permisi. "


" Wah, selamat datang akhirnya anda datang juga silahkan duduk. "


" Terima kasih. "


" Perkenalkan namaku Haris Van Astrea. "


" Salam kenal namaku James Phillard. "


" Baiklah jadi anda disini untuk membeli buku saya bukan. "


" Ya, benar. "


" Kalau begitu akan kuambilkan bukunya. "


" Terima kasih tetapi bolehkah aku menanyakan sesuatu padamu. "


" Ya, boleh saja silahkan tanya apapun. "


" Bagaimana kau bisa mengetahui namaku karna saat resepsionis memanggil namaku dan aku tanya bagaimana ia bisa tahu namaku dia menjawab bahwa kau lah yang telah memberi tahu namaku. "


" Ooohh, kalau soal itu sebelum kau ke tempat ini kau mengunjungi toko buku di kota kau berasal kan. "


" Ya, terus. "


" Pada saat di salah satu toko buku kau bertanya kepada salah satu staf disana dimana letak tempat ini bukan. "


" Ya, kau benar. "


" Nah, yang kau tanyai itu adalah temanku dia juga yang memberitahu padaku bahwa kau akan datang untuk membeli buku ciptaanku untuk diberikan kepada anakmu yang sedang ulang tahun dan dialah yang tahu namamu. "


" Eh, tapi bagaimana bisa dia bisa mengetahui semua itu padahal aku tidak kenal dengannya. "


" Dia itu genius menebak jadi jangan heran dia bisa mengetahui semua hal tadi. "


" Memangnya ada orang seperti itu. "


" Jadi dia orang luar negeri. "


" Ya, namanya adalah Hillaroudingynous De Lanvaldear dan kami dari negara yang sama. "


" Pantas saja nama kalian sedikit unik dari yang lain. "


" Haha, kau bisa saja. "


" Tapi kenapa kau bisa ada di negara ini. "


" Kami disini sedang dalam progam Kemandirian jadi kedua keluarga kami saling bekerja sama untuk membuat progam ini demi menbuat para penerusnya menjadi pribadi yang mandiri. "


" Owh, seperti itu tapi bolehkah aku bertanya satu hal lagi. "


" Iya, boleh saja tapi sebelum itu biarkan aku membuatkanmu minuman pasti kau lelah karena sudah jauh - jauh datang kesini. "


" Terima kasih, jadi pertanyaanku adalah kenapa kau menyembunyikan identitasmu sebagai penulis dari hadapan publik?. "


" Pertannyaan yang bagus jadi alasanku menyembunyikan identitasku di hadapan publik karena aku tidak ingin mengubah masa depan. "


".......Eh, maksudnya?. "


" Tidak lupakan saja yang tadi kukatakan. "


" Baiklah kalau begitu aku ada satu pertanyaan lagi. "


" Ya, silahkan. "


" Kenapa penjualan bukumu harus 'bergelombang'?. "


" Tentu saja semua itu hanya untuk menggiringmu datang kesini. "


"......."


" Tenang saja aku cuma bercanda, mwhehe. "


" Kau membuatku takut. "


Setelah 40 menit berbincang - bincang dengan sang penulis sang ayah pun pamit.


" Baiklah karna ini sudah hampir tengah malam saatnya aku pulang. "


" Jangan lupa bawa bukunya. "


" Oh, iya hampir saja lupa karna keasikan ngobrol. ".


" Kalau begitu akan kuberikan nomorku jadi nanti bisa ngobrol lagi lain kali. "

__ADS_1


" Baiklah berapa nomormu. "


" 08XX- XX49- X1X6. "


" Oke sudah kusimpan di kontakku, lain kali kita ngobrol lagi ya aku pamit dulu permisi. "


" Ya , sampai jumpa. "


Akhirnya sang ayah berhasil mendapatkan buku yang ia cari dan saat ini ia sedang menuju stasiun untuk kembali ke kotanya.


*Dalam aplikasi chat...


P (H)


Aku sudah menyelesaikan misiku, jadi apa langkah selanjutnya Codename: Udin. (H)


Kita pikirkan langkah selanjutnya nanti di markas untuk saat ini kita lihat perkembangan target kita yang sebenarnya. (U)


Baiklah kalau begitu, disini Codename: Hafreezz X selesai melapor. (H)


Kembali ke cerita sang ayah yang kini sedang dalam kereta.


" Ahh, lega akhirnya dapet juga ni buku, kalau begitu aku tidak boleh sampai ketiduran lagi di kereta agar tak kelupaan. "


/Melihat jam tangan.


" Tak terasa sudah jam 22.34 pasti dimarahin nih kalau udah sampai rumah, tapi tak apa yang penting udah dapet bukunya mwehehe. "


Setelah menghabiskan 1 jam 30 menit di kereta, sang ayah sekarang sedang menuju parkiran stasiun untuk mengambil mobilnya dan segera pulang ke rumahnya.


15 menit kemudian.......


" Hah, akhirnya sampai rumah juga ya walaupun mungkin akan di marahi tapi tak apa. "


/Membuka pintu....


" P , ayah pulang. "


" Ah, itu suara ayah dia sudah pulang. " ucap sang anak dengan nada ceria


" Ah, akhirnya kau pulang juga, aku sudah cemas kalau kamu kenapa - kenapa. " ucap sang ibu dengan wajah khawatir


" Ya maap hehe. "


" Apa yang kau bawa itu ayah. " tanya sang anak


" Owh, ini hadiah untukmu kau kan hari ini ulang tahun jadi ayah membelikanmu buku. "


/Memberikan buku


" Wah, bukankah ini buku yang penciptanya tak diketahui media. "


" Ya benar, bahkan ayah tadi bertemu dengannya dan ayah diberikan nomornya. "


" Wah, hebat maukah ayah menceritakannya padaku. "


" Tentu saja. "


" Tapi sebelum itu kau harus mandi dulu pasti kau sudah lelah kan. " ucap sang ibu


" Ah, baiklah. "


" Yey, dapat buku baru. " sorak sang anak dengan senyuman bahagianya yang bagaikan sinar mentari bagi sang ayah


( Dalam hati )


" Ternyata perjuanganku tidak sia - sia. "


Bersambung........


Pesan moral :


Seberat apapun perjuanganmu jika masih ada setitik harapan di matamu maka lanjutkanlah perjuanganmu sebab barangsiapa yang bersungguh - sungguh pasti ia akan mendapatkannya.


من جد و جد


Man jadda wa jada


Barangsiapa yang bersungguh - sungguh pasti ia akan dapat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


......Character unlocked......


Name: Haris Van Astrea


Type character: Figuran


Profession: Writer


___________________________________________________


Name: Hillaroudingynous De Lanvaldear


Type character: Figuran


Profession: Employee


__ADS_1


__ADS_2