
Author POV
Kata orang masa SMA itu masa yang paling indah. Karena saat itu kita mulai nakal-nakalnya dan saat itu pula kita mulai mengenal cinta lebih dalam.
Sekarang seorang gadis akan merasakannya, dimana hari ini masa orientasi siswa atau MOS SMA Cendika dimulai. Gadis yang dengan rambut kepang dua di tambah topi kerucutnya dan tidak lupa tanda pengenal yang menggantung di lehernya, berjalan memasuki gerbang sekolah. Dia adalah Arana Briana Tirmatius
"Selamat datang Arana" ucap Arana pada dirinya sendiri dengan melihat gedung sekolahnya
"Ayo untuk peserta MOS harap kumpul di lapangan. Sekarang!!!" Ucap seorang pria dengan menggunakan alat pengeras suara
Setelah itu Arana berkumpul di lapangan dengan peserta MOS lainnya.
"Baiklah hari ini adalah hari pertama Masa Orientasi Siswa SMA Cendika, untuk itu kami akan memperkenalkan diri kami satu persatu sebagai anggota Osis" ucap Pria tadi
"Permisi" ucap seorang gadis di sebelah Arana
"Hai, duduk sini aja. Kenalin nama gue Arana Briana Tirmatius" ucap Jessie mengulurkan tangannya
"Hai juga nama gue Elicia Permata Handino" ucap Elicia
"Baik perkenalkan nama saya Keino Dramesto saya sebagai panitia disini dan menjabat sebagai bendahara di organisasi Osis" ucap Pria yang dari awal berbicara dengan pengeras suara
"Saya Ramon Arkana Ferdino, wakil ketua Osis" ucap seorang pria dengan wajah datarnya
"Saya Karyn Aulia Ramezta sebagai sekretaris" ucap Gadis dengan wajah di penuhi polesan make up
"Perkenalkan Rolando santoso, saya sebagai Ketua osis" ucap Pria dengan rahang tegasnya
Dll.
"Baik setelah ini kami akan membagi kalian menjadi beberapa kelompok" ucap Keino
"Okay.
Kelompok Merkurius di pandu oleh Rolando
Bla bla bla......
Kelompok Venus dipandu oleh Keino
Bla bla bla......
Kelompok Bumi dipandu oleh Karyn
-Arana Briana Tirmatius
__ADS_1
-Elicia Permata Hendino
Bla....
Dll.
"Baik sekarang harap kumpul ke kelompoknya masih-masih" ucap Keino
Arana dan Elicia pergi menuju kelompok mereka.
Setelah itu mereka mendapat sebuah buku.
"Okay hari ini kalian harus mencatat semua nama tanaman yang ada di sekolah ini sebanyak tabel yang ada di buku itu. Terus kumpulan lagi ke gue dan harus lengkap, because I give time, So hurry up" ucap Karyn
"Ra kita cari di area taman dulu aja" ucap Elicia
"Jangan di sana pasti rame sama susah buat carinya. Kita tulis yang ada di lapangan ini dulu nanti kurangnya kita cari di taman" ucap Arana
Arana dan Elicia pun mencatat tanaman yang ada di lapangan dengan teliti. Namun, tanpa mereka sadari seorang pria sedang melihat ke tempat mereka berdiri.
"Ini namanya tanaman apa ya?" Tanya Elicia
"Iya gue juga bingung" jawab Arana
"Tanya siapa?" Tanya Arana
Elicia pun mengedarkan pandangannya hingga satu titik ia temukan seorang pria dengan almater seorang osis berdiri dengan wajah datarnya.
"Gimana kalo tanya kak Ramon" jawab Elicia
"Kak Ramon siapa?" tanya Arana
"Itu wakil ketua Osis" jawab Elicia dengan menunjuk Ramon
Arana pun menyipitkan matanya agar dapat melihat Ramon dari silaunya sinar matahari.
"What the hell" ucap Arana
"Kenapa lo?" Tanya Elicia
"Dia itu pangeran ya" jawab Arana
"Ngaco lo. Kenapa sih lo?" Tanya Elicia
"Dia ganteng banget sih" jawab Arana
__ADS_1
"Wooii bangun udah siang. Lo kok jadi stres sih" ucap Elicia
"Udah ah yuk kita tanya. Ehh gak sih lo aja yang tanya" timpal Elicia
"Gak ah gue malu mana dandanan gue kek gini lagi" ucap Arana
"Kan cuma tanya doang lo mau nanti dihukum nih?" tanya Elicia
"Enggak kan. Jadi, ayo dong ini tinggal dikit lagi ra" timpal Elicia
"Ok Fine gue mau" ucap Arana
Mereka pun mendekat ke tempat Ramon berada.
"Permisi kak kita mau tanya pohon yang itu pohon apa ya?" tanya Arana sambil menunjuk pohon yang dia maksud
Ramon pun melihat arah yang di tunjuk Arana.
"Pohon palem" jawab Ramon
"Duuh udah ganteng, pinter, baik lagi" batin Arana
"Oh kalo gitu makasih ya kak" ucap Elicia
Kemudian mereka berlalu pergi.
"Anjing ampun jantung gue mau copot rasanya" ucap Arana
"Lo lebay, sumpah Ra" ucap Elicia
"Kayaknya gue jatuh cinta deh" ucap Arana
"Dasar gila, dia itu waketos di sini lo yakin mau ngejar dia?" Tanya Elicia
"Gak ada kata gagal sebelum mencoba kan" jawab Arana
"udahlah terserah. Asalkan kau bahagia" ucap Elicia yang meninggalkan Arana sendiri
"Wooii tungguin kali" ucap Arana
Holaaa
Don't forget to Comments and Vote 💞💞💞
Hope you enjoy it👍👍👍👍
__ADS_1