God'S Love Devotion

God'S Love Devotion
Ruang Baca


__ADS_3

Diruangan Gelap Ruangan Yang Kaya Akan Buku Buku Terdapat Cahaya Di Ujung Ruangan Itu, Terduduklah Seorang Anak Di Sebuah Kursi Sofa Di depan Perapian Penghangat Di kala Musim Dingin,Anak Itu Baru Menginjak Umur 15 Tahun Hari Ini Ia Yang asik Membaca Buku Yang Di pangkuan Nya Tiba Tiba Tertegun,Melihat sebuah Buku Jatuh Dari Atas Rak Buku Buku Nya Yang Tidak Jauh dari Tempat Ia Bersemayam.


"Buku apa Ini"Gumam Sang Anak Sambil Mengusap Buku Loak Yang Lama Sudah Berdebu,Penasaran Akan Muatan Buku Tersebut Menenteng Kembali Ke Kursi Semula Ia Membaca.


Dan Buku Pun Mulai Di Buka Tersua Judul Dengan Tulisan Script Yang Berjudul


_God's Love Devotion_


Berbicara Tentang Cinta Tak sedikit Orang Yang Mengartikan Itu Benar Atau Salah Mulai dari Rasa Yang Ia Rasakan Sampai Seseorang Yang Tak Permah Bercinta Pun Ikut Merasakan.


.... Di Sebuah Kota Bernama Burial Kota Yang Besar Yang Ramai Akan Penduduk Berkulit sawo Matang,Terdapat sebuah Kampus Besar Yang Sudah Berdiri Puluhan Tahun Sejak Kota Ini Berdiri Tak seorang Pun Mahasiswa Meninggalkan Kampus Ini dengan Ketidaktahuan Yang Mendalam.


Hari Ini Ivan Gunar Seorang remaja Berumur 18 Tahun Baru saja Mendaftarkan Diri Di kampus Ini setelah Menyelesaikan Seleksi,Sepulang Dari Kampus Ivan Berjalan Jalan di Taman Menikmati kesensdirian Nya Yang Tenang,duduk Dibangku taman Memikirkan apapun Yang dipikirkan Oleh Pikiran.


"Kue...Kuee..Kueee"Teriak Seorang Perempuan Remaja Yang Menjajakan Dagangan Yang Juga Memecah Lamunan Panjang Dari Seorang Pria Yang Tampan Ivan Gunar Tertoleh ke asal Suara Tersebut,Di dapati Oleh pandangan Ny Yang Yang Kalut Perempuan 19 Tahunan Yang Menjajakan Kue Untuk Di Jual


"Heiii..Kemarilah "


"ehh Iya Iya Kak..."Perempuan Itupun Menghampiri Pemanggil Nya


"Saya Mau semua Yang Kamu Jual"


"Hahh.. Seriuuss Kak!"


"Jadi?Berapa Total Ny"


"Emmm....40...50..80 Ribu Kak"


"Aku Paham Kondisimu Ambil Ini..Untuk Makanan Nya Kamu Bagikan Saja Perut Saya Tak Bisa Menampung Sebanyak Itu Akan saya Ambil Beberapa"

__ADS_1


Ivan Memberikan Uang Senilai 500 Ribu Pada Perempuan Itu Lalu Beranjak Pergi meninggalkan,sang Gadis Itu Pun Heran Nan Kaget,Apa Gerangan Pemuda Itu Memberikan Uang Sebanyak Itu.


"Akhirnya Aku Bisa Membeli Itu"


Mata Gadis Itu Yang Berbinar Haru Akhirnya Mendapatkan Sesuatu Yang Ia Tunggu Tunggu,Sepulang Dari Menjajakan Dagangan Ny Ia Langsung Menghampiri Toko Obat Di Tengah Kota Ia Bertanya Kepada Penjaga Tokoh "Apakah Obat Ini Masih Ada?"


"Ya Masih Ada"Balas Penjaga Tokoh


sehabis Itu Ia Pulang Ke Pinggiran Kota,sesampai Ny Ia Di Depan Rumah.


kreeekkk......Deritan Pintu Pun Berbunyi Gadis Itu Pun Menghampiri Sebuah Ruangan Yang Tersua wanita Paruh Baya Terbaring Lemas Bertutupkan Selimut Yang Tipis Sambil Mengerang Menahan Sakit,kasur Pun Basah Akan Keringat Bukti akan Penyakit Yang Ia Derita..


"Naaakk...Kamu Sudah Pulang..."Suara Serak Dari Wanita Itu


"Ibuuu..Ini Obat Nya "


"Terimakasih Banyak Anakku kamu Pasti Sudah Berkerja Keras Untuk Ini" "Senyuman Lirih Tampak Dari Nya


Ia Adalah Sarah....


Pagi Yang Cerah Diawali Kicauan Burung Di Pagi Hari Ivan Membuka Tirai Jendela Kamar Dan Melihat Keluar,Ia Ada Jam Kampus Pagi Ini Ia Mandi Dan Bersiap Siap untuk Pergi Menuju kampus Nya Hari Ini,Ivan Adalah Anak seorang Miliarder Yang Berkuasa Di Burial,Ayah Nya Seorang Pebisinis Handal Yang punya Banyak Relasi Di Mana Mana Dan Ibu Nya Adalah Seorang Psikolog Yang Berkerja Di salah Satu Rumah sakit Ternama Burial.Ia Adalah Seorang Pria Yang Pendiam Hanya Mengenali Otak Dari Pada Mulut,Mencari Tidak Minta Di Beri.


Pagi Ini Ivan Berangkat Menuju Kampus Hanya Bermodalkan Kaki,Meski di garasi Terparkir Mercy, Kampus Itu Hanya berjarak 800 Meter dari Rumah Nya


Ia Menggandeng Tas Nya Memakai Headseat Sembari Memutar Musik Kesukaan Nya,Ia Menyusuri Jalan Ke Kampus Nya,Di Tengah Perjalanan Ia Pun Tertegun Ia Melihat Gadis Itu Lagi Sedang menjajakan Dagangan Nya Lagi.


"Kenapa Tidak Masuk Kuliah?"


ivan Bertanya Sembari Mengambil Beberapa Kue Yang Di Dagangkan Oleh sang Gadis,"Ah..Itu..Aku Harus Membiayai Hidupku sendiri,mencari Pekerjaan Sangat susah sekarang"

__ADS_1


"Kamu Jurusan Apa Sekarang?"Tanya Ivan Yang Mengunyah Kue


"A.aku Jurusan teknik dan Informatika "


"Oh baiklah..Aku duluan Ini Uangmu"


"Ehh Ini Uangmu Terlalu Banyak"Teriak Gadis Itu Kepada Ivan Yang Berlalu Pergi.


Pagi Ini Ivan Memulai Kelas Nya,Ia Melihat Banyak Sekali Siswa Berdatangan Di Pagi Hari Yang Cerah Ini,Kelas Nya Pun Sudah Tampak Beberapa Orang Yang Lebih Dahulu datang,Tak Berselang Lama Kelas Pun di Mulai,Profesor Pun Memulai Percakapan Selamat Datang Setelah Itu Prof Mempersilahkan Mahasiswa Untuk Memperkenalkan Diri,Hobi Atau Tujuan Mereka Untuk Belajar Di Kampus Ini,Pertama Dimulai dari siswi Bernama Nikita,Nikita Menjelaskan Hobi Dan Tujuan Nya "Hobi saya Membaca dan Tujuan Saya Belajar di sini Untuk Menekuni Bidang Saya"Pernyataan Nikita Yang Tegas Mengundang Tepuk Tangan Yang Meriah Di lanjutkan Oleh siswa siswi Selanjut Nya,Profesor Melirik Ke Arah Ivan Yang Tampak Tak Peduli "Kamu Yang di Bangku Belakang,Ayo Giliran Kamu"Ucap Profesor Itu Sambil Menunjuk,"Namaku Ivan Gunar,..Untuk Hobi Mungkin Membaca,Tujuan Saya, Mungkin Hanya Untuk Belajar Di Perguruan Ini"


"Kenapa Mungkin,ivan?"


" karena Tujuan Tidak Terdefenisi Di satu Kalimat Prof"


"Lalu Cita Cita Mu?"


"Bukan Seharus Nya Cita Cita Itu Ambisi Prof?"


"Ah Baiklah,,,,Mungkin Cita Cita Mu Menjadi Pengembala Domba"


Semua Murid Terdiam Mengapa Seorang Profesor Mengatakan Sindiran Atau Ejekan Padahal Baru Bertemu,Menanggapi Hal Itu Ivan Hanya Tersenyum Ke arah Profesor"Tidak Buruk Frof,Kau Pantas Menyandang gelar itu"


Profesor Juga Ikut Tersenyum "Kau Orang Yang Menarik Tetap Lah Normatif,,Okee"


Singkat Cerita Kelas Pun Selesai Ivan Pulang Setelah Semua Murid Meninggalkan Kelas Dan Profesor Masih Membereskan Meja Nya Dan Bertanya Ketika Ivan Beranjak Pergi Untuk Meninggalkan Kelas "Kenapa Paling Akhir?"


"Bukankah Itu Bagus?"


Ivan Pulang Dengan Malas Malas an Ia Tau Di Rumah Nya,sesampai Nya Pasti Membosankan,

__ADS_1


Ya,Hidup Terkadang Membosankan Untuk Mereka Yang Memahami Kehidupan Nya Tidak Meminta Lebih pada Dunia,Selalu Bersyukur Tidak Serakah Untuk Lebih dalam Hal Apapun,Hanya Menginginkan Damai,tenteram Bersama Semesta Yang Selalu Mengiringi.


__ADS_2