
"Hah Ibu Bukanya Kakimu Sudah Mati Rasa Selama Tiga Tahun Trakhir?"
Sarah Terkejut Histeris Mendengar Ibunda Nya Mengatakan Itu,Ivan Tetap Melanjutkan Pengobatan Itu Dengan Sangat Teliti,Sampai Ivan Tak Menyadari Kalau Ia Berkeringat Dingin Melakukan Perbuatan Itu,Sarah Yang Melihat Itu Berinisiatif Menyeka Keringat Ivan Itu,Perasaan Yang Seakan Meledak ledak Menghantui Perasaan Ivan Kini,Apakah Aku Sudah Terlalu Lama Merasakan Perih Sampai Setegang Ini Aku Merasakan Kasih Sayang?.
Jarum Yang Di Tusukkan Oleh Ivan Bersinar Layak Nya Lampu Kecil Yang Cahaya Nya Redup,"Ahh Kalau Bukan Kekuatan Ku Tersegel Untuk Rahasia identitas Aku Tidak Akan Teranga Engah Begini..Hosh..hosh.."Desir Ivan Di Lubuk Hati,warna Agak Kehitam Hitaman Di Tubuh Pasien Yang Ia Obati Perlahan Lahan menghilang,Tanda Tanda Kebugaran Mulai Terlihat,Ivan Menarik Kembali Jarum Yang Ia Tusukkan"Selesai Selanjutnya Ibu Hanya Perlu Minum Obat Yang aku Racik,obat Ini Akan Di Berikan Padamu Dalam Dua Minggu Berturut Turut Percayalah Padaku Kalau Kamu Akan Sembuh"Ucap Ivan
Ibu Sarah Hanya Menanggapi Perkataan Ivan Dengan Mengangguk Menandakan Ia Percaya,ivan Lalu Keluar dari Kamar Tersebut Tak Lama Sarah Pun Memanggil Ivan "tuan..Te..Terima Kasih Banyak Tuan Telah Melakukan Ini,aku Kira Ibuku Tidak Akan Sembuh Untuk Waktu dekat,Jika Kamu Meminta Bayaran Apapun Akan Aku Lakukan"Muka Sarah Yang Sedikit Memerah
"Ohh..Apa Saja?"Mata Ivan Melirik Sarah Dengan Senyum Jahat
__ADS_1
"I..Iya Tuan"
"Begini Saja Bagaimana Dengan Tubuhmu?..Oh Iya Jangan Panggil Aku Tuan Panggilan Itu Membuat Ku Geli"Ivan Berlalu Pergi Meninggalkan Sarah Dan Menuju Kamar Tidur Nya,Setelah Mandi Ivan Menghadap Jendela Kaca Yang Tersua Pemandangan Indah Dari Jendela Tersebut,Ivan Melihat Telapak Tangan Nya Yang Terlihat Seekor Kalajengking Terbuat dari Kumpulan Energi Racun"Racun Ini Milik Ras Iblis Tapi Siapa,Apakah Itu Kau Mammon?"
Ivan Beranjak Menuju Tempat Tidur Nya Yang Empuk,Saat Memeluk Guling di dalam selimut Ivan Menyadari Suatu Hal Yang Aneh"apa ini Guling ku Punya Bola Bola Empuk?Apakah Semua Guling Seperti Ini?sontak ivan menarik selimut dan membuka nya,ternyata itu sarah,wajah ivan memerah layaknya besi yang panas"Itu kau Sarah?..Cukup!Kenapa Kamu ada Di Tempat Tidurku?
"bukan kah kamu yang bilang sendiri menginginkan tubuhku?!kenapa kamu marah!"
"ap..apa!kamu bilang aku menodai mu begitu?
__ADS_1
"dasar Sialan!"
sarah Berlalu kecil meninggalkan sebuah tamparan di muka ivan yang masih meninggalkan bekas,"huhh..apa semua wanita suka sekali menampar begitu?"
"huhhh dasarr laki laki sialan"geraman sarah yang menggerutu
ivan ivan menyadari sesuatu lagi"tunggu..apa yang aku pegang tadi itu.."hidung ivan mengeluarkan darah.
pukul sepuluh malam,mata ivan pun bahkan belum terpejam,ua terpikir terus kejadian tadi"ohh ayolah aku inj raja neraka..kenapa bisa begini?"ujar ivan mengeluh
__ADS_1
keheningan malam ini membuat ivan gusar,malam yang sunyi ini berisik ia tidak bisa tidur dengan pikiran yang melanglang buana kemana pun,ivan merasakan ada hawa membunuh seseorang,ivan pergi ke lemari dan memakai piyama nya tak lama suara jeritan minta tolong menggema di seluruh ruangan villa"aghhhhhh"