God'S Love Devotion

God'S Love Devotion
Buku Lama


__ADS_3

Bagaimana Pun Ivan Harus Pulang,Ia Khawatir Kalau Ibunya Di rumah Merasa Khawatir Pada Dirinya Yang Tak Kunjung Pulang,Akhirnya Ia Sampai Gerbang Rumah Ia Selalu Bertanya Tanya Di Lubuk Hatinya,"Apa Yang akan Aku Lakukan Sekarang?"Benar Benar Membosankan Untuk kesunyian Ini,Tapi Aku Menyukainya"


"Masalah Yang Paling Umum Untuk Dunia Adalah Yang Bodoh Yakin dengan Argumentasi Nya Dan Yang Pintar diam sembari Ragu akan Keputusan Nya,Begitu Payah Nya Otak Memerintah diatas Hati Yang Kasih,Rerumputan Pun seakan Mengerti Bagaimana Kesunyian Ini Menjarah Pikiran Yang Berisik"


 Aku Membutuhkan Teman Tapi Aku selalu Di Datangi Bukan Mendatangi Benar Benar Sesal Jika Harus Memulai Terlebih dahulu.


Ivan Akhirnya Ke Ruangan Baca Di Lantai Bawah,Ia Membaca Sebuah Buku Dongeng Yang Usang Geografi seorang Pahlawan Muda,Pahlawan Muda Laksana Api Yang Terus Berkobar demi Membakar Sebuah Kertas Kejahatan,ketidak adilan,Dan Angkara Murka.Ia Benar Benar sesosok Pahlawan Sejati Yang selalu di dambakan Oleh Orang Orang.


Sekian Lama Membaca Ivan Pun Benar Benar Tertegun, Dengan Bab Terakhir Di Halaman Buku Tersebut Yang Mencatat Peristiwa Kematian Sang Pahlawan,Di dapati Di sana Bahwa Kematian Sang Pahlawan Adalah Karena Mati Di Bunuh Oleh Mereka Yang Pernah di Tolong Oleh pahlawan.


Sesosok Bayangan Yang Menyeramkan Tiba Tiba Muncul Di Belakang Ivan"Kenapa Begitu?Bukan Kah Ia Adalah Orang Yang Baik?"Ujar Dari Bayabgan Tersebut


"Hmm...Pepatah Lama Kiranya Benar,bahwa Jalan ke Neraka Kerap di lapisi Oleh Kehendak Baik,Baik Belum Tentu Baik Begitu Juga Buruk,Baik Itu Adalah Kondisi Bukan Kewajiban"Jawab Ivan


Menurut Ku Juga Sama Kebaikan Adalah Kondisi Dan Situasi Sehingga Kita Mampu Berbuat Baik Bukan Kah Begitu?


Jam Di dinding Sudah Menunjukkan Pukul 03:00 Sore Saat Nya Ivan Keluar dan Pergi Kemana Hatinya Merasa Bebas,Ia Berjalan Ketempat Yang sama Yaitu Taman Yang Sekitar Lima Ratus Meter Dari Rumah Nya,Matanya Kembali Terpatri Oleh seorang Gadis Yang sama Yang Waktu Itu,Sedang Menjajakan Kue Kue Nya Di Taman Dengan Suara Yang Lengking Guna Memikat Pembeli,Ivan Yang Di Ujung Jalan Taman Pun Menghampiri Dengan Senyuman,


"saya Lapar..Berikan Saya Kue Terbaikmu Nona"


"Hehehe Kamu Ada Ada Saja,Saya Lumayan Geli Jika Dipanggil Begitu..Ini Kue Nya..Emm Untuk Ini Gratis Untuk Kamu"


"Kenapa Begitu?Bukan Kah Suatu Hal Yang Wajib Membayar Apa Yang di beli?


"Untuk Terakhir Kali Uang Kamu Beri Akhirnya Saya Bisa Membelikan Obat Untuk Ibu Saya"

__ADS_1


Ivan Pun Sembari Mengajak Duduk Di sebuah Bangku Taman Untuk Mendengar Kronologi Ny Lebih Lengkap,Gadis Yang Malang Ia Adalah seorang Yatim,Ketiadaan Superhero Di dalam Hidup Nya Tak Membuat Ia Putus Asa Dengan keadaan,Ia Menceritakan Bahwa Ia Merasa Bersalah Dan Sesal Atas Kematian Ayah Nya.


"Apa Yang Kamu Perbuat Sehingga Kamu Menyesal?"


"Ah..Itu,Saya Sedikit Tidak Patuh Terhadap Ayah Sewaktu Dulu"


"Dari angka satu sampai seratus Berapa Tingkatan Sesal Itu?"


"Hmm..80.."


"Itu Artinya Tidak Sedikit Yang Kamu Tidak Patuh,Semakin Besar angka Defenisi Itu Tergantung Perbuatan Kamu Terhadap Nya,Lalu Apa Yang Kamu Lakukan Untuk Ibumu"Ivan Yang Yang sembari Mengunyah Makanan


"Untuk Sekarang Aku Belum Melakukan Apa Apa Untuk Nya Selain Terus Membelikan Nya Obat"Gadis Itu Bicara Juga Menitikkan Air Mata


"Ini Untukmu"Memberikan Uang Sebesar lima Ratus Ribu,Seperti Hal Yang Sebelum Nya Terjadi,Spontan Gadis Itupun Menolak Uang Tersebut,namun ivan Meninggalkan Nya Berlalu Begitu saja.Tentu Gadis Itu Bingung,kenapa Seorang Yang Ia Belum Terlalu Kenal Membantu Nya Sebanyak Ini,Dengan Uang ini Apakah Mampu Menyembuhkan Ibu Nya Atau Malah Membunuh Nya?


Waktu Pun Berlalu Waktu Sudah Menunjukkan Pukul 04:00 Sore


Terlihat Ivan Memasuki Sebuah Tokoh Sepatu Di tengah Kota Ini.


"Hei..Tio!"Ivan Memanggil Seseorang,tak Lama Ivan Memanggil Muncul lah sesosok Pria Paru Baya Dari Sebuah Ruangan Di dalam Toko Itu


"Hei..Kenapa Kau Teriak Teriak Ada Apa?"Tio


"Kenapa Kamu Memalsukan Kematianmu?"

__ADS_1


"Bukan Kah Jelas Terbaca Olehmu,kenapa Masih Bertanya?"


"Apakah Istrimu Tahu Akan Hal Ini?"


pria Itu Pun Menyeduh dan Menyuguhkan Secangkir Kopi Luwak Untuk Ivan Sembari Duduk,Ivan Dan Pria Itupun Mengobrol Cukup Lama Tak Terasa Dua Jam Berlalu Sejak Ia Bicara,Akhirnya Ivan Memutuskan Untuk Ke Sebuah Bar,Ia Lalu Memesan minuman Bermerk Vodka,Disaat Cangkir Menyentuh Bibir,seorang Wanita Malam Pun Menghampiri Nya,"Kamu Begitu sunyi di tengah Kebisingan Ini,Apakah Mau Menemani Aku Bermain"


"Berhenti Omong Kosong,Siapa Yang Menjaga Domain Itu Saat Ini?"


"Siapa Lagi Kalau Bukan Dua Orang Tua Itu"


Ivan Jatuh dalam Lamunan Panjang Entah Apa Yang Terpikirkan Tapi Begitu asyik Rasanya Merenungkan Sesuatu Yang Hampa,Lamunan Terkadang Bukan Hanya tentang Berpikir,Melamun juga merupakan mekanisme koping (coping mechanism) pada orang yang memiliki kondisi kesehatan mental seperti kecemasan. Pada dasarnya semua orang pernah melamun dan cukup normal untuk melamun. Namun, bila kegiatan melamun ini sampai mengganggu mengganggu pekerjaan, hobi atau interaksi sosial, bisa jadi itu adalah tanda-tanda Maladaptive Daydreaming.


Hari Pun Larut


Ivan Pun Pulang Dengan Keadaan Sedikit Pusing Akibat Minuman Alkohol,Tiba Tiba di dalam Pikiran Ivan Terlintas Tentang Gadis Itu,Ia Lumayan Cantik,Ramah dan Lembut,"Eh Kenapa Aku Malah memikirkan Itu ?"


Ivan Pun Berdiri Di emperan Jalan Mengacungkan Tangan Untuk Sebuah Taxi


"Komplek RDR Ya Pak"


"Ivan Pun Duduk Di Bangku Mobil Dengan Perasaan Yang Aneh,Di Tengah Perjalanan Ia Melihat Seorang Gadis Sedang Di Pegang Oleh Beberapa Orang laki laki, Seperti Hendak Menculik Dan Melakukan Penganiayaan Terhadap Nya,namun Ivan Menatap seperti Tak peduli Dengan Kejadian Itu Sampai Akhirnya Ia Melihat Kaca Spion Mobil,Ia Melihat Bahwa Gadis Itu adalah Sarah,Ivan Memerintahkan Si sopir Untuk Memberhentikan Mobil,Ia Pun Turun Dan Melihat Gadis Itu Hendak Di masukkan Ke dalam Mobil,Ternyata Memang Benar Itu Sarah,Ivan Pun Mengeluarkan Sesuatu Dari dalam Jubah Nya Yaitu Sepucuk Senjata Api "Magnum 500"Tak Lama kemudian


-Doorrr!,Doorr!,Doorr!-


Timah Panas Pun Melubangi Kepala Mereka Dengan Bersimbah Darah Yang Tidak Sedikit,Sarah Yang Melihat Itu Dengan Mata Telanjang Nya,Tak Bisa berkata apa apa,Untuk Pertama Kali Nya Seseorang Terbunuh Di depan Kepala Mata Nya Sendiri,Darah Juga Menyiprat Ke Bagian Muka Nya Yang Pucat.

__ADS_1


__ADS_2