Guru Ku Istriku

Guru Ku Istriku
42


__ADS_3

setelah selesai kegiatan malam keakraban, para peserta, dan panitia melaksanakan sholat isya berjamaah, dengan penuh hikmat.


setelah itu danu, kembali memanggil, semua panitia untuk berkumpul, di lapangan utama, assalamualaikum wr wb, terima kasih banyak atas perhatian kakak kakak sekalian sebentar lagi kita akan melaksanakan kegiatan api unggun, secara bersama sama.


dan untuk itu kami meminta kepada kalian yang nantinya, yang akan terpilih menjadi pembawa api disaat , acara tersebut dimulai.


terdiri dari 4 kelompok, setiap kelompok berisikan lima anggota, baik dari perempuan maupun laki-laki.


sekian dari kami mohon maaf telah mengganggu waktu istirahat kalian, apa kalian sudah paham" siap paham.


setelah selesai pemberi tahuan, para panitia memilih, para anggota yang akan bertugas , setelah semua sudah terpilih, dan ada sedikit informasi dari danu, yang memegang api hanya, satu orang yakni ketua kelompok, sedangkan yang lain hanya ikut mengucapkan janji.


ditempat lain bu ladira, sedang duduk di depan gedung sekertarit, melihat, dari jauh sang suami , yang dangat tampan dan juga berwibawa dalam melaksanakan tugasnya.


sedangkan tugas yang diberikan bayu kepada


rama, aldo dan para panitia yang lain tengah menumpuk kayu kayu untuk api unggun tersebut, setelah selesai tugas, bayu adalah menyiram kayu tersebut dengan, bensin.


bayu menyiram, bensin ditanah secara lurus, pada kempat sisi tumpukan kayu tersebut.


bayu memberi tahukan kalau seluruh persuapan dilapangan utama, selah siap, bayu memanggil, danu menggunakan HT.

__ADS_1


damar menginstruksikan, kepada seluruh, kelompok, dengan sikap sempurna, lalu pemimpin, kelompok memberikan aba aba, persiapan lari kari maju lari semua kelompok berlari, masing masing ketua kelompok, memberi kan aba aba, henti gerak.


ketua kelompok mengambil obor yang sudah di persiapkan oleh para panitia.


setiap kelompok berada, di tempatnya masing-masing, setiap ketua kelompok, memegang obor, sedang anggota kelompok hanya mengucapkan janji, serta diringi oleh seluruh peserta perkemahan silahturahmi.


" bakti bina bangsa berbudi bawa leksana, ucap para kelompok menyalakan api unggun tersebut, dan seluruh peserta mengulang ucapan janji itu.


pilosopi dari 4 titik melambangkan, empat mata mata angin, yaitu, timur, barat, selatan, utara.


dan juga 4 memiliki simbol tersendiri bagi bangsa Indonesia, yakni adanya 4 piar berbangsa dan bernegara.


Pancasila, undang undang dasar, nkari, bhinneka tunggal Ika.


salah satunya terdapat pada bhinneka tunggal Ika yang artinya berbeda beda tetapi tetap satu,


toleransi, tetdapat pada pancasila pada sila yang pertama, yakni ketuhaan yang maha esa, yang harinya seluruh warga bangsa Indonesia, berketuhanan.


dilindungi oleh hak yang sama yakni hak asasi manusia, ( ham)


disatukan satu negara yakni NKRI ( negara kesatuan republik Indonesia) yang terdiri dari beberapa pulau, suku, bahasa dan lain lain.

__ADS_1


setelah selesai semua peserta disuruh kembali ketenda nya masing-masing, terkecuali yang terkena piket jaga malam, spai 12 malam dan digantingan oleh kelompok jaga malam yang kedua mereka bertugas hingga 4 malam.


setelah 4.30 para anggota jaga malam kembali ketendanya masing masing untuk membangun kan teman teman nya yang lain untuk mengikuti acara renungan.


setiap peserta diberi jarak sekitar dua meter setiap anggota, dan juga matanya dipejamkan yang tidak boleh ada yang menintip hingga sampai ketempat dan mereka disuruh duduk.


danu yang kali ini memimpin renungan bersama bayu dan juga rama,


seluruhnya pejamkan mata kalian lebih dalam lebih dalam lagi, kalian melihat dua orang manuisa, yang sangat menyayangi mu didunia ini, iya diadalah kedua orang tua mu, yang senantiasa menjagamu dan merawatmu dari kecil hingga besar, kaliam tidak pernah pikirkan bagaimana rasa lelah yang mereka rasakan selama ini terlebih kepada seorang ibu , yang mengandung kalian sembilan bulan, dengan susah payahnya ibu kalian membawa kalian.


dengan perut buncitnya bagaimana rasa lelahnya, rasa sakitnya selama mengandung kita, ibu kurang tidur, susah gerak, dan disaat melahirkan kalian mereka mempertaruhkan nyawa nya untuk, dapat melahirkan kalian.


merawat kalian jika kalian sedang sakit, dengan penuh perhatian dan juga kasih sayang.


begitu juga dengan ayah kalian coba kalian rasakan bagaimana capek nya beliau, mencari napkah yang halal untuk kalian, nendidik kalian menjaga memcukupi semua kebutuhan kalian.


masakan yang mereka masak kalian tidak makan sedikit pun, dengan alasan bosen makan ini ini aja setiap hari jika


dan juga kalian disini bisa makan sedangkan ibu kalian rela berpuasa, agar anaknya dapat bisa makan, dan kalian disini asyik asyik, bermain bersama, tiba tiba ada mobil ambulance lewat kalian berkata, mau kemana, mobil ambulance itu dan ternyata mobil ambulance itu menuju rumah kalian untuk membawa orang tua kalian kerumah sakit


biar sekalian kalian menyakiti hati nya mereka tetapi saja menyayangi kalian dan juga perhatian kepada kalian, tidak ada manusia, yang menyayangikan setulus dan sebesar mereka, yakni ayah dan ibu kalian

__ADS_1


disaat kalian besar kalian dengan teganya, memarahi mereka, mencaci meteka bahkan ada juga yang tega mengirim mereka kepanti jompo,dengan alasan tidak sanggup merawat nya,


akan tetapi kalian tidak pernah perpikir, bagaimana caranya membalas budi kepada mereka, jika di kalian pun memberikan mereka laut dan seisinya tidak bisa bisa membalasan jasa mereka. terdapat di ayat Alquran surah Al isra 23 24


__ADS_2