
hari berganti hari telah berlalu dengan penuh suka dan duka untuk pasangan suami istri , yang tengah menantikan kelahiran calon anak pertama mereka, yang diperkira kan hpl nya tinggal beberapa hari lagi.
dan sebagai suami dan calon ayah yang siaga dia telah mempersiapkan beberapa keperluan istrinya untuk melahirkan nya menaruh barang barang itu kedalam sebuah tas besar jika sewaktu-waktu, istri akan melahirkan.
danu selalu mewanti wanti sang istri untuk selalu berhati-hati dalam beraktivitas, danu tidak pernah mengekang kebebasan sang istri,
untuk beraktivitas, selagi itu tidak membahayakan bagi kondisi istri dan calon anak nya.
karena istri itu perlu hiburan tidak harus disuruh tidur dikasur terus.
iya berpendapat bahwa sanya setiap bahwa tidak ada satu orang tua pun yang mau mencelakai anaknya sendiri*.
bila terjadi seorang ibu mencelakai anaknya sendiri itu berarti iya lebih hina dari pada seekor bintang.
*karena tidak ada harimau yang memakan anaknya sendiri.
sepulang sekolah danu mengajak bu ladira untuk pergi ketempat permukiman para pengemis, pemulung, pengamen iya pertujuan untuk memberikan sembako, dan uang kepada mereka .
danu pertujuan untuk senantiasa selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan kepada nya dan keluarga nya.
__ADS_1
dan sekaligus iya meminta doa untuk kemudahan sang istri disaaat melahirkan anak pertama nya.
setelah selesai dari tempat tersebut, danu dan bu ladira, pergi kepanti asuhan untuk memberikan paket yang sama beserta paket nasi box untuk syukuran dan makan bersama keluarga besar panti asuhan.
danu dan bu ladira, beserta seluruh anggota panti asuhan mereka makan bersama dengan penuh hikmat*.
setelah selesai makan bersama bertepatan dengan adzan Maghrib berkumandang, seluruh orang yang berada dipanti asuhan tersebut, berbondong bondong, menungu kearah masjid yang berada dilingkungan panti asuhan, tersebut.
*danu yang dipercayai oleh ketua yayasan panti asuhan tersebut untuk menjadi imam shalat magrib berjamaah.
sholat dilaksanakan penuh dengan hikmah Setelah sebagai sholat dilanjutkan dengan membaca surah Yasin dan sholawat bersama*.
*mereka segera masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamar mereka , danu mereka mandi secara pergantian.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
danu dan bu ladira duduk dibersandar di ranjang, dan sesekali danu pengusap perut buncit bu ladira .
setelah itu mereka pun tidur bersama ditengah malam bu ladira terbangun dari tidurnya karena merasakan sakit, diperut serta pingangnya.
__ADS_1
mas danu bangun bu ladira menggoyangkan tubuh sang suami danu yang merasa ada yg menggoyang tubuhnya iya pun menggeliat dan terbangun dari tidurnya.
ahhm ada apa dek ucap danu masih dalam kondisi mata terpejam mas perut adek sakit banget ucap bu ladira.
seperti nya adek mau melahirkan kata bu ladira,
oh mau melahirkan kata danu.
dengan mata yang masih terpejam, hhh melahirkan ucap danu yang telah kembali seratus persen.
danu langsung bangun dan berdiri memanggil para pelayan dirumahnya bibi tolong jaga istri saya sebentar saya mau panasin mobil dulu ucap danu . aku
danu *menelpon kedua orang tua nya beserta kedua mertuanya dan danu juga menelpon omnya yg berprestasi sebagai seorang dokter .
halo om maaf mengganggu waktu istirahat nya
iya ada apa danu malam malam gini telpon. om gini om ladira mau melahirkan danu minta tolong siapin ruang persalinan untuk ladira om baik.
danu bu ladira dan bibi pergi menuju rumah sakit yang telah dipesankan oleh omnya
__ADS_1