Harapan Cahaya

Harapan Cahaya
06


__ADS_3

06


setelah berkali kali mengajukan data untuk magang ke berbagai perusahaan akhirnya kiran mendapat pemanggilan dari salah satu di perusahaan yang dia ajukan


" bagaimana ini aku sangat gugup ?" terang kiran


"kau tenang saja atur nafas mu biar kau tidak gugup" jawab mariana


setelah berbincang sedikit dengan mariana kiran pun bergegas pergi menuju perusahaan untuk wawancara, setelah sampai kiran pun bergegas menuju ruang wawancara


" selmat siang, apakah anda yang bernama kiran?" tanya seorang laki laki paruh baya


"ia betul saya kiran"


"perkenalkan saya pak hardi yg akan mewawancarai anda, apa anda sudah siap untuk wawancara?"


kiran menarik nafas panjang dan menjawab "saya siap pak!"jawab kiran tegas


"baik kalau begitu kita mulai sesi wawancaranya saja ya"


sejam kemudia wawancara selesai kiran di terima di bagia pendataan produksi yang setiap harinya memantau kinerja dan hasil produksi karyawan,dan akan mulai bekerja esok hari ,setelah selesai dia pun pergi ke suatu cafe untuk bertemu teman temanya


sesampainya di cafe


" hey kiran ,apakah lancar wawancaramu tadi kenapa wajahmu seperti itu?"tanya parsha


"hmmm teman teman sepertinya aku harus bekerja lebih keras lagi" jawab kiran lesu

__ADS_1


"sudah lah kiran masih banyak perusahaan yang lain ayolah jangan lesu begitu" timpal maria


"teman teman maksudku aku harus bekerja keras menahan ridu dengan kalian ,karna mulai besok aku akan bekerja di perusahaan tersebut terlebih lagi aku bekerja di cabang perusahaan di kota A yang membuatku harus tingal di kota tersebut dan mungkin untuk beberapa waktu tidak bisa bertemu dan berkumpul seperti ini" jawab kiran sedikit sedih


"sudahlah kiran tidak masalah ,kau ini jauh dari kami beberapa waktu saja lagi pula kita bisa kok sesekali menemuimu di kota A bukan begitu?" sambung pirsa


"huh aku akan merindukan kalian, oiya aku harus bergegas untuk berkemas malam nanti aku harus berangkat ke kota A "


"tapi kiran apa kau sudah tahu diman kau akan tinggal di kota A?" tanya mariana


"hmm ,karna aku berasal dari luar kota perusahaan pun menyediakan rumah untuk aku tinggali sebagai kompensasi,tapi aku blm tahu persis lokasinya maka dari itu aku harus bergegas" jawab kiran


"boleh aku tau alamatnya ,sedikit banyak aku tau tentang kota A" sambung pirsa


"hmm ini alamatnya,apa kau benar tahu?" tanya kiran


"oh ini aku tahu ,ini tidak jauh dari stasiun kereta aku pernah melewatinya saat aku hendak kerumah nenek ku" jawab pirsa


"hmm kalau begitu bagaimana jika kami mengantarmu kiran ?" usul karin


"apa tidak akan merepotkan kalian ,aku sedikit tidak enak"jawab kiran


"tentu saja tidak,karna mobilku tidak bisa masuk ke dalam gang rumah mu maka kami tunggu jam 5 dipersimpngan jalan oke!" seru karin


"hmm baiklah terima kasih teman teman"


kiran pun bergegas pulng untuk berkemas ,setelah berkemas kiran pun pergi dan mengirim pesan kepada ibunya agar tidak mencarinya

__ADS_1


"untuk apa aku memberi tahunya ,belum tentu juga dia ingin tahu aku kemana" keluh kiran dalam hati


kiran pun bergegas pergi namun kiran di hadang oleh bi noni


"hey kau mau kemana membawa koper segala ,mau pergi jauhkah?" tanya bi noni


"apa ada masalah jika aku pergi?" tanya kiran


"tentu saja siapa yang akan membereskan rumah ini kalau kau pergi?"


"tentu saja bi noni siapa lagi" jawab kiran


"dasar bocah kurang ajar ,pergi kau dan jangan kembali lagi"


"tenang saja ,aku akan segera pergi dan juga tidak akan kembali untuk beberapa waktu apa bibi puas?" tanya kiran


mendengar jawaban kiran membuat bibinya bertambah kesal namun kiran tidak memperdulikanya dan bergegas pergi ,sesampainya dipersimpangan jalan


"kiran kami disini" panggil parsha melambaikan tanggan


kiran pun menghampiri teman temanya


" ma'af teman teman agak lama tadi ada sedikit gangguan"


"tidak masalah ayo masuk ,kita harus segera pergi agar sampai di kota A tidak terlalu malam" sambung karin


mereka pun pergi menuju kota A

__ADS_1


__ADS_2