Harapan TULIP

Harapan TULIP
#Diusir dari keluarga


__ADS_3

Tulip kaget dengan tamparan yang ia dapat dan mencoba mencerna kejadian yang baru saja terjadi.


Tulip menyentuh kulit wajahnya yang terasa sakit dan tatapannya mengarah ke semua orang yang berada di ruangan tersebut.


"ada apa ini? kenapa mama menampar ku".tanya Tulip


"jangan banyak tanya dehh loo, Ello pasti tau kan kenapa mama nampar kamu".ucap Aska


"maksudnya?".tanya Tulip yang tidak tau apa-apa


"gue beneran nggak tau!".tambah Tulip dengan nada paruh


"kemana kamu kemarin?".tanya papa Tulip dingin


"ke.. kemarin Tulip nginap di rumah teman pa".jawab Tulip


"kamu bilang rumah teman! emang kamu punya teman ya disini?".tanya Aska


"iya. kamu kan baru pindah, masa udah punya temen ajahhh".ucap Aski mencoba memprovokasi


"jangan bohong kamu Tulip".ucap sang papa dengan amarah yang di tahan


"emang aku salah apa pa?". tanya Tulip


"jangan sok nggak tau kamu, padahal asyik-asyiknya pergi ngedugem sama laki-laki". ucap Aska mencela


"ngedugem??".heran Tulip


"masa Ello nggak tau sih. itu loe yang pergi ke club dan mabuk-mabukan".tambah Aski


"apa kamu bilang, aku ke club?!".tanya Tulip


"pahh. ini fitnah, aku nggak pernah ke club apalagi mabuk-mabukkan".ucap Tulip meyakinkan sang ayah

__ADS_1


"Bu sumpah aku nggak pernah ke tempat terkutuk itu".tambah Tulip


"jangan bohong kamu,teman aku kok yang bilang pah".ucap Aska meyakinkan ayahnya


Mendengar ucapan Aska, Tulip melotot.


"pah, Aska yang bohong!!".ucap Tulip sambil menunjuk kearah Aska


"pah percaya sama Tulip".ucap Tulip dan berlutut di depan papahnya


"udah pah,hukum ajah dia".ucap Aski ikut memprovokasi sang ayah agar menghukum Tulip


"mulai sekarang.....".


" Mulai sekarang kamu bukan lagi bagian dari keluarga SATYA".ucap papa Tulip


"kamu hanya membuat malu nama keluarga, jadi satu-satunya cara agar kamu tidak mempermalukan keluarga ini lagi....".ucap papah Tulip


"dengan mengeluarkan kamu dari sini".tambah papah Tulip


Dan seketika semua bayang-bayang masa lalu yang di berikan oleh keluarga SATYA melintas di benaknya.


"*ternyata kalian semua tidak ada yang menyukaiku selama ini".batin Tulip menangis


"ternyata kalian berencana mengusir ku dengan mempermalukan ku".


"jahat. kalian semua jahat". Tulip menatap sendu semua orang yang berada di ruangan itu


"apa salah ku? mengapa tidak ada yang menyukaiku?".tambah batin Tulip*


"ngapain bengong? udah pergi sana".ucap Aski


"lagian nggak ada yang mengharapkan kamu di sini".tambah Aski

__ADS_1


"udah sana pergi".ucap Aski sambil menendang Tulip


"bangun kamu".ucap mama sambil menarik Tulip bangun


"pergi kamu dari sini".ucap mama mendorong Tulip keluar pintu


"Ma. Pa dengar penjelasan Tulip dulu, semua nggak seperti yang mereka bilang".ucap menunjuk Aska dan Aski


"tidak ada yang perlu di jelaskan,karena semuanya sudah jelas".ucap papah dan berlalu masuk kerumah


"pergi kamu dari sini".ucap mama


"dan ingat jangan pernah mengunakan nama keluarga SATYA di luar sana karena kami tidak Sudi ada hubungan dengan perempuan yang seperti kamu".tambah mama


"semua keturunan kamu tidak ada yang benar".ucap mama dan masuk ke dalam rumah


"dasar perempuan ******".tambah Mama


"Aska Aski ayo masuk diluar dingin sayang".ucap mama mengajak Aska dan Aski masuk


"ok ma' ".jawab Aska Aski dan berlalu masuk


"dan kamu buruan deh pergi dari depan rumah gue, takutnya nanti itu lantai loo bikin kotor". Aski dan menutup pintu


Tulip menangis sejadi-jadinya dan bangkit menggedor-gedor pintu


"maaa , paaa. buka pintunya".Ucap Tulip menangis


"Tulip nggak salah".


dan tiba-tiba pintunya terbuka memunculkan Aska dari balik pintu


"kak Aska!!".Hasan Tulip

__ADS_1


"nih barang-barang kamu yang nggak penting". ucap Aska dan melempar barang-barang Tulip


"udah. kamu pergi sana karena papah sama mama udah nggak mau lihat kamu lagi".ucap Aska dan menutup pintu


__ADS_2