
Shefir dibawa ke ruangan yang memiliki sebuah kaca besar dengan di atas meja berisi bola Sihir berwarna Dark Purple.
dan disamping dinding batu itu terdapat berbagai pedang yang berkilau.
"Silahkan duduk Shefir disamping bola Sihir itu, mejamkan mata mu.
" Maafkan aku jika ini sedikit menyakiti mu, -mengambil salah satu pedang berwarna keemasan dengan batu biru muda di pedang itu, lalu penyihir aena menggores kan sedikit ujung pedang ke tangan Shefir.
"ingat jangan membuka mata mu, aku perlu sedikit darah mu untuk mencari tau mengenai masa lalu mu. "
"Tidak apa aku akan obati sendiri luka ku nanti.
Peramal penyihir aena lalu menaruh darah Shefir di botol kecil, namun aneh nya saat aena menggores tangan Shefir lukanya menghilang, dan darah yang tadinya berwarna merah berubah menjadi biru.
" Sekarang kau boleh membuka mata mu,
ini darah mu berubah warna, karena kamu, benar bangsawan kerajaan Deerton.
"Batin Aena.
Ini adalah berkat peri Villya berkat penyembuhan itu ternyata benar.
"Syukur lah jika aku benar seorang Puteri, sekarang apa yang harus ku lakukan.
" Taruh lah tangan mu di bola Sihir itu, tenagkan dirimu,dalam batin kau harus mengucapkan mantra bahwa kau ingin melihat masa lalu mu.
__ADS_1
Sang Puteri pun melakukan apa yang Aena penyihir katakan.
"Sekarang kau harus menuangkan tetesan darahmu di bola Sihir.
Sebuah dimensi terlihat dari kaca besar itu, portal masa lalu sangat Puteri Shefir terbuka.
Disana terlihat berbagai kejadian masa lalu Puteri mulai dari ia melihat sangat ibu dan ayah memohon untuk meminta seorang anak, sang pemberkatan sang Puteri hingga peri Villya yang memberikan berkat ke Shefir, semua kejadian itu Shefir lihat.
"Aku hanya ingin melihat ibu dan saudara ku kenapa tidak bisa terlihat keberadaan nya...
" Shefir aku tidak tau apa yang terjadi pada bola Sihir, biasanya semua masa lalu bisa dilihat lewat mantra yang kita ucapkan,
"Sudahlah.., tak apa aku akan kembali, terimakasih sudah membantu ku Aena.
" Tunggu Shefir bawa lah pedang ini,pedang ini mempunyai Sihir Dewa cahaya, saat kau merasa kegelapan bawa lah pedang ini dan sebutkan mantra nya.
" Jangan lupa mampir lagi kesini.
Shefir pun memutuskan untuk kembali ke pondoknya, bola Sihir peri peramal tak bisa memprediksi keberadaan ibu dan saudaranya, Sang Puteri dengan merasa sedikit kecewa tak tau harus bagaimana, dalam perjalanan Sang Puteri menuju pondoknya ia melihat bunga yang sangat indah.
~Rose white gold ~
Sebuah pohon bunga mawar yang bermekaran, wewangian nya menyebar kemana-mana, Shefir sungguh takjut melihat mawar berkilau putih keemasan, mawar itu sungguh pertama kali Shefir lihat.
"Siapa punya bunga ini apakah aku boleh minta.. ??
__ADS_1
"Haii.... kakak sangat cantik sekali.
Tiba-tiba entah dari mana datang seorang anak kecil.
"Hai kau mengejutkan ku, dari mana kau?
" Aku tinggal bersama kakak 10 meter dari sini, dan aku lah yang menanam mawar ini.
"Siapa nama mu...?
" Nama ku Janshen, nama kakak siapa..?
" Nama ku Shefir..
"Apa kakak mau bertemu kakakku..?
" hmm boleh... dimana kakakmu..?
"Akan ku panggil dia..
Shefir bertemu dengan Janshen, seorang anak laki-laki yang ramah, akan kan ini menjadi pertemuan Shefir dengan jodoh nya.
Baca cerita kelanjutan nya yaa..
LIKE,, COMEN,, VOTE
__ADS_1
TOLONG DUKUNG KARYA AUTOR YAA GUYS..
KARENA SATU DUKUNGAN DARI KALIAN SANGAT BERARTI BUAT AUTOR..