
Sang Raja memutuskan mencari apel itu akan tetapi pohon apel sangat tinggi.
"Perasaan tadi aku lihat pohonnya tak setinggi ini.
" Aku harus memanjat pohon ini.
Sang Raja memanjat pohon apel itu akan tetapi saat Raja akan memanjat tiba-tiba datang seorang petani yang memiliki ladang gandum itu.
"Hey kau siapa,,.. beraninya kau mencuri buah apel ku.
" Maaf tuan saya hanya ingin meminta sedikit apel untuk dimakan.
"Tetap saja itu namanya mencuri, jika kau ingin makanan ayo ikut aku.
Petani pemilik ladang gandum itu pun mengajak Raja kesuatu tempat. Hamparan tanah kosong yang luas berada di hadapan sang raja.
" Kau bantu lah aku untuk menanam benih ini di tanah ini nanti aku akan memberi mu makan dan minum, dan kau boleh mengambil apel itu untuk perjalanan mu.
"Baik tuan,,.. dalam hati sang Raja berkata." Bagaikamana ini aku ingin melanjutkan perjalanan agar cepat sampai ditempat tujuan malah aku disini demi makanan.
Ladang yang sungguh luas dan hari semakin panas, raja merasa sangat kelelahan.
"Hey tuan tolong biarkan aku istirahat sekejap, matahari sungguh terik.
" Apa yang kau katakan masih banyak benih yang harus ditanam.
Pertengahan hari akhirnya Sang Raja selesai menanam benih tersebut, kini lahan yang kosong terisi.
__ADS_1
"Tuan saya sudah menyelesaikan semuanya, beri saya makan, maka lebih cepat saya melanjutkan perjalanan.
" Tunggu kau disini, ku ambilkan.
Beberapa saat petani itu membawa sebungkus makan dan minum juga buah apel yang dijanjikan tadi.Ujian dari dewa ini belum berakhir sang Raja harus melewati gurun pasir yang panas dan juga lautan luas untuk mencapai hutan biru.
"Terimakasih tuan atas makan yang kau beri, saya akan melanjutkan perjalan ini.
" Hey ingat lah jangan pernah tamak dan kau harus membantu orang yang memerlukan juga, walaupun kau terburu-buru karena itu yang akan menilaimu
"Baik tuan
1 Minggu telah berlalu Raja akhirnya sampai di gurun pasir yang luas matahari sangat terik disana dan Raja harus melewati panas nya matahari.
Sebelum malam tiba Raja harus mencari tempat untuk tidur, dalam pencarian ini Raja tidak menemukan 1 pun desa di gurun ini.
Raja mengetok salah satu pintu.
" Permisi...
Seorang nenek tua membuka pintu.
"Mengapa kau disini..?
" Nek saya numpang istirahat malam ini saja, besok pagi saya akan melanjutkan perjalanan, apakah boleh?
"Silahkan masuk.
__ADS_1
Keesokan paginya
" Nak apa kau punya makanan, minta sedikit.
"Nek makan ku sudah habis dan aku harus melanjutkan perjalan jauh, lagi pula kau hanya diam disini lebih mudah mendapatkan makanan.
Raja tidak ingat kata petani itu dan dengan tamak ia membawa makanan nya yang banyak tanpa memberi kan sedikit pada wanita tua itu, sungguh tak pantas Raja ke hutan biru itu.
Melanjutkan perjalanan nya Raja sekarang sampai dipinggir pantai. Akan tetapi Raja tidak menemukan 1 pun perahu untuk menyeberangi lautan luas, tidak ada kayu tidak ada pohon apa yang akan Raja lakukan..
" Bagaimana ini aku tidak bisa menyeberangi lautan ini.
"Bagaimana kalau aku berenang saja.
Saat Raja mau berenang ada hiu yang ia liat hingga tidak jadi berenang,ditengah ia menyerah dengan keadaanya.
Datang seorang nelayan membawa perahu ke arah nya.
" Wahai anak muda apalah kau ingin menyebrang lautan untuk sampai ke pulau hutan biru..?
"Iya paman,.. apa boleh saya meminjam perahunya?
" Boleh saja,,. tapi aku meminta mu untuk membawa sekeranjang mutiara ini sampai dengan selamat di pulau itu, lalu bawalah kepada sang tabib yang ada disana katakan aku yang memberi.
"Awas jika 1 saja mutiara itu hilang kau yang akan mendapatkan akibatnya, dikeranjang itu ada 1000 mutiara asli.
Sang Raja pun mulai berangkat dan membawa sekeranjang mutiara penuh dan dengan ujian mutiara tidak boleh jatuh.
__ADS_1
...Akan kah sang Raja bisa membawa mutiara itu, baca kelanjutan nya nanti ya.. ...