
Perjalanan sang Raja dimulai dengan membawa sekeranjang mutiara, ditengah perjalanan sang Raja, tiba-tiba angin dan hujan badai datang menghampiri Perahu Raja, ombak besar bergemuruh menuju perahunya.
"Apa yang terjadi Tuhan...,, tolonglah hamba..
teriak sang Raja.
Karena angin yang dahsyat perahu sang Raja terbalik hingga Mutiara yang ada di perahu berjatuhan ditengah laut, sang Raja pun mulai panik harus bagaimana mengambil mutiara itu.
Raja berenang di tengah laut dengan melawan arus ombak yang dahsyat, untuk mencapai pulau hutan biru, dia tak tau harus mengambil mutiara itu dengan apa, lalu ia meninggal kan mutiara itu begitu saja.
Berenang dengan sekuat tenaga hingga ombak besar menerjang sang Raja pun tak sadarkan diri, hingga bebrapa jam kemudian Raja tengah terdampar di pinggir pulau, pulau itu adalah pulau hutan biru.
Beberapa menit kemudian sang Raja sadarkan diri.
"Dimana aku berada..??
" Pulau apa ini..?
Tak ada pun seseorang di sekeliling pulau itu.
Raja pun berjalan mengelilingi pulau tersebut.
Hingga tiba di sebuah hutan yang indah, Hutan itu begitu subur dan cahaya matahari masuk dari celah dedaunan pohon di hutan itu, banyak bunga dan tumbuhan langka hidup di sana.
"Apa aku ada di hutan ajaib...
__ADS_1
" Tapi mutiara itu sudah hilang, apa yang harus aku katakan nanti. Pura-pura saja tidak tau.
Raja pun berjalan mencari letak dimana pondok tabib itu berada.
Setelah sekian lama pencarian dihutan itu, ditengah hutan Raja menemukan pondok yang sangat indah, dipenuhi tanaman hias yang merambat, dengan pagar tanaman bunga mawar Merimbuni sekeliling pondok tabib itu.
Ada sebuah perisai diantara pintu masuk gerbang utama itu, Sang Raja tak tau bagaimana menempus perisai itu, hingga tiba-tiba. Salah satu peri disana melihat Raja kebingungan, dan sang peri menghampiri nya.
"Hey... siapa kau...? apa yang kau cari disini?
" Permisi peri hamba adalah yang mulia dari Kerajaan Deerton, hamba ingin bertemu dengan tabib.
"Ouh... Rupanya begitu, baik silahkan kau masuk perisai sudah bisa kau tembus.
Sang Raja pun memasuki pondok tabib itu, lalu mengetik pintu.
"Permisi nyonya..
" Silahkan kau masuk, pintu itu tak terkunci.
"Jadi kedatangan mu kesini untuk menghilangkan kutukan itu kan.
" Kenapa kau tau nyonya..?
"Aku adalah seorang tabib siapa pun yang telah memasuki hutan biru ini, semua kutahui.
__ADS_1
Raja alangkah terkejutnya mendengar itu,dalam hati Raja berkata.
" Bagaimana jika tabib tua ini tau aku telah menjatuhkan mutiara dan aku sengaja meninggalkan mutiara nya.
"Ehmm.. Keinginan mu untuk menghilangkan kutukan itu tidak akan terwujud.
" Tapi mengapa tabib..?
"Tanyakan saja pada dirimu sendiri, apa yang kau telah perbuat, selama perjalanan.
" Pergi kau dari sini,,.. kau tak kan diijinkan untuk memasuki hutan ini lagi, Kau telah menghilangkan mutiara berharga ku.
"Nyonya tolong lah.. hamba akan berusaha mencari mutiara itu.
" Silahkan cari jika kau bisa mendapatkan, akan ku kabulkan keinginan mu.
"Baik saya akan segera mencari nya.
Raja pun mencari mutiara, keluar dari hutan sang Raja terkejut malah tidak menemukan lautan, lautan tadi telah berubah menjadi gurun pasir luas, Raja dengan terheran herannya dan kebingungan harus bagaimana.
...Di episode 3 kemarin dunia telah dikutuk oleh dewi semesta bahwa tidak ada kekuatan lagi didunia ini namun, kekuatan yang masih terkumpul di bumi berada pada hutan biru saja, dan untuk menyeimbangkan alam semesta portal dan segel waktu di jaga disana. ...
Baca kelanjutan nya ya guys..
apa yang akan terjadi pada Raja..
__ADS_1