
Malam harinya di sebuah hanggar.
"Aku kira kau tidak datang levi" ucap sang jenderal. Levi hanya menatap tajam jenderal
"Lihatlah mata itu, hahah sudahku duga bocah dari klan itu sangat berbahaya"
"Jangan banyak bicara cepat jelaskan apa misiku, jika tidak aku akan menghancurkan para antek- antekmu Makarov" Levi tiba-tiba berbicara dengan datar, dan menatap jenderal imran makarov dengan penuh kebencian dan niat membunuh
"Hahah Levi kau mengancamku menarik benar-benar menarik, tapi kau tidak tahu di mana posisimu saat ini bocah hahahaha" sang jenderal imran makarov bicara,
"Kerjakan misi ini Zero! jika gagal kau pasti tau bukan hukamanya!" lanjutnya berbicara dengan nada yang mengancam
"Siall!!" batin Levi
"Baiklah makarov"lanjut Levi
"Lihatlah bocah ini, tidak ada sopan santunnya kepada orang dewasa" ucap sang jenderal.
"Misi kau bocah, adalah membunuh seorang petinggi sebuah negara, tidak hanya itu aku ingin semuanya bersih tanpa ada jejak sedikitpun"ucap sang jenderal sambil memberi beberapa file yang di serahkan kepada levi atau zero, dan sebuah foto yang tidak lain adalah target Levi. Meski ini misi pertama levi, levi harus melaksanakan perintah makarov
"Menurut intel, seharusnya besok petinggi itu akan berpergian menuju taman nasional silent hill untuk meresmikan suatu acara, jadi aku rasa pas di tengah perjalanan adalah waktu yang pas untuk menyerang target levi" ucap seorang berpakaian casual terlihat bukan seperti anggota militer, namun jangan salah dia adalah seorang agen intelejen sekaligus mata-mata red room dengan code eyes,
"Jadi apa saja yang kau butuhkan? apakah kau memerlukan pasukan tambahan zero? karna seperti yang di ketahui khalayak umum bahwa seorang petinggi negara pasti memiliki pasukaan pengawal yang banyak dan tangguh, jadi apakah kau perlu pasukan untuk menjadi bawahanmu? ucap eyes
"Tidak... !!!"ucap Levi
__ADS_1
"Apa kau yakin?"ucap eyes
"Iya!!" ucap Levi dengan tenang
eyes hanya diam dan menatap Levi, karna menurutnya sangat tidak yakin seorang bocah baru memasuki usia 6 tahun harus menyerang konvoi presiden dengan pengawal elit dan kuat. Iya yang menjadi target Levi adalah seorang presiden negara kecil tapi jangan salah bagaimanapun juga dia adalah seorang penguasa suatu negara. lanjut lagi ke eyes. Sekian lama eyes menatap Levi, akhirnya dia mengambil satu kesimpulan bahwa anak di depan dia ini bukan seorang anak-anak pada umumnya. Melainkan seorang jenius dengan kekuatan di luar batas anak-anak biasa.
"Baiklah!! jangan sampai gagal bocah" ucap the eyes dengan senyum misterius dan pergi meninggalkan hanggar tersebut.
"Siapkan peralatan militermu zero!!" perintah jenderal
Dan Levi pergi mencari sesuatu yang cocok untuk menjalankan misinya, dia memilih sebuah dagger hitam terlihat kuat dan memiliki pola tengkorak, dan terlihat sebuah bunga mawar berada di sekitaran kepala tengkorak tersebut. Levi tidak hanya mengambil sebuah dagger saja, dia juga mengambil pistol berjenis Glock 17 dengan suppresor. dan mengambil beberapa peledak c-4 dan senjata laras panjang yang akan menjadi senjata kesukaan levi sendiri yaitu sebuah assault riffle jenis AR15.
...****************...
Di suatu hutan di tepi jalan raya yang sepi pada malam hari, ada seorang anak-anak berjalan tertatih seperti menahan sakit dan berbicara pelan sepanjang jalan dengan
Beberapa orang menghampiri sang anak tersebut.
"Kenapa anak sepertimu berada di hutan belantara ini. cepat kemarilah biar kami akan menghubungi keluargamu." ucap sesorang berpakaian serba hitam seperti militer.
sosok orang yang menghampiri anak tersebut adalah pasukan pengintai yang mencintai jalan tersbut karna akan di lalui oleh Presiden oleh sebab itu jalanan tersbut sepi dan hanya ada beberapa orang pengintai saja. Namun mereka semua sudah termasuk ke dalam jebakan anak tersbut, tanpa aba-aba levi langsung menyerang pasukan tersbut meski mendapati perlawanan namun levi beruntung karna tubuhnya yang kecil dapat dengan mudah mengalahkan pasukan tersebut.
"Ini pasukan terakhir di pos ini, peledak juga sudah di posisikan. Sekarang hanya tinggal menunggu saja!" batin Levi
Jelang beberapa menit datang iring-iringan konvol Presiden terlihat depan ada 4 motor polisi, di belakangnya 2 mobil jenis Suv warna hitam, sebuah van, sebuah limosin dan suv hitam.
__ADS_1
"Di sini alpa" ucap seorang pengawal presiden. mari kita singkat saja menjadi agent saja kita sebut.
"Kita barusan melewati rute 7 seharusnya ada laporan dari tim pengintai." ucap agent 1
"semua agent bersiap!! " ucap seorang sebut saja ketua. Namun tiba-tiba
Duaaaarrrrr....
Sebuah ledakan terjadi pada konvoi depan terlihat 4 motor polisi sudah hancur dan 2 suv di belakangnya juga terlihat terkena efek dari ledakan tersebut. konvoi tersebut berhenti dan langsung membuat formasi untuk melindungi presiden di mobil. limosin tersebut tiba-tiba datang tembakan dari arah belakang konvoi.
Doorrrrr
Doorrrr
Seseorang menembaki konvoi, namun hebatnya terlihat sekali dia menembak satu orang agent langsung tewas seketika atau di sebut one hit, baku tembak juga terjadi antara penembak dan juga agent. Hingga akhirnya satu persatu agent berguguran, Sang ketua yang berusaha tetap tenang di mobil limosin tersebut langsung berubah ekspresinya karna tiba-tiba sebuah asap memenuhi mobil tersbut belum lagi asap tersebut berwarna kuning terlihat seperti bom asap tapi bukan itu adalah bom kimia
para penumpang limosin tersebut langsung keluar namun naas mereka semua di tembak mati oleh penembak yang tidak lain adalah zero.
Sang ketua agent yang dalam setengah sadar sangat terkejut, mengapa? itu karna tidak pernah terpikirkan bahwa pasukan elit mereka di bantai oleh seorang anak-anak, belum lagi sang presiden langsung di tembak mati tanpa ada negosiasi atau kata-kata terakhir.
"Kau!!!!" ucap. ketua dengan sekuat tenaga di karna kan luka yang cukup. parah akibat tembakan levi.
Levi hanya menatap datar ketua agent setelah itu di biarkan begitu saja. terlihat jelas ketua agent tersebut marah ingin sekali dia berharap ikut mati bersama rekan-rekannya dan atasannya barusan. karna hanya dia seorang yang masih hidup selebihnya para rekannya ataupun presiden tewas semua
"Ini pembantaian" ucap ketua, sambil menatap kepergian Levi
__ADS_1
"Misi berhasil! jemput aku" ucap Levi sambil menelpon seseorang