
Tanpa di duga perang yang awalnya hanya melibatkan negara rinnai, hyundai, zion, mercenary, dan Venezuela memaancing beberapa negara kecil yang ingin ikut andil dalam perang tersebut, dan memicu terbentuknya sebuah aliansi antara Venezuela, mercenary dan hyundai. ya ketiga negara tersebut sepakat bekerjasama dalam perubahan sejarah ini di karna kan, ketiga negara tersebut di anggap adalah korban padahal. Tetapi para pemimpin 3 negara tersebut tidak mengetahui bahwa mereka hanyalah boneka yang mana di kendalikan oleh orang-orang terdekatnya
"Sekarang sudah saatnya kita bersiap kirim batalion pasukan 4 dan MBT (mian battle tank) unit rider 5" ucap presiden Venezuela dengan ekspresi serius.
Beberapa petinggi negara Venezuela terlihat buruk di karna kan keputusan presiden mereka sangatlah berbahaya bagi negara mereka tersendiri sebab presiden mereka sudah di pastikan akan menginvansi negara tetangga mereka selain mercenary yaitu negara bakhmut, hokkai, hattari dan negara besar federation. Bukan tanpa alasan para petinggi negara sangat tidak suka dengan keputusan presiden jelas sekali ekspresi presiden penuh dengan nafsu untuk mendominasi dunia dengan kekuatan militer Venezuela, ya bukan tanpa sebab presiden tau apa yang di lakukan seorang jenderal yang menjadi orang kepercayaannya yaitu jenderal imran makarov, dialah orang yang menyarankan untuk melakukan hal gila ini.
"Pak presiden tolong pikirkan apa yang akan terjadi kedepanya jika kita melancarkan serangan di 4 negara tetangga kita pak? " ucap menteri Pertahanan Venezuela dan di setujui oleh para petinggi lainnya, namun jenderal imran makarov tidak setuju dengan ucapan menteri tersebut dan dia berkata
"Pak menteri saya tau apa yang lainnya kalian takutkan tapi percayalah militer kita Venezuela sangat kuat, kau taukan proyek yang sedang aku lakukan proyek tersebut sudah siap dan dalam hitungan menit target kita akan hancur" jenderal imran makarov bicara
Seseorang tiba-tiba memasuki ruang rapat dengan tenang dan berkata
"Pak semua sudah siap" ucap letnan Lee tangan kanan jenderal imran makarov
__ADS_1
"Bagus sudah saatnya" jenderal imran makarov menyahut nya
"Kalian saksikaan saat ini," dengan tiba tiba layar komputer di ruang tersebur berubah terlihat itu adalah kamera CCTV beberapa kota penting yang menjadi target oleh negara yang ingin di invansj Venezuela dan tiba-tiba di kamera tersebut banyak ledakan di seluruh penjuru kota, rupanya itu adalah serangan drone militer Venezuela tidak hanya itu beberapa petinggi negara Venezuela terkejut terutama menteri Pertahanan karna dia tidak mengetahui bahwa militernya memilki drone penyerang belum lagi jumlah pasukan yang menginvansi kota tersbut.
"Apa maksudnya ini jenderal imran makarov" ucap mentri Pertahanan. Bukan tanpa sebab menteri marah karna dia tidak di beritahu soal kekuatan militer negaranya sendiri setahunya militer negara dia tersebut hanya berjumlah 10 juta pasukan 7 juta pasukan aktif 3 juta pasukan cadangan.
"Inilah proyek tersebut pak menteri seperti yang kau ketahui aku melakukan ini atas perintah presiden tanpa menunggu keputusan para dewan. karna presiden sudah mengetahui bahwa beberapa negara sudah siap melakukan invansi terlebih dahulu ke negara kita, jadi aku sudah menyiapkan segalanya untuk serangan dadakan negara yang menjadi target kita pak!" ucap jenderal imran makarov.
"jadi untuk sekrang operasi judgemnt day masih berlanjut" ucap presiden Venezuela tiba-tiba menyela pembicaraan antara mentri Pertahanan dan panglima militer mereka yaitu jenderal imran makarov. Ekspresi semua orang kecuali jenderal imran makarov, letnan Lee, presiden Venezuela tampaak berat sekali terlihat bahwa presiden Venezuela di kendalikan oleh jenderal imran makarov, namun mereka semua tidak bisa mengambil kesimpulan secara sepihak karna kekuasaannya masih di bawah jenderal dan presiden tersebut. dengan berat hati para anggota dewan dan petinggi negara menyetujui perang ini dan saat itulah Venezuela negara yang terlihat seperti negara yang tidak menginginkan perang tiba-tiba melakukan invansi ke seluruh dunia bahkan tidak tanggung-tanggung dia juga menginvansi kota-kota negara besar yang sudah pasti memicu perang dengan target negara Venezuela dan aliansi.
Perang besar dunia ke 3 sudah pecah dan terlihat ekonomi dunia juga turun drastis negara federation, asgard, remaria, yang tidak ingin terlibat perang terutama federation akhirnya ikut perang yang sudah di dahului 2 negara besar lainya yaitu negara lotus dan zion, terlihat beberapa korban perang dari warga sipil mulai mengungsi ke negara yang belum terlibat perang.
Sementara itu......
__ADS_1
Red room
Sudah 9 bulan levi berlatih dan menjalankan misi red room, levi juga sering ikut dalam misi invansi militer venezuela tidak ada yang mengetahui bahwa dalang di balik perang Dunia ke 3 ini adalah red room terutama jenderal imran makarov. karna markas besar red room ada di Venezuela. Tidak hanya itu levi juga ikut pembantaian sebuah etnis bernama atau sebuah suku di negara bakhmut bernama suku ballack. karna suku tersbut sangat berbahaya bagi red room, levi mau tidak mau harus membantai seluruh anggota suku tersbut dari bayi sampai orang dewasa sekali pun.
...****************...
Di suatu tempat sebuah kamp pengungsian negara federation
"Bagaimana pak"ucap seorang pria berpakiaan hoodie dengan rompi anti peluru dan cela cargo mereka adalah sebuah tentara bayaran yang di anggap elit oleh dunia yaitu bernama revengger bernama letnan Mike zakarias berbicara sama komandan tentara bayaran tersebut bernama Price
"Intelejen kita berkata perang ini sudah di siapkan 6 bulan yang lalu nampaknya dalang dari semua ini Venezuela tapi, aku rasa bukan pak. saya rasa orang ini lah yang menjadi otaknya pak" ucap mike sambil memberikan sebuah foto yaitu foto jenderal imran makarov.
"kita akan turun ke Venezuela langsung dan menyelidikinya. aku curiga itu tentang prajurit super yang menggunakan Serum T dan Virus C" ucap komandan price
__ADS_1
...****************...