
"Kalau aira pulang kampung, aira selalu dimarahi kakak ipar yang kaya raya,Ya begitu lah keluarga sufi."
" Aira sekarang lebih baik tinggal di rumah orang tuanya, aira lebih bahagia, Lebih baik dari aira tinggal di rumah alm dan almh mertuanya."
"Sekarang sufi bekerja dengan baik, karena sufi yang bekerja dengan kakak iparnya sudah di pecat, karena kakak ipar tak suka dengan aira,"
"Ya aira lha penyebab sufi dipecat"," Padahal aira tidak pernah mengusik kehidupan mereka, yang bagaimana mereka mengusik kehidupan sufi dan aira."
sufi : Aira, apa kamu benar pengen balik ke rumah orang tua kamu
aira : aog abi disana aku lebih dihargai dari pada disini, disana aku slalu bahagia
sufi : Baiklah kalau itu mau mu, aku ikut saja
"Setelah beberapa Minggu aira dan sufi dikampung, sufi poun ikut kakak aira kerja, Biar penghasilan kecil, aira masih bisa bersyukur, karena aira disana lebih dihargai dan dihormati."
Dari pada aira di keluarga sufi,
Aira di keluarganya tak pernah direndahkan, aira lebih bahagia di rumah orang tuanya.
"Setelah hampir satu bulan dirumah orang tuanya, sufi merasa tak enak, ya begitulah sufi slalu tak enak meninggalkan pamannya, karena paksaan kakak kakaknya untuk mengurusi pamannya yang cerewet.
" Sufi mengajak aira balik kerumah alm dan almh orang tuanya, tapi aira tak mau lagi balik kesitu karena aira merasa tak pernah dihargai oleh kakak kakaknya sufi.
Karena beda pendapat terjadilah cekcok sedikit.
"Karena aira ngerasa tak mau lagi balik ke keluarga sufi, aira Mera keluarga sufi tak akan henti merendahkan, meremehkan aira.
"Aira merasa keluarganya lha yang slalu membuat aira bahagia, aira bahagia dirumah orang tuanya, tanpa ada beban dalam pikirannya.
Setelah bernegosiasi aira dan sufi mendapatkan kesepakatan.
sufi : Aira, kita balik kerumah alm almh ayah dan ibu ku ya........
aira : Tidak abi, aira tidak akan mau lagi tinggal dirumah almh ibu mu, aira udah terlanjur kecewa sama kakak kakak mu yang slalu ikut campur soal rumah tangga kita abi, aira capek slalu disalahkan, aira lelah slalu mengalah, Gini aja abi, jika memang abi mau aira balik k.sana, aira tidak mau di rumah itu lagi, lebih baik Abi siapkan rumah kontrakan saja biar aira mau balik kesana.
Sedih karena sufi masih mau tinggal dirumah alm ayah dan almh ibunya, ya sufi masih memikirkan pamannya yang tidak siapa siapa yang mau mengurusnya karena cerewet
__ADS_1
sufi : Nanti Abi Carikan kontrakan aira, kalau kamu masih mau disini ya ngak apa apa, kamu disini dulu, kalau udah dapat kontrakan baru kalian balik kesini
aira : baik abi, aira udah gak mau lagi tinggal dirumah itu, aira udah benar benar capek
Setelahnya sufi pon mengalah demi kebahagian anak istri, yang sufi pikirkan adalah kebingungan
sufi : Dimana nanti saya bisa mencarikan solusi yang y, sedangkan aira tetap pada pendiriannya, tidak mau lagi tinggal dirumah ini,,, Pusing memikirkannya, jika tidak dituruti aira tidak akan mau balik kesini, jika di turuti siapa yang akan mengurus paman ini, ahhhhhh
Sufi memikirkan siapa yang akan mengurus paman nya jika aira tidak mau lagi
Setelah sekian hari berpisah, sufi dan aira melakukan video call setiap hari, karena aira yang belum mau balik kerumah yang mereka tepati selama ini
Sufi pon belum mendapatkan pekerjaan seperti yang ia kerjakan sehari hari.
Sufi masih menunggu panggilan dari pabrik
Yang baru membuka lowongan pekerjaan untuk butuh harian
Menunggu dan terus menunggu sampai sufi mendapatkan panggilan untuk bekerja
Aira selalu sabar
sufi : Sayang, kamu kenapa melamun, kamu memikirkan mas ya, karena mas gak kerja
Aira slalu bersyukur biar pendapatan sufi tidak seberapa, tapi aira merasa sufi masih bisa bertanggung jawab atas keluarga nya
Aira tak henti henti berdo'a semoga mereka diangkat derajatnya, amiin ya rabbal alamin
Setiap malam aira slalu memanjatkan do'a untuk keluarga kecil nya,
Aira menjalani hidupnya dengan sangat senang, biar hanya pendapatan kecil, tapi aira slalu bersyukur karena masih ada yang bisa dimakan oleh mereka
sufi : aira, abi mau kerja biar kerja serabutan, Sambil nunggu panggilan di pabrik nanti ya
aira : Iya abi , aira do'akan semoga Abi mendapatkatkan apa yang Abi mau, Hati hati Abi saat bekerja
sufi : iya sayang, abi akan slalu mengingatkan kalian untuk lebih bersemangat untuk bekerja, Do'akan abi ya sayang, biar abi membawah uang saat pulang nanti
aira : Iya abi, hati hati dijalan sayang
Aira slalu melakukan salaman takzim dilakukan pada suaminya saat mau pergi bekerja, tak lupa sufi membalasnya dengan kecupan dikening
sufi : Assalamualaikum sayang, abi pulang
__ADS_1
aira : Wa'alaikum salam Abi, Abi mandi dulu ya, udah mau magrib
sufi : iya sayang,. Adek amirah mana sayang
aira : Ada kok abi, lagi main
sufi : Amirah sini sayang ayah udah pulang ni
amirah : iya mama, ayahhhhhhhhhhhhh peluk peluk peluk peluk, emmmmmuuuuuuuuuuuaaaaaaaaacccchhhh untuk ayah adek yang tersayang
sufi : adek udah mandi, udah makan belum sayang
amirah : dah bi, Ade dah Andi dah angyi,Ade dah maamm, Gelihhhhh ayah, udah adek gelihhhh, hhahahhaha ayah
sufi :Ya udah sayang, ayah mau mandi dulu ya, adek lanjut lagi mainnya, nanti kita sholat magrib bersamanya
amirah : ayo ya yah
sufi : liat adek main, Abi nak mandi dulu
aira : aoglha bi
" habis selesai mandi, sufi mengajak Mereka melaksanakan sholat berjamaah , Setelahnya mereka makan malam bersama "
aira : Abi, adek makan dulu yuk, nanti habis makan baru kita ngomong sambil santai, Ayoooo sayang, ayo adek
amirah : ayo ya
"Makan malam bersama yang romantis, semoga Allah slalu melindungi keluarga hamba ya Allah angkatlah derajat keluarga kecil hamba .
Hamba hanya ingin melihat istri dan anak hambah slalu bahagia, biasa beli ini itu seperti orang lain ya aalllah, hamba kasihan .elihat mereka yang kekurangan dalam ekonomi ini
Hamba mohon maafkan keluarga kecil hamba , Hamba belum bisa membahagian mereka lahir dan batin nya.
aira : Adek amirah ini udah malam, yuk tidur, Istirahat dulu ya, besok lagi baru kita main lagi, Yuk sayang tidur
amirah : ayo ya mi
sufi dan aira menidurkan anaknya yang baru berumur 2 tahun lebih, aira pon ikut tidur bersama amirah
...
Ketika melihat aira dan amirah tidur, sufi merasa bersalah karena melihat muka mereka ber2, sufi merasa sangat bersalah karena telah membuat hidup mereka sangat susah untuk sekarang, tapi sufi slalu berjanji akan membahagian aira dan amirah suatu saat nanti, sampai derajat keluarga kecil mereka diangkat, menjadi lebih bersahabat dengan uang.
__ADS_1