
Happy reading all..
Agni saat ini tengah berada di rumah pribadinya yang berada di kawasan elit.Rumah pribadinya ini belum ada yang mengetahuinya,sebab dia baru membelinya.
[Liat mulmed]
Agni bersantai di sofanya dan segera menelpon SIS untuk datang kerumahnya.
Tak lama SIS yang mendapat pesan dari Agni segera menuju ke alamat yang di sampai kan agni.Mereka berdecak kagum saat melihat rumah agni yang mewah dan rumah itu hasil kerja agni sendiri.
"My sista" teriak sivia yang langsung menuju ke tempat agni bersantai.
"Ini rumah loe my sista?" Cerocos sivia,agni hanya menetap geli.
"Hehem.kenapa?" Agni menatap sivia yang asyik mengagumi rumah baru pribadinya itu.
"Keren abis.Btw,loe ngapain nyuruh kita kesini?" Sivia menatap agni dan ikut duduk di samping ify dan shilla.
Agni menceritakan semua kejadian yang dia alami yang selama ini dia sembunyikan dari siapapun.SIS hanya berdecak sebal saat agni menceritakan kelakuan cakka dan oik.
"Jadi kita perlu bantu apa nih?" Tanya ify mewakili sivia dan shilla.
"Ntar gue kasih tau tapi sekarang tolong bawa gue ke RS dulu ya,please!" Agni meringis.Ify melihat ada darah yang keluar dari selangkangan agni langsung panik dan memapah agni menuju ke RS yang di ikuti oleh shilla dan sivia.
Sesampainya mereka di RS milik keluarga Ify,mereka segera membawa agni.Sivia sudah histeris,shilla hanya menenangkan sivia sedangkan ify berusaha menelpon kedua orangtua agni.
Dokter keluar dengan tergesa-gesa.
"Keluarga ny. Agni?"tanya dokter.Ify langsung maju.
"Saya saudaranya Dok.Ada apa dok?apa ada yang serius?" Ify berharap tak terjadi apa-apa.
"Kita harus segera melakukan persalinan.Di sebabkan pendarahan yang dialami oleh ny.Agni jadi kami harus segera melakukan tindakan persalinan ini"Dokter itu menatap anak pemilik rumah sakit yang saat ini dia bekerja di sana.
__ADS_1
"Lakukanlah apa yang terbaik."Dokter itu mengangguk dan kembali masuk ke ruangan persalinan.
Tak lama,sion,alvin,Rio dan iel datang.alvin dan sion dihubungi oleh Papa dan mama agni sebab kedua orangtua agni sedang berada di luar kota.Sion memang sudah sadar satu minggu yang lalu dan tadi dia tengah bersantai bersama alvin,rio dan iel tapi saat mendengar berita agni mengalami pendarahan mereka segera ke RS yang sudah di kasih tau alamatnya.
"Mana adek gue fy?" Panik alvin.
"Dia di dalam!" Ify berkata lirih.Alvin dan sion langsung menerobos masuk kedalam ruangan.
Alvin menatap miris agni yang tengah di bimbing oleh suster dan dokter.Alvin dan sion segera mendekat dan menggemgam tangan agni erat.
"Kak!"lirih agni.Alvin dan sion hanya tersenyum dan mengangguk.
"Ya dek.kakak di sini,kamu pasti bisa dek.Kamu harus kuat dan kamu pasti bisa!" Alvin memandang agni memberi semangat.Agni tersenyum dan mengangguk.
"Kamu bisa dek.cassandra adalah adek abang yang kuat!" Sion menyemangati dan di balas anggukan oleh agni.
"Iya,seperti itu bu agni.Napas terus!" Perintah sang suster.
"Ayo bu agni ikuti saya.Dorong terus bu!" Perintah sang dokter.
"Hfftt MAU NGAJAK BERANTEM Hffftt LOE SUS hffftt emmmm" agni mengerahkan seluruh tenaganya.
"Oek oek oek" Bayi tampan itu lahir ke dunia.Semua yang ada di sana tersenyum mendengar tangisan sang bayi.
'Penerus tahta telah hadir'batin mereka kompak.
Sion langsung memeluk dan mencium kening adiknya itu.Agni hanya tersenyum.
"Pak sebaiknya anda mengurus administrasinya terlebih dahulu!"suster yang sedari tadi di sewoti oleh agni memperingati.Agni menatap tajam suster itu.
"Anjir,nih dokter dari tadi ngajak berantem mulu.Urus sana cepetan bang!dan suruh nih suter keluar,sebelum gue gorok tuh suster!" Sinis agni.Alvin dan sion segera membawa suster itu keluar dan mengurus administrasinya.
Shilla,sivia,ify,rio dan iel yang melihat sion dan alvin yang menyeret seorang suster yang sedang mengerutu.
__ADS_1
"Napa nih?" Ify menatap sion dan alvin.
"Biasa.Nih,suster banyak bacot langsung mau di gorok ama agni"jelas alvin.sontak semua tertawa.sion segera mengurusi administrasi agni.
Sion kembali ke kamar inap VVIP milik agni.Agni tengah menggendong putra tampannya.Sion hanya tersenyum.
"Anjir.Nih bocah masih kecil aja udah tampan gila"histeris via.
"Siapa nih Noy namanya?"shilla menatap agni.
"ALDEBARAN ALBARAQ KHALFANI ILLOVA NURAGA,gimana?" Tanya Agni.semua mengangguk.
"Keren,panggilan nya sapa nih?" Ify menatap Putra agni.
"Raka!"agni menjawab mantap.
Raka dibawa oleh suster untuk di taruh ke ruangan bayi.Agni pun di suruh istirahat.SIS juga di suruh pulang dan tinggallah sekarang hanya sion dan alvin yang berjaga di ruangan agni.
Sion menatap alvin seakan ingin bertanya apa yang terjadi dengan adik kesayangannya itu!
"Apa yang terjadi sebenarnya than.Gue yakin loe pasti jujur ama gue!" Sion dan alvin duduk si sofa tapi pandangan mereka tak lepas dari agni yang tengah tidur.
"Itu terlalu panjang ion.Tapi singkatnya cassandra menikah karena di jodohkan,suami cassandra main belakang,cassandra mengetahuinya dan sekarang semuanya runyam!" Alvin menatap sion.
"Sorry gue nggak becus menjalankan amanat loe ion.ini semua salah gue" alvin menatap sion sendu.
"Bukan vin.ini semua sudah takdir dan sekarang kita sebagai orang terdekat cassandra harus memberi support dan mendukungnya."sion merangkul alvin.
Mereka berdua tersenyum dan beralih menatap agni yang masih tertidur.
"Bagaimanapun juga dia masih menjadi Cassandra kita yang manja,manis dan imut.Yang harus selalu kita lindungi mulai saat ini!"sion merangkul sepupu nya itu.Alvin hanya mengangguk.
__ADS_1