
Setelah dio pergi ke kantor bibi ima langsung pergi menghampiri Sari dan menunjukkan kamar untuk dia istirahat.
"eh bi,kenapa aku dibawa ke kamar ini.bukan nya aku tidur dengan bibi"tanya sari karena kamar yang ditunjuk kan sama sekali bukan seperti kamar seorang pelayan.
"iya,bibi mengusulkan pada tuan muda agar non tidur disini saja karena kamar bibi kecil sempit lagi non,tuan muda setuju.Kamar ini adalah kamar nona kecil"jawab bi ima
"kamar nona kecil?siapa itu bi?"tanya sari
"bibi tidak terlalu tau,tetapi saat kecil tuan muda tidak bisa melihat jadi dia tidak terlalu banyak mempunyai teman,hanya ada satu teman perempuan anak dari sahabat kerja papa tuan muda dia selalu setia menemani tuan muda dan biasa nya dia menginap disini dan ini kamar khusus dia tapi udah banyak direnovasi karena kemarin sempat ada kerusakan"jelas bi ima
"oh begitu ya bi,ya sudah aku tidur disini saja,terima kasih bi"jawab sari
"iya non,jika ada perlu sesuatu panggil bibi aja ya non"jawab bibi ima dan pergi meninggalkan sari.
Sari masuk kekamar itu. saat masuk dia langsung berpikir saat dia masih kecil,saat itu dia sering tidur dirumah dio bahkan dia dulu pernah tidur berdua dengan dio,tetapi menurutnya mungkin dio ini juga mempunyai nasib yang sama dengan dio masa lalu nya.Dan kamar ini tidak mirip dengan kamar nya dulu.
__ADS_1
Sari menaruh tas nya dikursi,karena sari tidak membawa baju ganti dia tetap memakai baju yang ia pakai saat dia dikampus.
***PERJALANAN DIO
"**Tuan muda kita langsung kekantot saja atau mau mampir kesuatu tempat"tanya sopir pribadi dio
"langsung kekantor saja"jawab dio
"mas dibelakang sepertinya ada yang mengikuti kita"kata sopir dio melihat ke kaca mobil
dio melihat kebelakangnya ternyata itu mobil toni.
"baik tuan"
"toni pasti mengira aku akan mengantarkan sari kerumahnya"batin dio
__ADS_1
toni tetap mengikuti dio karena yang toni pikirkan ada sari didalam dan dio ingin mengantar sari kerumah nya.Tetapi saat tau dio berhenti disemua gedung besar yang bertulis kan"annyeong wardhana group" saat toni mengetahui bahwa dia bukan mengantar sari tapi dia pergi kekantor nya toni langsung pergi putar arah menuju kerumah dio lagi karena menurutnya tidak ada dio mungkin penjaga an tidak teralalu ketat. Toni melajukan mobilnya dengan sangat cepat.
Sedangkan didalam kantor dio bertemu dengan klayen nya yang tak lain adalah papa dio dari perusaan game.
-keluarga dio adalah pemegang perusahaan game terbesar dia juga penghasil produk-produk handphone terkenal banyak perusahaan game yang lain ingin bekerja sama dengan perusahaan nya.dan pusat perusahaan ini berada dijepang yang diurus oleh papa dio sedangkan dio memegang cabang yang ada diindonesia.
"baik pak proposal apa yang ingin anda tunjuk kan ke pada saya"tanya dio dengan nada yang sungguh membuat nya terlihat seperti pria bekarisma.
"ini pak gruop saya menciptakan salah satu game yang bisa dimainkan oleh seluruh orang yang tidak berbataskan umur. Dan video game ini bisa mengajarkan tentang sopan santun dan disiplin."jelas papa toni klayen dari dio.
"oh kalau begitu permainan ini sangat cocok untuk anak bapak"jawab dio
"maksud bapak,kenapa dengan anak saya"
Dari awal dio sudah tahu bahwa papa toni lah klayen nya oleh karena itu dio memanfaatkan kesempatan ini agar toni sadar.
__ADS_1
Dio langsung mengajak papa toni pergi kerumah dio agar dia tau bagaimana kelakuan anaknya.
terima kasih telah membaca maaf jika ada salah kata dan tulisan:)