
beberapa hari keluarga sari dan dio sangat lah sibuk menyiapkan pernikahan dio dan angela.
Sedangkan sari hanya bisa melihat dan bermain dengan han youn.
"mama..ini bacaan nya apa"ucap han youn menunjuk kearah gambarnya
"bacaan nya papa dio"jawab sari
"kalau ini"ucap han youn menunjuk gambar disebelahnya
"itu mama sari"ucap sari
"benar dan ditengah-tengah itu aku...jadi keluarga kita lengkap ada mama papa dan aku"ucap han you dan tersenyum
"han youn...mama sayang sekali denganmu"ucap sari dan memeluk han you dengan erat.
"mama..aku akan menggambar satu orang lagi"ucap han youn dan mengambil pensil warnanya
"siapa yang kau gambar"tanya sari
"ini..ini mama angela dan menggendong dedek bayi karena nanti papa dio dan mama angela akan menikah dan mempunyai anak jadi aku akan dipanggil kakak dan mama dipanggil bibi"ucap han youn
membuat sari tak dapat lagi memendung air matanya."mama jangan menangis"ucap han youn dan menghapus air mata mamanya
"mama sangat bahagia karena mama bisa melihat anak yang baik,ganteng dan sangat sayang pada mama"ucap sari
"mama adalah satu-satu mama yang sangat ku sayang walau nanti aku akan tinggal bersama mama angela dan papa dio,mama akan tetap menjadi mama ku satu-satunya.Aku tau mama bukan mama yang melahirkan ku namun aku menganggap mama adalah mama yang melahirkan ku aku sangat sayang dengan mama"ucap han youn dan membuat tangisan sari semakin pecah
*5 hari berlalu*
setelah 5 hari berlalu tiba lah saat itu dimana acara pernikahan dio dan angela akan dilangsungkan.
semua tamu dan keluarga telah datang dengan memakai baju bernuansa putih.
begitu juga han youn yang sangat tanpan dengan memakai stelan jas putih.
"angela kau sudah siap"ucap sari menghampiri angela
__ADS_1
"sari...kau kenapa tidak duduk dikursi roda mu"ucap angela dan memegangi sari
"masak hari spesial kalian aku pakai kursi roda"ucap sari
"tapi nanti"ucap angela
"tenang lah aku sudah bisa berdiri"ucap sari dan angela berlahan-lahan melepas genggaman nya.
"apakah kau sudah siap"tanya sari
"sudah namun aku gugup"ucap angela
"tenang lah aku disamping mu"ucap sari
"sari..aku berjanji akan menjadi istri yang baik dan ibu yang baik untuk han youn"ucap angela dan memeluk sari
"baiklah,aku percaya pada mu,sekarang ayo kita keluar karena semua sudah menunggu"ucap sari dan memakaikan penutup wajah angela dan memberi nya karangan bunga.
Acara dimulai angela berjalan didampingi oleh sari disebelahnya.Saat sampai sari memberikan tangan angela kepada dio.
"dio jaga angela..angela jadi lah istri dan ibu yang baik ya untuk han youn..han youn kemari.."ucap sari dan memanggil han youn
sari meninggalkan mereka.Setelah itu mereka mengucapkan janji suci pernikahan.Semua acara telah berjalan dengan hikmat.
"sari ayo kita berfoto bersama"ucap angela
"baiklah"ucap sari dan menghampiri mereka
sari berada ditengah mereka bersama han youn disampingnya.Saat sudah pemotretan sari tiba-tiba merasa sakit kepala dan pingsan.
Semua keluarga yang ada diacara itu sangat lah panik dan langsung membawa sari kerumah sakit.Saat diperiksa oleh paman su,paman su berkata bahwa sari sudah tiada.
Semua keluarga yang mendengar itu sangat lah sedih terutama papa dan mama sari,dia kehilangan anak sulung mereka.
"mama kenapa oma"ucap han youn yang ikut menangis saat melihat nenek nya memangis
"han youn..sekarang mama sudah pergi mama sudah tenang dialam sana mama sudah ada disisi tuhan"ucap mama sari
__ADS_1
"kenapa tuhan mengambil mama,han youn kan sayang mama"ucap han youn dan menangis
"sayang tuhan juga sayang dengan mama han youn oleh karena itu tuhan mengambil mama han youn"ucap mama sari.
Han youn hanya menangis dan memanggil-manggil mama nya.
*prosesi pemakaman*
keesokan harinya langsung dilaksanakan prosesi pemakaman sari.Pemakaman sari diiring tangisan keluarganya terutam han youn yang memegang foto mama nya dan hanya bisa melihat mama nya tertibun oleh tanah-tanah.begitu juga dio yang hanya bisa menangis dan pasrah ketika melihat orang yang ia sayang dan ia tunggu-tunggu dahulu sekarang pergi untuk selamanya.
Setelah prosesi pemakaman,turun lah hujan yang cukup deras semua telah kembali begitu juga angela yang harus menenangkan mama sari.Sekarang angela telah dianggap anak oleh papa dan mama sari.
Sedangkan dipemakaman hanya tinggal dio dan juga han youn yang masih sedih.
"han youn ayo pulang,hujan sangat lah deras nanti han youn sakit lagi"ucap dio
"enggak pa,han youn mau sama mama,walau han youn sakit han youn yakin mama akan melindungi han youn"ucap han youn bersikeras tidak mau meninggalkan pemakaman.
"sayang mama pasti sedih jika melihat mu seperti ini"ucap dio.Dio pun pergi untuk mengambil payung.
Sedangkan han youn masih sangat terpukul.Saat sedang menangis han youn tidak sengaja melihat wanita memakai baju putih seperti mama nya dan wanita itu menghampiri nya dan berkata"sayang mama telah tenang mama tidak harus merasakan sakit lagi dan kamu harus berusaha mengikhlaskan mama jika kau terus menangis bagaimana mama bisa senang dan ingat janji mu kau akan terus menyayangi mama dan kau akan menjadi anak yang mandiri baik dan tidan manja"ucap wanita itu
"baik ma"ucap han youn dan saat itu dio memegang bahu han youn dan saat itu juga han youn melihat wanita itu sudah tidak ada lagi.
"han youn ayo pulang"ucap dio
"baik pa"ucap han youn mereka pun pulang kerumah.
Saat dirumah mereka membersikan diri dan saat ingin ingin berbaring dikasur,dio tidak sengaja melihat ada bonekan yang ia beri pada sari dan didepan boneka itu ada sepucuk surat yang berisi.
*isi surat:
"dio sekarang aku telah tenang bisa melihat mu bahagia.aku bisa pergi dengan tenang sekarang.Aku mohon bantu han youn untuk mengikhlas kan ku karena aku takut han youn tidak mau makan dan menyiksa dirinya sendiri,jaga dirimu ya jaga juga han youn dan angela karena sekarang angela lah wanita yang harus kau sayang,mungkin hati ku sakit saat menulis surat ini aku tidak menyangka mimpi ku untuk menikah dan mempunyai anak serta bahagia bersama mu harus pupus namun aku tidak papa i'm oke aku ikhlas karena inilah takdir ku,aku juga membahagiakan kebahagian kalian. SELAMAT TINGGAL
SALAM HANGAN SARI
AKU MENCINTAIMU*
__ADS_1
\*tamat\*