
KEESOKAN HARINYA
"hai sari kau telah sampai di kampus"sapa dio
tapi sapaan dio hanya dibalas dengan senyuman dari sari. Dan tiba-tiba datang toni yang langsung merangkul sari dan berkata.
"hai sayang pagi,maaf aku tadi gak sempat jemout kamu. " kata toni dengan manis nya pada sari dan dibalas senyuman oleh sari
"eh...ada lo(sambung toni dan mengarah kan matanya pada dio) siapa ya lo jangan ganggu calon istri gue lagi jauh-jauh gih"kata toni mengusir dio
"apa berhak mu lagi pula sari tak suka pada mu"kesal dio pada toni
"eh,,,,,,kamu berani"kata toni dan menarik kera baju dio
__ADS_1
"sudah,,,,sudah dio ini keputusan yang telah ku ambil sekarang kau jangan temui aku lagi ya"kata sari melerai pertengkaran mereka.
sari dan toni meninggalkan dio yang tak percaya dengan apa yang didengarnya. Dio sangat yakin bahwa sari itu adalah sari bidadarinya tapi jika sari itu adalah sari bidadarinya kenapa dia tak mengenali dio.itu yang hanya dipikirkan oleh dio,dio sungguh tak percaya jelas-jelas sari tak suka dengan toni kenapa sekarang dia memutuskan untuk menikah dengan toni.
KEESOKAN HARI NYA LGI DIKAMPUS
"tes...tes...ayo kesini semua ada penguman penting yang harus ku beri tahu"suara mik yang berasal dari tengah lapangan itu mengundang semua murid untuk kumpul.
dio yang baru tiba dikampus dan melihat ada keramayan langsung pergi ke keramayan itu untuk melihat ada kejadian apa.
terlihat toni dan sari disebelahnya yang hanya bisa menundukkan kepala karena malu dilihat seluruh murid.
"toni kau kenapa?"bisik sari pada toni
__ADS_1
"tidak apa sayang jangan malu"jawab toni
"semua nya sudah berkumpul,baik disini aku mau mengucapkan terima kasih kepada kalian semua yang sudah mau berkumpul disini. Disini aku mau kalian menjadi saksi atas acara pertunangan ku dengan sari"kata toni dan memutar tubuh nya menghadap kearah sari dan mengeluarkan suatu benda dari kantong celana nya yang tak lain adalah kotak cincin bewarna merah. Toni membuka kotak cicin itu dengan berlutut dihadapan sari yang dilihat oleh semua murid dan berkata"sari mau kah kau menikah dengan ku"kata toni.
sari hanya terdiam,sari berpikir kalau dia lari dari kerumunan dan tak menjawab pertanyaan dari toni dia akan membuat toni malu dan toni akan mengadukan ini pada orang tua nya dan itu akan membuat ayah nya dalam masalah. tapi jika dia menerima nya entah apa yang akan terjadi pada dirinya. Tapi,karena dia memikirkan orang tuanya akhirnya dia menerima toni.
"ya aku mau"(kata sari dengan meneteskan air mata yang mana itu adalah air mata kesedihan)
"terima kasih sayang,kau tidak perlu terharu begitu"kata toni menghapus air mata yang jatuh dipipi sari.
semua bertepuk tangan terharu sekaligus iri dengan sari yang dilamar di kampus didepan semua siswa siswi.Tapi tidak dengan dio,dio yang melihat kejadian itu dan melihat sari menangis dia malah ikut sedih karena dio tau itu bukan air mata kebahagiaan tapi itu air mata kesedihan.
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA NOVEL INI MAAF JIKA AKU ADA SALAH KATA DALAM TULISANNYA YA:)
__ADS_1