IDA 2 Happy Ending

IDA 2 Happy Ending
IDA 2 HE 02


__ADS_3

Sifha kembali berdiri di atas jembatan , ia telah pulang ke rumah orang tuanya tapi tak ada keluarganya satupun . Mereka telah pindah entah kemana .


Ke rumah alexsander juga sama , ia dapat kabar kalau mereka pindah ke amerika , joni juga di berhentikan dari kerjaan nya sementara waktu .


"jonsen apa salah aku padamu , hingga kau tak bisa memaafkan aku , kamu juga takut aku ambil wahyu sehingga kamu cepat cepat pergi membawa wahyu sekalian .kenapa kalian ingin pisahkan kami ibu dan anak ." ucap Sifha yang duduk di atas batu tepi sugai .


Perut sifha kembali mual . Sifha kembali naik dan duduk di gubuk tepi jembatan gantung .


"kasihan anak ku , anak lain lahir dapat kasih sayang dari ayah dan ibunya . hanya kamu , yang masih ada di perut ibu . Ayahmu dan nenekmu sudah tidak inginkan kamu , satu kesempatan saja tak ingin dia berikan padaku."sifha duduk di kursi gubuk tepi jembatan .


"Sayang bukan ibu takut hidup sengsara , tapi ibu kasihan padamu , belum lahir sudah ikut ibu hidup sengsara , dunia behitu lebar tapi ibu tidak tau harus tinggal di mana ." gumam sifha . Tiba tiba laki laki yang menolongnya tadi datang lagi di depan nya , sifha segera berdiri dan menepi takut .


"nyonya , tafi kamu buru buru keluar dari rumah sakit , aku cemas dengan keadaan mu jadi mengikutimu hingga ke sini ."ucap laki laki itu .


"maaf lah ,aku jadi lupa berapa semua biaya rumah sakit nanti saya akan ganti ."ucap sifha .


"nyonya , kamu jangan salah paham , aku ke sini bukan untuk menagih itu , aku benar benar cemaskan anda ." ucap laki laki itu ingin sebenarnya memegang bahu sifha tapi ia urungkan sambil tersenyum .


"ha ha nyonya kamu jangan takut padaku , takut padaku memang harus , karena kita tidak saling kenal iya kan ."ucap laki laki itu .


"bukan , kamu mau antar aku ke rumah sakit itu artinya kamu orang baik ."ucap sifha


"begini nyonya kenalkan nama saya subandi , panggil bandi saja , saya mengajar di sekolahan .


"ih anda seorang guru ya , nama saya sifha ." potong sifha .


"Maaf nyonya , boleh saya tanya mungkin tidak sopan bagimu , apa kamu sedang bertengkar dengan keluarga kamu ." tanya bandi .sifha menatap bandi tiba tiba kepalanya kembali pening dan hampir jatuh , bandi segera menopang badan sifha .


"nyonya tadi dokter bilang ameniamu parah dan sekarang kamu hamil , apa keputusan kamu selanjutnya ." tanya bandi , bandi minta maaf merasa dirinya orang yang kepo . Ia tawarkan tempat tinggal kalau memang sifha tidak punya tempat tinggal .bandi tinggal di sebuah rumah dari dinas pendidikan dan ada kamar kosong di perumahan itu .


"tapi maaf sebelumnya saya harus tau sil silahmu . Saya tidak mau kebaikan ku jadi bencana untukmu ." ucap bandi .


"aku sudah cerai ." jawab sifha .


"kalau begitu tinggalah di sana saja , kalau tidak di tempati sayang , dan sekarang aku antar dulu beli keperluan mu ." ucap bandi .


Setelah belanja bandi mengajak sifha ke rumah sewaan nya . Bandi menunjukan kamar yang harus di tempati sifha sementara .

__ADS_1


"kamu lihat , kamar ini yang bisa kamu tempati ." ucap Bandi sambil menyerahkan belanjaan sifha .


"oh terimakasih ." ucap Sifha sambil menerima belanjaan nya . Dan Bandi segera keluar dari kamar Sifha .untuk mengambilkan bantal dan seprei untuk sifha .


"oh Guru Bandi jadi merepotkan , terimakasih."ucap sifha .


"Tidak jangan sungkan , kamu lihat kamu masih butuh apa , katakan saja ." ucap Bandi .


"oh sudah cukup cuma saya sendiri yang menempati nya ." ucap sifha .


"baiklah saya cuma tinggal di depan itu , butuh sesuatu panggil saja , jangan sungkan , ku lihat kamu masih pucat , iatirahatlah saya pamit dulu ," pesan Bandi .


"terimakasih banyak ." sifha menatap kepergian Guru Bandi . sifha meraba perutnya


"sayang kasihan dirimu harus ikut ibu hidup sengsara , papamu tidak mau dirimu , tapi jangan takut ibu akan kerja keras besarkan kamu ." ucap Sifha dalam hati .


Malam telah tiba tiba tiba sifha mendengar suara tangisan bayi , ia mengira hanya peradaan dia sendiri karena merindukan wahyu .


"eh bukan , ini benar benar suara tangis bayi ." ucap sifha dan keluar dari kamarnya . Benar Guru bandi sedang menimang bayi di ruang tamu .


"Giru Bandi ,kamu belum tidur ." sapa sifha


"dia ." tanya sifha .


"oh ini putriku , siang hari saya titipkan di penitipan balita , malam har bsru aku jemput ."ucap Guru Bandi.


"Istrimu , kemana ."tanya sifha .


"Dia meninggal saat melahirkan putri saya ." ucap Guru Bandi .


"maaf ."ucap Sifha .


" tidak apa apa . Kamu juga tau saya hanya seorang guru , tidak ada uang untuk cari babysister , ssya juga anak tunggal , ibu saya juga sudah meninggal tinggal bapak dia juga sudah tua tinggal di desa ."ucap Guru Bandi .


"iya juga , kamu siang harus ngajar pulang juga masih gurus pekerjaan murid , malam harus jaga putrimu , repot ya ..


"sebenarnya putri saya , Ajeng ..

__ADS_1


"oh namanya Ajeng .."potong sifha .


"iya biasa nya dia anteng , tidak tau kenapa malam ini dia jadi suka nangis ."ucap Guru Bandi .


"Oh coba sini biar saya gendong ."ucap sifha .


" oh yang anteng nya , gendong bibik , ...ee non sifha ajeng sampai ke tanganmu kok jadi diam ngak nangis ." tanya Guru Bandi .


"Mungkin tadi kamu habis kasih dia minum tidak kamu tepuk punggungnya pelan oelan biar sendawa ." ucap sifha .


"Oh kamu begitu paham , apa dulu kamu oernah merawat anak ." sifha diam tak ingin banyak bercrita tentang dirinya . Iya minta pada Guru Bandi agar malam itu ajeng tidur bersamanya .


"tidak baiklah ." jawab Guru Bandi .


"Apa yang tidak baik . Saya tinggal di perumahan kamu tidak ambil uang kos . Aku bantu rawat putrimu ngak apa apa , pergilah sibhk ,biar ajeng tidur denganku . Ya ajeng malam ini tidur dengan bibik ya ." Guru Bandi hanya menatap kepergian sifha dan putrinya .


Guru Bandi hanya tersenyum ." aku belum ucapkan terikasih ."


Ke esokan harinya Guru Bandi bangun kesiangan .ia panggil ajeng , ekor mstanya menangkap masakan di meja .


"Guru Bandi , selamat pagi , Ajeng masih tidur ." ucap Sifha yang baru keluar dari kamar .


"Maaf saya kesiangan ." ucap Guru Bandi .


"itu saya tadi ke dapur ada beberapa sayur saya masak tidak tau , sesuai dengan lidah kamu tidak ." ucap Sifha .


"Maaflah , kamu dah bantu saya jaga anak saya masih buatkan sarapan untuk saya ."


"Cepat makan nanti ke sekolah terlambat ." ucap Sifha


Guru Bandi segera duduk di meja makan .


"Ah saya semalam ngoreksi kerjaan anak anak dan buat soal terlalu capek jadi saya bangun ke siangan ,Ajeng ..


"Guru Bandi kalau kamu camas biar ajeng saya yang antar ke penitipan Anak. Sekalian saya cari kerjaan ..


"Apa tidak akan merepotkanmu ."

__ADS_1


"Tidak cepat makan dan berangkat ngajar ." ucap sifha dan pergi meninggslkan guru Bandi .


__ADS_2