
Kehamilan sifha telah menginjak usia 9 bulan . Hubungan sifha dan Bandi telah berubah seperti seorang sahabat .
Malam itu sifha menjahit baju sambil menjaga Ajeng yang tidur di box bayi . Bandi yang baru pulang melihat sifha meraba pinggang belakang nya .
"sifha ..
"Eh Bandi kamu sudah pulang ." tanya sigha .
"Sifha jangan kamu kerja keras lagi ya . Lihat perut kamu sudah begitu besar . Pagi kerja di penitipan anak , siang hari ke warung cuvi piring , malam kamu menjahit , apa kamu tidak capek ." tanya Bandi .
"Tidak , kalau anak lahir butuh biaya pengeluaran pasti banyak , jadi sekarang mumpung anak belum lahir , aku harus kerja cari uang ." jawab Sifha .
"Sifha aku dah pernah bilang , aku punya tabungan ..
"itu tabungan kamu , pengeluaran kamu juga banyak . Kamu harus besarkan putrimu . Kamu tampung aku tanpa uang kos aku dah berterimakasih , itu sama saja kamu dah membantu aku ."ucap Sifha .
"Kamu jangan bicara begitu .seharusnya aku yang berterimakasih , kamu dah bantu aku jaga Ajeng , sejak lahir tak dapat memberinya kasih sayang seorang ibu .kamu sangat terpuji , o iya kamu periksa dokter gimana , kapan mau lahirkan ." tanya Bandi .
"beberapa hari lagi juga lahiran ." jawab sifha .
"Aa aku besok pagi pagi harus rapat beberapa hari di kota ." ucap Bandi .
"pergi saja tidak apa apa ."ucap sifha .
"katanya kamu mau lahiran aku takut pas aku tidak ada kamu lahiran , gini saja biar ajeng di penitipan saja terus kamu tinggal di rumah sakit ." ucap Bandi .
"tidak usah aku tinggal dirumah sambil olah raga enak mau lahiran . Ngak usah buang buang uang, kamu jangan takut , pergilah ." ucap Sifha .
Dengan berat hati Bandi harus peegi tapi ia tinggalkan telepon bila terjadi sesuatu nanti .
"semoga perjalan lancar ." ucap sifha dan masuk kembali ke kamar Bandi menantap sifha .
"punya istri begitu baik dan sholeka tega tega di tinggalkan begitu saja ."gumam bandi .
Malam tiba ajeng menangis , sifha ingin bangun membuatkan susu untuk ajeng tapi sifha terpeleset jatuh ke tanah .sifha merasakan perutnya sakit mungkin tak ada waktu untuk pergi ke rumah sakit . Sifha melihat gunting di meja ,ia segera membakarnya dan melahirkan sendiri di rumah .
Sifha berhasil melahirkan seorang putra . Saat makan ia ingat kepada ayah dan ibunya . Berat rasanya ia akan menelan makanan nya .
"Ibu , pengorbanan seorang ibu sungguh luar biasa , ibu di mana kamu , aku telah melahirkan cucu laki laki untukmu . Kamu di mana ....."tangis sifha
"Jonsen aku telah lahirkan seorang anak laki laki . Lahir kan anak laki laki ..tapi anak laki laki ini tidak akan aku ijinkan kamu bawa pergi . Akan aku taruh di sampingku menemaniku di sisa hidupku . Kamu ceraikan diriku untuk berbakti dengan ibumu aku tidak bisa protes . Tapi kamu tipu aku wahyu hilang tapi nyatanya kamu bawa dia pindah ke amerika . Yang tidak seharusnya lagi kalian cepat cepat pindah ."ucap sifha.
__ADS_1
Keesokan harinya Bandi pulang ia sangat menyesal mengetahui sifha telah melahirkan , dengan cara yang begitu bahaya .tanpa ke rumah sakit dan bantuan bedan .
"tapi bagaimana pun aku ucapkan selamat kamu lahirkan seorang putra ." Bandi merasa bersalah karena sifha malah menangis .
"Sifha kenapa kamu malah menangis ,seharusnya kamu bahagia . Atau aku salah ngomong ." tanya Bandi duduk di samping sifha .
"Tidak , aku hanya merasa anak ku sangat kasihan , lahir tanpa ayah aku merasa sangat bersalah padanya ."ucap sifha .
"Sifha ayahnya masih adakan , apa perlu aku mencarinya ." ucap Bandi .
"tidak perlu , dia tidak tau ,juga tidak perlu tau , jangan cemas aku bisa lahirkan nya , aku juga bisa membesarkan nya , aku makan apa dia juga makan apa . Aku pasti besarkan dia hingga dewasa ."ucap sifha .
"Kamu dah beri dia nama ." tanya Bandi .
"Dia penyemangat aku maka aku beri dia nama pangat ."ucap sifha .
"nama yang bagus ."jawab Bandi .
10 TAHUN KEMUDIAN .
Pangat baru pulang dari sekolah di tengah jalan ia di panggil oleh seorang gadis bernama Jasmine .
"pangat ." panggil jasmin .
"Itu mereka merebut boneka aku , tak mau mengembalikan . Itu hadiah dari paman aku ." ucap jasmin .
"ayo sini ambil ." teriak dua laki laki yang merebut boneka jasmin .
"kalian , bagaimana bisa rebut boneka jasmin ." teriak pangat .
"jasmin kamu tidak asik , begini saja kamu ngadu sama pangat , memalukan , cowok suka.cewek. Cowok suka cewek ." ejek kedua anak laki laki itu .
" Diam ,kalian laki laki bagaimana bisa ngerjain anak perempuan . Anak laki laki seharusnya melindungi anak perempuan . Cepat kembalikan boneka jasmin."ucap pangat .
"kalau aku tidak mau kenapa .aku ingin jasmin merebutnya , ayo sini ..
"aku akan laporkan ke pak guru ." ucap jasmin berlari pergi . Pangat pun berlari merebut boneka itu .
"lepas aku udah merebutnya . Kenapa kata katamu tidak kamu tepati ."ucap pangat .
"Aku tidak mau tepati ya kenapa , anak haram ."ucap laki laki itu .
__ADS_1
"kamu bilang apa ." tanya pangat .
"anak haram , anak tidak punya ayah ." pangat emosi di katakan anak haram . Mereka bertengkar satu lawan dua .
Bandi yang pulang naik sepeda dengan ajeng terkejut melihat mereka bertengkar .
"papa lihat itu pangat ." ucap ajeng yang di bonceng papanya .
"eh ini anak ya ." Bandi melerai mereka .
"pangat kenapa kalian bertengkar ."tanya bandi .
"mereka bilang aku anak haram tidak punya ayah ." ucap pangat .
"memang benar dia anak haram ...
"iya dia tidak punya ayah ...
"ee siapa yang mengajarimu bicara begitu , apa guru ngajari kamu itu ..siapa bilang dia tidak punya ayah , aku ayah dia .."pangat menatap wajah bandi .
"Pangat ayo kita pulang ."ajak Bandi .
Di rumah sifha telah menyiapkan makan malam .ajeng menyapa sifha , Bandi menyembunyikan pangat di ketiaknya.
"pangat kenapa dengan wajahmu , kotor sekali." tanya sifha
"sifha tidak ada masalah apa apa ." ucap bandi .
"kenapa sembunyi di belakang ke sini ." panggil sifha .
"ini seragam baru , kenapa begitu kotor , berkelahi ." pangat tak bisa menjawab pertanyaan sifha
"tak bisa jawab , perlu di beri pelajaran . Keluarkan tanganmu ."ucap sifha sambil membawa kayu rotan .
"sifha ..
"Bandi aku sedang mengajar anak . Kamu jangan ikut campur , ibu suruh kamu baik baik belajar bukan berkelahi , keluarkan tanganmu , angkat yang tinggi ," saat sifha akan memukul Bandi meletak kan tangan nya di atas pangat sambil tersenyum
"Bandi , kamu begini ngapain ." tanya sifha .
"tidak sifha , aku terlambat tolong dia , aku juga kamu larang bicara jadi kita berdua kamu ajar saja ."ucap Bandi .
__ADS_1
"papa kamu ngapain sih ." tanya ajeng .
"kamu diam saja . Kamu tidak lihat bibik lagi marah ya ." ucap Bandi pada Ajeng .