IDOL

IDOL
Ch 16 - New Apartement


__ADS_3

Setelah pertemuan terakhir dengan pak Bandi dan menjadi pemilik sah MOU PROPERTY ENTERPRISE mou menjalani hari-harinya dengan biasa, hanya sesekali mendapatkan telepon dari perusahaan.


perusahaan mou semakin berkembang dari bulan ke bulan, banyak bangunan selama setahun terakhir di bangun oleh mou, seperti yang mou arahkan perusahaan hanya akan mematok keuntungan 5% saja dari biaya sewa dan jual apartemen.


perusahaan mou memiliki prinsip kejujuran dalam setiap bisnis nya, perusahaan juga mulai merambah dunia bisnis lain yaitu Fashion.


selama setahun terakhir di masa Tahun ketiga SMA nya, mou tidak mengendurkan semangat belajarnya, dan menjaga kebugaran dan stamina tubuhnya. selama setahun terakhir mou mempelajari berbagai gerakan tari baru, mulai dari tradisional sampai dengan tarian jalan ia pelajari. tentunya darimana lagi kalau bukan dari menonton video di Internet. karena di asrama tidak di perbolehkan untuk sering keluar, makanya ia hanya bisa menonton gerakan di warnet dan mempraktikanya di waktu senggang di asramanya.


dalam setahun terakhir, mou juga menguasai beberapa bahasa, bahasa Inggris dan arab tidak terhitung karena mou sudah menguasainya dan berbicara sangat fasih di kedua bahsa tersebut.


mou mempelajari 5 bahasa sekaligus, Bahasa Cina, Korea, Jepang, Prancis dan portugis. karena kemampuan otak dan tubuhnya, mou dengan cepat menguasai bahasa-bahasa tersebut sampai pada tingkat jika mou berbicara kepada orang negara tersebut akan mengira mou adalah orang dari negara tersebut, yang membedakan nya hanyalah pada warna kulitnya saja. kulit mou yang kuning langsat, cirikhas orang Indonesia yang membedakanya.


-----

__ADS_1


Seoul, Korea Selatan


" Akhirnya gua sampe juga di negeri ginseng ini "


mou telah sampai di korea, sesampainya di korea ia memesan taksi, untuk pergi ke apartemenya, yang sebelumnya telah di siapkan oleh manajemen perusahaanya.


mou sampai di depan pintu apartemen, setelah 30 menit perjalanan, dari bandara menuju ke apartemnya.


" ruangan Nomor 220, ooh itu dia. "


kamar mou terdiri dari 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang pakaian, 2 kamar mandi di dalam kamar dan 1 diluar, 1 dapur. kamar mou ber interior kelas atas, dan tampak mewah, dengan isi lemari, perlengkapan dapur penuh lengkap


" pak bandi berlebihan lagi deh buat milih apartemen aja, udah dibilang biasa aja "

__ADS_1


" tapi yasudahlah gua udah capek juga, yang udah di cariin ya di terima saja. "


Mou ber istirahat, sebentar bersih-bersih badan dan kemudian terlelap setelah memilih satu kamar utama.


- ke esokan harinya -


seperti biasa, mou bangun pagi untuk beribadah subuh, sebelum tidur semalam mou sempat menjelajahi internet untuk mencari waktu yang tepat untuk ibadah lima kali seharinya. mou tidak pernah set alaram karena mou akan bisa bangun sendiri tanpa alaram ia menemukan bahwa ini adalah kemampuan baru dari otaknya tersebut dan tubuhnya pun merespon dengan baik.


karena mou tidak pernah tidur lagi setelah bangun pagi, mou keluar dari kamar dan mulai merapikan barang bawaanya, mou tidak membawa banyak barang, ia hanya membawa beberapa helai pakaian dan laptop, serta Tidak lupa Gitar yang selalu ia bawa kemanapun ia berada.


setelah selesai, ia pergi ke dapur, melihat kedalam kulkas dan lemari di dapur, terjejer rapi bahan-bahan makanan yang telah di persiapkan oleh perusahaanya.


dan semua merupakan makanan halal, karena mou tidak memakan makanan yang tidak di perbolehkan oleh keyakinanya. dan itu membuatnya merasa sehat.

__ADS_1


beberapa saat kemudian, mou sudah siap dengan sarapanya, mou membuat Sandwich isi telur dadar dengan sedikit selada dan mayonise. mou berdoa dan memakanya.


__ADS_2