
Hasil parametrik untuk vokal Mou keluar dan hasilnya pun membuat Profesor kim tercengang.
"*selama saya mengajar vokal, baru kali ini alat parametrik ini menunjukan grafik yang sangat identik dengan sampelnya,"
" saya bisa mengatakan bahwa mou merupakan sebuab anomali pada pita suaranya "
" karena pada dasarnya pita suara manusiaa itu memiliki ketebalan dan kelenturan yang berbeda satu sama lain*. "
Sejak saat itulah Mou menjadi All around genius yang diakui oleh teman-temanya.
- Jam makan siang -
Jong Hyun dan Karen terlihat duduk bersama, lalu karen bertanya kepada Jong Hyun
" Hyun, si mou kemana? tumben belum nongol? "
tanya karen kepada Jong Hyun
"biasa dia lagi ibadah, lu kan tau sendiri dia orangnya religius "
__ADS_1
jawab Jong Hyun
" oh iya juga ya,, gua heran sama si Mou, di jaman begini dia masih bisa mengkuti aturan keyakinan dengan begitu kuat, dan ini di korea loh, yang notabenenya bukan negaranya dan kebiasaanya pun berbeda dengan kebiasaan disini, salut gua sama dia"
"yah sejak gua tau dia itu religius, gua juga pernah nanya sama dia sih, pertanyaan yang sama juga, dia jawab, Kalau itu sudah menjadi keyakinanya dari dia kecil dan sudah mendarah dagin, dan gak bisa kalau sekalipun ditinggalkan, kata dia akan terasa kurang begitu "
jawab Jong Hyun
" iya juga sih, tapi untungnya dia bukan Ekstrimis seperti yang ada di berita2 itu ya kan, semoga tidak "
setelah karen berkata seperti itu tiba tiba mou tertawa di belakang mereka
" Haha... ya gak gitu juga kali ren, emang keliatan gua kayak ekstrimis gitu, perasaan dari gua kecil gak pernah tuh di ajarin kayak mereka itu"
karen masih penasaran.
" ya sama, cuman mereka menerapkanya pada dengan cara yang sudah tidak ada dijaman ini, dan juga menurut gue mereka tidak tau esensi sebenarnya dai ibadah yang mereka jalani, mereka hanya tau kulit luarnya, bahkan gua pun masih belum seutuhnya mengerti tentang keyakinan gua, soalnya seperti rangkaian kata, jika diucapkan dengan tanda baca yang berbeda, akan memiliki penafsiran yang berbeda, tergantung darimana kalian mengartikanya."
setelah panjang lebar penjelasan Mou, Jong Hyun dan Ren Mengerti sedikit tentang keyakinan mou.
__ADS_1
hari berlalu dengan cepat, dan kuliah pun berakhir, sebelum pulang Jong Hyun berkata kepada Mou
" Mou, gua suntuk nih dirumah, pengen main kemana gitu, biar gak suntuk, belajar muluk puyeng gua "
mou tersenyum dan menjawab,
" yaudah kerumah gua aja, gua juga tinggal sendirian kok, sekalian nongkrong, kalian juga belom pernah main ketempat gua kan, lu mau ikut gak ren*? "
" wih yuk ah gua mau ikut, suntuk juga gua di apartemen muluk, yaudah ntar malem ya jam berapa lu selesai ibadah ? "
" iya nih gua setuju juga, pengen liat isi rumah lu haha, sang Tampan All Around Genius*."
senada dengan Karen, Jong Hyun pun menyetujui ide Mou,
" Yaudah dateng aja jam 19.00, ke alamat xxx-xxxx nomor 220 "
jawab mou sambil menunjukkan alamat
" call "
__ADS_1
saut Karen dan Jhong Hyun bersamaan.
Akhirnya mereka berpisa di jalan, Jong Hyun yang dekat rumahnya dengan kampus berjalan kaki, sedangkan karen dan Mou berlawanan arah, Mou kearah selatan, dan Karen kearah utara.