
...30 menit kemudian arin mendapatkan dm balasan dari orang tersebut...
...kak lee : maaf ya rin kakak baru balas. soalnya tadi kakak repot sekali...
...arin : tidak apa apa kak, kalau misalnya kakak repot , kakak lanjutkan saja pekerjaan kakak....
...kak lee : tidak dek kakak tidak repot , kakak sedang istirahat , memangnya ada apa ya dek ?...
...arin : heem nanti malam saja aku ceritakan kak, soalnya ceritanya panjang sekali....
...kak lee : oke, kakak tunggu video call kamu nanti malam ya...
...arin : oke kak, bye kk...
...kak lee : bye arin...
...pada saat sedang bersantai santai di kamar. mamanya arin memanggilnya. ia menyuruh arin untuk membeli kecap sama garam di warung belakang rumahnya. dengan sendal jepit. ikat rambut yang seadanya , baju kebesaran dan celana pendek, ia berjalan menuju ke warung belakang rumah. sebenarnya bukan ke warungnya yang buat arin malas ke warung melainkan beberapa ibu ibu yang suka bergosip di warung itu yang membuat arin malas ke sana. dan benar saja baru juga sampai di warung itu ia sudah di hujani banyak pertanyaan dari ibu ibu yang suka bergosip....
..."eh apa kabar arin lama tidak kelihatan". "arin sekarang kerja di mana ?". "barang barang arin sekarang mewah ya , pasti pacar arin yang belikan kan ? pacarnya arin pasti orang kaya ?". "pacarnya arin yang orang korea itu di mana kok tidak kelihatan ?". "arin jangan pacaran lama lama, langsung nikah saja". "arin pacarnya kerja di mana kok bisa bolak balik korea indonesia, biaya dari korea ke indonesia kan mahal ". "arin kalau sudah nikah mau tinggal di mana ? di korea atau indonesia ?". "arin kapan kira kira di kenalkan sama orangtuanya di korea , kok sampai sekarang belum juga di kenalkan sama orang tuanya di korea ? memangnya dia belum ada rencana untuk mengajak arin ke jenjang yang lebih serius ? ". "arin sekarang enak ya hidupnya, hidupnya sekarang di tanggung sama pacarnya, jadi arin tidak perlu repot repot bekerja "....
...benar benar luar biasa pertanyaan dari mereka semua. rasanya arin ingin sekali lari dari keadaan ini. arin benar benar bingung harus menjawab dari mana pertanyaan dari ibu ibu ini. lebih tepatnya bukan pertanyaan tapi bahan gibahan mereka.arin benar benar malas menjawab pertanyaan dari ibu ibu ini. begitu selesai belanja arin segera berlari dari warung tanpa menjawab pertanyaan dari ibu ibu tukang. arin berlari sampai ngos ngosan nafasnya. kalau ia tidak lari, heem pasti ibu ibu itu tidak akan melepaskannya sebelum arin menjawab pertanyaan dari mereka. maksudnya bahan gibahan mereka. arin berhenti sejenak di depan kosan kak firman. tanpa sengaja di saat yang bersamaan kak firman keluar dari kosannya....
..."dek arin sedang apa di sini, siang siang panas begini kok malah lari lari, sampai ngos ngosan begini lagi ?". "ah tidak apa apa kak , kakak mau kembali ke kantor ya ?". "iya dek tadi kakak balik soalnya hpnya kakak ketinggalan, kita sama sama jalan ke depan yuk". "iya kak"....
...5 menit kemudian arin sudah sampai di depan rumahnya...
..."kakak aku masuk ke rumah dulu ya, bye kak firman". "bye arin"....
...walau cuma sebentar jalan dengan arin tapi rasanya kak firman benar benar bahagia. di dalam hatinya kapan kira kira dirinya bisa mengajak arin keluar untuk jalan jalan dan bisa mengajaknya mengobrol lebih lama. tapi setiap firman mengajak arin jalan jalan pasti ada saja alasan arin untuk menolak ajakannya. terlebih lagi ibunya arin yang secara terang terangan tidak menyukainya. hal tersebut yang membuat kak firman menjadi sangat sedih....
...sementara itu di tempat lain di rumah nadia. nadia terlihat bersembunyi di kamarnya. ia ketakutan mendengar kedua orang tuannya yang sedang bertengkar. ayahnya berteriak dan ibunya juga membalasnya dengan teriakkan yang lebih keras. dan setiap ayahnya bertengkar dengan ibunya pasti nama nadia selalu di bawa bawa. ayahnya pasti selalu mengatakan kalimat ini kepada ibunya, dasar memang ya buah tidak jatuh dari pohonnya. kelakuan kamu begini pantes kelakuan nadia juga begitu dan pasti kelakuan anak perempuan nadia pasti sama saja dengan nenek dan ibunya nanti. dan ibunya pasti menjawab , diam kamu mas, kamu ini sudah mendapat banyak harta dari orangtua saya jadi kita impas dan mas terimah saja nasib mas sekarang, mas jangan lupa siapa mas sebenarnya, mas itu aslinya cuma pengangguran miskin. ingat ya mas, mas bisa menjadi seperti sekarang berkat orangtua saya. kakek dan neneknya nadia. nadia sudah tidak tahan lagi, nadia benar benar ingin kabur dari rumah tetapi untuk melakukan hal tersebut berarti ia harus melewati ruang tamu di mana tempat itu adalah tempat orang tuanya sedang bertengkar sekarang. dan ia juga tidak mungkin melewati jendela karena jendela rumahnya di pasangi teralis besi. di saat seperti ini yang bisa ia lakukan hanya menelepon om arya, adik sepupu ibunya untuk menjemputnya dan mengantarnya ke rumah neneknya....
...nadia : selamat siang om arya...
...om arya : selamat siang nadia, nadia kenapa menangis. mama papa bertengkar lagi ya ?...
...nadia : iya om. nadia takut nanti papa emosi terus papa pukul nadia ...
...om arya : nadia tenang saja ya. nadia sekarang sudah kunci pintu kamar kan...
...nadia : sudah om...
...om arya : om arya sebenarnya sedang di luar kota nadia. tapi nadia tenang saja. om akan langsung menyuruh supir pribadi om dan asisten pribadi om, om deni dan mas aldi untuk menjemput nadia di rumah. nadia tetap di kamar sampai om deni dan mas aldi jemput ya....
...nadia : iya om. terimah kasih ya om...
__ADS_1
...om arya : iya sayang. hati hati ya keponakan kesayangan om...
...nadia segera mengemasi barang barangnya....
...dan benar saja 20 menit kemudian ayah nadia membanting pintu dan hendak akan merencanakan rencana jeleknya yaitu memukul nadia. ia hendak memukul nadia untuk menumpahkan kekesalannya terhadap ibu nadia. sedangkan ibunya nadia pergi entah ke mana. beruntung om deni dan mas aldi datang tepat waktu. mereka bisa langsung masuk ke kamar nadia karena pintu ruang tamu yang terbuka...
..."sedang apa kalian di sini, seenaknya masuk masuk ke rumah orang tanpa minta ijin". " maaf pak angga kami di suruh langsung dari pak arya untuk menjemput non nadia dan mengantarnya ke rumah kakek dan neneknya non nadia". "dasar adik iparku kurang ajar, main jemput jemput anak saya seenaknya". " maaf pak angga tapi asal pak angga tau, ini juga adalah perintah langsung dari kakek jaya, kakeknya non nadia"....
...mendengar nama mertuannya, membuat nyali ayahnya nadia menjadi ciut. ia tidak bisa berbuat apa apa selain mengijinkan om deni dan mas aldi membawa nadia pergi ke rumah kakeknya. nadia juga mengajak kucing kesayangannya dudut untuk ikut bersamanya ke rumah kakeknya. ia melakukan hal tersebut karena ia takut dudut nantinya akan dipukul sama ayahnya ketika ia berada di rumah kakeknya nanti....
...di mobil sambil memeluk dudut, nadia menangis ketakutan. ia berusaha di tenangkan mas aldi. mas aldi tau betapa menderitanya nadia. ia selalu menjadi objek kekesalan orangtuanya. baik ayah atau ibunya sama sama membenci nadia. hanya om arya, tante laras istri om arya , bagas anaknya om arya sekaligus sepupunya nadia dan kakek neneknya nadia dari pihak ibunya saja yang baik dengan nadia. mereka sendiri tidak tau kenapa orangtua nadia begitu membenci nadia. berbeda dengan nadia, adik nadia satu satunya yang bernama nana sangat di sayang kedua orangtua nadia. ayah nadia bahkan selalu menyebutkan nana sebagai putri semata wayangnya di depan teman temannya. padahal ayahnya mempunyai satu putri lagi yaitu nadia. dan selama ini dari bayi sampai besar, hidup nadia hanya di biayai oleh kakek dan neneknya. mulai dari makan, sekolah, kursus , keperluan sehari hari sampai biaya rumah sakit kalau nadia sakit pun kakek dan neneknya yang membiayai . kedua orangtua nadia tidak pernah sama sekali membiayai hidup nadia. jadi di ibaratkan nadia hanya tinggal serumah bersama ayah dan ibunya tetapi hidupnya di biayai kakek dan neneknya dari pihak ibunya. 30 menit kemudian nadia sampai di rumah kakek dan neneknya. ia di sambut neneknya karena kakeknya masih di kantor. nadia menangis sejadi jadinya. neneknya juga ikut menangis. ia meminta nadia untuk pindah ke rumahnya. dan nadia pun setuju. ia sudah tidak tahan lagi di siksa ayahnya di rumah. setelah membantu mengangkat barang barang nadia, om deni dan mas aldi pamit pulang. om deni dan mas aldi juga memberikan nomor wa mereka agar kalau terjadi apa apa dengan nadia , nadia bisa langsung menghubungi mereka. nadia mengucapkan banyak terimah kasih kepada om deni dan mas aldi karena telah membantunya....
...malam pun tiba. arin dan kak lee sedang video call. arin ingin meminta pendapat kak lee....
...arin : kak lee selamat malam...
...kak lee : malam arin...
...arin : kak lee aku boleh minta pendapat kak lee tidak ?...
...kak lee : mau minta pendapat apa dek ?...
...arin menceritakan masalah nadia ke kak lee. nadia yang memiliki suara emas tapi terhalang kemampuan menarinya yang seperti batu bata...
...kak lee : kenapa tidak kamu saja yang mengajarkan dia dance. siapa tau kalau dia di ajarkan oleh temannya sendiri dia menjadi lebih santai dan kemampuan menarinya menjadi meningkat...
...kak lee : justru kalau kamu yang mengajarkannya, malah mungkin dia menjadi bisa menari. secara kamu kan temannya sendiri. jadi nadia menjadi lebih santai dan tidak grogi. dengan begitu ketika nadia menari ia menjadi lebih lepas dan tidak ragu ragu...
...arin : memangnya seperti itu kak lee ?...
...kak lee : iya dek . berdasarkan pengalamanku beberapa trainee malah lebih cepat menghafal tarian yang baru di pelajari ketika di ajarkan oleh temannya sendiri. ketimbang ketika di ajarkan oleh mentornya. dan mereka selalu berlatih ulang bersama temannya di luar jam latihan. ...
...arin : oh seperti itu ya kak ...
...kak lee : iya dek...
...arin : oke kak terimah kasih atas sarannya bye kak lee...
...kak lee : eh kok main bye bye saja, tidak tanya hal yang lain gitu dengan kak lee...
...arin : memangnya kak lee mau aku tanyakan apa ?...
...kak lee : misalnya tanya keadaan kakak bagaimana , atau kakak sudah makan apa belum ?...
...arin : oke kak, sekarang aku tanya ke kakak ya, apa kabar kak ? kakak sudah makan apa belum ?...
__ADS_1
...kak lee : begitu dong , kakakkan jadi senang mendengarnya. oke akan kakak menjawab pertanyaan darimu. kabar kakak baik baik saja. dan kakak sudah makan tapi...
...arin : tapi apa kak ?...
...kak lee : kakak kangen soto ayam buatan mama dek arin...
...arin : kalau begitu nanti kalau kakak kembali ke indonesia saya akan minta mama untuk buatkan kakak soto ayam ya....
...kak lee : dengan sambalnya juga kan dek arin...
...arin : pasti dong kak lee...
...mereka terus mengobrol dan tertawa bersama. sampai tidak terasa sudah 2 jam mereka melakukan video call...
...arin : kakak aku sudah capek tertawa nih dan aku sudah mengantuk sekali. kita tutup video callnya sekarang ya kak. besok kita lanjutkan video callnya....
...kak lee : oke dek. selamat malam dek ...
...arin : selamat malam kak ...
...selesai video call dengan kak lee. arin langsung tidur karena ia memang sudah sangat mengantuk. sementara itu di tempat lain terlihat ada seorang 2 pria yang sedang berbincang. ...
..."akrab sekali kamu dengan arin". "iyalah aku dan arinkan teman jadi ya pasti akrab". "yakin cuma teman ? tidak lebih". "ya ialah memangnya kenapa ? kamu cemburu ?". "aku tidak suka melihat kamu dan arin sangat akrab". "saya dan arinkan teman jadi kalau akrab itu wajar , lagipula memang kamu siapanya kami kok larang larang aku dan arin buat akrab ?". ...
...dengan wajah sinis, pria tersebut pergi meninggalkan kak lee. sementara kak lee hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala....
..."heem dasar gila, kenapa coba saya bisa berteman dengan orang gila itu"....
...dan di tempat lain terlihat seorang pria yang sedang tertidur sambil mengigau...
..."ampun ampun, maafkan aku, ampun maafkan aku, aku memang yang menjadi penyebab kematianmu, maafkan aku, tolong pergi dengan tenang , tolong ampuni aku , jangan ganggu aku"....
...teman di sebelahnya berusaha membangunkannya...
..."firman bangun, firman bangun, sadar firman, firman kamu cuma mimpi, firman bangun"....
...firman segera sadar dari mimpinya...
..."adit dia datang lagi, dia menghantuiku, dia mau menuntut balas denganku, dia belum bisa memaafkanku, aku harus bagaimana adit ?". "kamu minum air putih ini dulu firman supaya kamu lebih tenang". ...
...setelah firman lebih tenang , firman pun bercerita kepada adit....
..." adit setelah sekian lama ternyata dia belum bisa memaafkanku , dia masih menuntut balas kepadaku, dia menginginkan kematianku". ...
...dengan tenang adit berusaha memberikan solusi...
__ADS_1
..."firman kamukan sudah lama tidak berziarah ke makamnya, bagaimana kalau besok kita berziarah ke makamnya sekaligus kita meminta maaf kepadanya". "iya adit besok aku akan berziarah ke makamnya , adit aku takut". "sudahlah firman kamu sekarang tenang saja dulu, sekarang kamu tidur saja lagi tapi kamu jangan lupa berdoa sebelum tidur, malam ini aku akan berjaga untuk menjagamu". "terimah kasih adit". ...
...adit hanya bisa memandang ke arah langit langit kamar kos. ia mengingat semua kesalahan yang pernah sahabatnya firman lakukan. dan kini sepertinya sahabatnya mulai mendapatkan karma dari perbuatnya di masa lalu....