
...di malam harinya firman yang sedang tertidur tiba tiba merasa sangat ingin buang air kecil. ia segera berjalan menuju ke kamar mandi. tapi entah mengapa, rasanya jalan dari kamar ke kamar mandi terasa sangat jauh, tapi dia berfikir mungkin karena dia berjalan dalam keadaan setengah mengantuk saja makanya rasanya jarak antara kamar dan kamar mandi terasa sangat jauh dan lama. setelah selesai buang air kecil ia pun kembali ke kamarnya namun sama seperti saat ia pergi ke kamar mandi, perjalanan kembali ke kamarnya pun terasa sangat lama dan jauh. tetapi lagi lagi dia masih berfikir hal yang sama, mungkin karena dia berjalan sambil masih mengantuk saja makanya jalannya terasa lama dan jauh. setelah sampai di depan kamar kosnya ia masuk ke dalam. namun saat masuk ke dalam kamarnya ia justru sangat terkejut karena ia bukan sedang berada di dalam kamarnya melainkan di dalam sebuah hutan. dan kali ini dia yakin kalau dia tidak sedang bermimpi....
...pada saat ia akan kembali untuk membuka pintu tiba tiba pintu kamarnya menghilang. kak firman benar benar bingung harus bagaimana akhirnya ia memutuskan menyusuri hutan tersebut untuk mencari pertolongan. setelah menyusuri hutan dengan cukup lama , akhirnya ia berhenti di sebuah danau. ia melihat seorang anak perempuan yang sangat cantik sedang berdiri sendirian. karena penasaran kak firman mendekati anak tersebut...
..."adek sedang apa malam malam di sini ?"....
...dengan wajah sinis anak tersebut melirik ke arah firman sambil menjawab...
..."om sendiri sedang apa malam malam sendirian di sini ?"....
...kak firman yang kebingungan harus menjawab apa hanya tersenyum sambil menjawab...
..."om juga tidak tau kenapa om bisa berada di sini , tau taunya tiba tiba om sudah ada di sini"....
...anak tersebut tersenyum ke arah kak firman...
..."nama om siapa ?". "nama om firman ardiansyah, panggil saja om firman". "nama kamu siapa anak cantik"....
...anak tersebut terdiam sambil tersenyum...
..."aku tidak punya nama om"....
...mendengar pernyataan dari anak tersebut membuat pikiran firman di penuhi rasa penasaran...
..."adek cantik kok tidak punya nama ? maksudnya ?". "iya om dari kecil aku sudah berada di sini dan aku tidak tau siapa namaku". "di mana orangtuamu sayang ?". "aku tidak tau om"....
...karena kasihan kak firman akhirnya memutuskan memberikan nama kepada anak perempuan tersebut...
..."heem bagaimana kalau om firman yang akan memberikan nama untukmu". "mau om firman , memangnya om firman mau memberikan aku nama apa ?". "heem karena wajahmu sangat cantik bagaimana kalau om firman memberikan namamu cantika di ambil dari kata cantik". "cantika, boleh om firman aku suka dengan nama itu". "oke mulai dari sekarang om panggil kamu cantika". "terimah kasih ya om, aku suka dengan nama pemberian dari om, oh iya om sepertinya sudah waktunya cantika pulang, sampai bertemu lagi ya om". "cantika tunggu, cantika kamu bisa tidak tunjukan ke om arah jalan mana kira kira yang bisa membuat om pulang ke rumah om "....
...cantika sambil tersenyum menunjukan arah ke kak firman...
..."om firman lurus saja terus sampai om firman menemukan sebuah cahaya, dan om firman tinggal masuk saja ke dalam cahaya tersebut, om jalan lagi terus, nanti pasti om kembali ke rumah om dengan selamat". "terimah kasih ya cantika sayang". "sama sama om firman"....
...sebelum kak firman pergi cantika memberikan sesuatu kepada kak firman...
..."om firman tunggu, aku mau memberikan ini untuk om firman ". "cantika memberikan om sebuah kalung ?". "iya om firman, om tolong simpan kalung pemberian cantika ini baik baik ya soalnya kalung itu berfungsi sebagai penghubung antara om firman dan cantika, kalau kalung itu menghilang maka selamanya cantika tidak bisa lagi bertemu dengan om firman". "oh begitu ya sayang , terimah kasih ya cantika sayang , om firmam berjanji akan menyimpan dan menjaga kalung pemberian cantika selamanya , agar om firman dan cantika bisa bertemu kembali suatu hari nanti , sekali lagi terimah kasih ya sayang". "sama sama om dan selamat tinggal om sampai bertemu lagi"....
...tiba tiba cantika menghilang dari hadapannya dan sontak hal tersebut membuat firman terkejut luar biasa namun firman tiba tiba mengingat sesuatu ia memiliki kalung pemberian dari cantika tadi, sehingga suatu hari nanti pasti ia dapat bertemu kembali dengan cantika. firman berjalan lurus sesuai petunjuk dari cantika dan benar saja ia menemukan suatu cahaya. kak firman lalu masuk ke dalam cahaya tersebut....
...kak firman tiba tiba terbangun dari tidurnya sambil berteriak menyebutkan nama cantika. sontak hal tersebut membuat bingung adit temannya...
..."cantika ? siapa tu firman ? salah satu korbanloh yang lain ?"....
...firman yang baru sadar akhirnya menyadari kalau tadi ia hanya bermimpi...
..."oh ternyata saya cuma bermimpi to ". "iya loh cuma mimpi makanya cepat mandi sana terus cepat berangkat kerja, sudah siang nih". "iya iya cerewet"....
...tiba tiba firman merasa ada sesuatu di tangannya dan ternyata benar itu adalah sebuah kalung pemberian dari cantika tadi...
..."kalung ? ini kan kalung dari cantika tadi ? berarti kejadian tadi itu nyata, aku bukan hanya sekedar bermimpi "....
...firman segera menyimpan kalung tersebut di suatu tempat rahasia yang aman...
...sementara itu di sebuah rumah yang megah dan mewah terlihat seorang wanita yang sedang bermain bersama kucingnya yang sangat gendut dan lucu bernama dudut. ia sedang sangat bingung. di satu sisi ia ingin menerima ajakan kakek dan neneknya untuk berobat ke amerika tapi di sisi lain ia tidak ingin meningalkan teman temannya di sini....
...dan di rumah arin ia baru saja selesai lari pagi dan ia sedang beristirahat namun tiba tiba ia mendapatkan video call dari kak lee...
__ADS_1
...kak lee : pagi arin...
...arin : pagi kak...
...kak lee : lagi ngapain rin ?...
...arin : aku baru selesai lari pagi kak , kakak sendiri sedang apa ?...
...kak lee : lihat dulu dong kakak sedang ada di mana ?...
...kak lee segera mengarahkan kameranya ke arah pemandangan di belakangnya dan hal tersebut membuat arin histeris dan senang...
...arin : kakak sedang ada di seoul forest ya...
...kak lee : iya, benar banget...
...arin : kakak pemandangan di seoul forest benar benar indah sekali, aku senang melihatnya...
...kak lee : kakak sedang jalan jalan ke sini tiba tiba kakak teringat dengan kamu arin jadi kakak memutuskan untuk melakukan video call denganmu...
...arin : kakak, kakak coba jalan jalan ke arah taman bunga itu , aku ingin melihatnya lebih jelas...
...walaupun arin sudah sering menonton video video berkeliling di seoul forest tapi tetap saja ia ingin melihatnya lagi melalui video call dengan kak firman...
...arin : melihat hal ini semakin membuatku ingin berjalan jalan ke seoul forest kak lee...
...kak lee : kakak janji deh, kalau kamu berkunjung ke seoul, kakak akan mengajakmu jalan jalan ke seoul forest...
...arin : kira kira kapan ya kak aku bisa menjadi trainee di korea dan bisa jalan jalan ke seoul forest ?"....
...mendengar hal tersebut membuat kak lee mengingat sesuatu...
...arin : memangnya kakak mau menyampaikan apa ke aku ?...
...kak lee : arin kakak mendengar berita bahwa PS.ENT akan mengadakan audisi online di indonesia...
...arin : benarkah itu kak, kapan kak ?...
...kak lee : kakak kurang tau tapi yang pasti dalam waktu dekat , sebaiknya mulai dari sekarang kamu harus semakin mempersiapkan dirimu untuk audisi online ini , oh iya jangan lupa kasih tau kabar ini kepada temanmu juga ya yang suaranya bagus itu loh, siapa ya namanya kakak lupa ?...
...arin : oh maksud kakak sih nadia...
...kak lee : iya sih nadia...
...arin : terimah kasih ya kak atas informasinya , aku berjanji pasti akan berjuang keras demi mengikuti audisi online ini...
...kak lee : semangat ya dek arin, oh iya dek arin jam istirahat kakak sudah mau selesai , nanti kakak lanjutkan lagi video callnya kalau kakak ada waktu , bye arin...
...arin : bye kak lee...
...arin benar benar senang mendengar kabar ini. buru buru ia segera memberitahukan kabar ini ke nadia...
...arin : pagi nadia...
...nadia : pagi arin...
...arin : lagi ngapain kamu nadia ?...
__ADS_1
...nadia : lagi santai santai sambil main main sama dudut nih arin, memangnya ada apa rin pagi pagi begini sudah wa aku ?...
...arin : aku mau memberi tahukan kabar yang gembira padamu nadia...
...nadia : kabar gembira apa arin ?...
...arin : aku mendapat kabar dari kak lee kalau PS ENT. akan mengadakan audisi online di indonesia dalam waktu dekat. aku mau ikut, kamu juga harus ikut ya...
...nadia : benarkah itu ? aku mau ikut juga arin, terimah kasih ya atas informasinya...
...arin : sama sama nadia...
...nadia : oh iya arin ada yang ingin aku bicarakan padamu...
...arin : apa itu nadia ?...
...baru saja nadia akan berbicara dengan arin,tiba tiba dari arah luar, mamanya arin memanggil arin untuk sarapan pagi...
...arin : nadia mama aku panggil aku untuk sarapan dulu...
...nadia : oh iya tidak apa apa arin kamu sarapan saja dulu. nanti saja aku ceritakan masalahku...
...arin : oke , bye nadia...
...nadia : bye arin...
...di tempat lain tetapi di waktu yang sama di sebuah apartement di kota seoul terlihat 2 pria sedang memandang sebuah lukisan yang baru saja selesai di lukis....
..."bagaimana hasilnya , kamu suka kan ". "astaga hyung gambar ini benar benat terlihat sangat nyata aku benar benar seperti sedang melihat nona mawarku secara langsung". "kamu puas tidak dengan hasilnya ". " aku sangat puas dengan hasilnya hyung, lukisanmu ini benar benar terlihat nyata, terimah kasih banyak hyung". "sama sama adikku , oke karena tugasku sudah selesai berarti kamu jangan merengek rengek lagi padaku untuk minta di lukiskan , telingaku bising setiap mendengar rengekanmu itu , benar benar sangat mengangguku". "oh tentu saja hyung aku tidak akan mengganggu dirimu lagi , sekali lagi terimah kasih hyung"...
...tiba tiba dari arah luar seorang wanita paruh baya datang ke arah mereka...
..."sarapannya sudah siap tuan tuan". "oh terimah kasih bibik , ayo kita sarapan bersama sekarang". "terimah kasih hyung"....
...mereka berdua bersama sama berjalan ke arah ruang makan. dan mereka begitu terkejut melihat menu sarapan pagi mereka hari ini...
..."mi ayam ? bibik membuat kan sarapan pagi kita mi ayam ?". "iya tuan muda aku sengaja membuatkan sarapan tuan muda hari ini mi ayam, agar dapat mengobati rasa rindu tuan sewaktu makan mi ayam berdua dengan nona anggun". "terimah kasih bibik tapi sepertinya suasana kurang tepat ". "kurang tepat, maksudnya tuan ?". "kali ini sayangnya aku bukan makan berdua dengan anggunku melainkan dengan adik sialanku ini "....
...mendengar hal tersebut membuat jacob kwon dan bibik tertawa...
..."sudahlah hyung daripada kamu sarapan sendirian, anggap saja aku ini adalah anggunmu dan kamu sedang sarapan bersama anggun"....
...mendengar hal tersebut membuat minwoo menjadi kesal dengan adiknya itu...
..." mau ku lempar kamu dengan botol kecap ini, enak saja kamu menyamakan dirimu dengan anggunku". " maafkan aku hyung , jangan marah ya, aku hanya bercanda , oke mari kita berhenti berkelahi dan mari kita lanjutkan sarapan pagi kita ini dengan penuh ketenangan"....
...di waktu yang sama namun di dimensi yang berbeda , terlihat seorang anak perempuan yang sangat cantik sedang berbicara dengan penuh semangat dan kebahagiaan dengan seorang wanita yang di panggilnya dengan sebutan mama...
..."mama mama tadi aku sudah bertemu dengan papa , mama benar ternyata papa memiliki wajah yang sangat tampan dan papa juga sebenarnya orang yang sangat baik". "tapi kamu tidak mengatakan hal yang sebenarnya kan dengan papamu ?". "tidak mama sesuai perintah mama , aku mengatakan kepada papa kalau aku tidak mempunyai orangtua dan aku tidak memiliki nama dan sesuai dengan keinginan dan harapan mama selama ini akhirnya papa sendirilah yang memberikan nama untukku, mama sekarang aku punya nama , mama tidak hanya akan memanggilku dengan sebutan sayang saja tapi mama juga bisa memanggilku dengan namaku juga ". "memangnya papa kamu memberikan nama kamu apa sayang ?". "papa memberikan nama aku cantika dari kata cantik, papa memberikan nama itu karena kata papa aku memiliki wajah yang sangat cantik". "oh seperti itu sayang". "iya ma, tentu saja aku cantik , kan wajahku ini menurun dari mama ". "iya sayang, wajah anak mama memang sangat cantik"....
...namun tiba tiba ekpresi wajah anak tersebut berubah menjadi sangat sedih...
..."sayang kok tiba tiba wajahmu menjadi sangat. sedih ?". "mama kira kira kapan ya kita bisa berkumpul bersama papa sebagai satu keluarga ?"....
...mendengar hal tersebut membuat hati mamanya juga ikut bersedih namun ia berusaha untuk tidak memperlihatkannya kepada putrinya. ia justru berusaha untuk menghibur anaknya...
..."sekarang belum waktunya untuk kita berkumpul bersama papa sayang tapi mama yakin suatu saat nanti pasti kita bisa berkumpul bersama papa seperti satu keluarga, oh iya kamu tidak lupakan memberikan kalung tersebut ke papa ?". "tidak ma, tadi aku sudah memberikan kalung itu ke papa sesuai dengan perintah mama ". "nah kalung itukan sudah berada di tangan papa , berarti mulai dari sekarang cantika dan papa sudah terhubung dan tidak akan terpisah lagi untuk selamanya". "iya benar ma mulai dari sekarang aku dan papa akan terhubung selamanya dan tidak akan terpisah lagi"....
__ADS_1
...mereka berdua pun berpelukan bersama dalam suasana penuh kebahagiaan...