
...pagi pagi sekali arin sudah mendapat pesan wa dari wini...
...wini : arin kamu sudah bangun belum ?...
...arin : sudah, memangnya kenapa ?...
...wini : dasar teman setan, bikin panik seharian...
...arin : loh kok kamu bilangin aku setan ?...
...wini : ya jelaslah , loh tu sudah bikin saya sama nadia panik tau tidak, mana status loh galau banget lagi. wa kita tidak di balas. gimana saya dengan nadia tidak panik banget. kita pikir loh tu mau bunuh diri...
...arin : lebay loh. saya tidak balas wa dari kamu dan nadia itu karena saya sedang sakit doang. jadi malas buat lihat sama balas wa...
...wini : sakit apa loh ?...
...arin : cuma kecapekkan saja karena latihan...
...wini : oh syukurlah. saya kira loh sudah mati...
...arin : enak saja loh...
...wini : ya sudah selamat beristirahat ya...
...arin : memang hari ini tidak latihan...
...wini : kata nadia latihannya besok saja soalnya...
...hari ini dia mau berziarah ke kuburan temannya terus mau ke rumah om dan tantenya....
...arin : oh begitu. oke. sampai jumpa besok. bye wini...
...wini : bye arin...
...di tempat berbeda terlihat seorang gadis dan kakek nenek serta para pelayannya sedang berziarah di makam teman gadis tersebut. mereka juga membersihkan makam tersebut serta tidak lupa mereka bersama sama mengirimkan doa kepada sang pemilik makam. selesai dari makam tersebut mereka segera menuju rumah sepasang suami istri. walau dengan perasaan sedikit takut dan cemas gadis tersebut tetap berusaha mencoba memberanikan diri untuk mendekati rumah tersebut, hingga seorang ibu ibu yang sepertinya art di rumah itu membukakan pintu pagar rumah untuk mereka....
..."selamat siang bibik". "selamat siang non , non ini sedang mencari siapa ya ?". "tante ira dan om hadi ada bik ?". "oh bu ira dan pak hadi sedang keluar non". "maaf sebelumnya tapi itu ada mobilnya ?". "oh tadi bapak sama ibu pergi naik taksi non". "seperti itu ya. oh iya kira kira om hadi dan tante ira pulangnya jam berapa ya ?". "wah saya juga kurang tau non kalau soal itu , tidak pasti soalnya sepertinya bapak dan ibu akan menginap di rumah saudaranya"....
..." oh begitu ya, kalau begitu saya pamit dulu ya bik". "iya non , oh iya ,non mau titip pesan apa sama bapak dan ibu , biar nanti bibik sampaikan ke bapak dan ibu kalau sudah pulang nanti". "heeem , bibik tolong sampaikan saja ke om hadi dan tante ira kalau tadi mawar dan kakek neneknya datang ke sini mau bersilahturahmi". "oh iya baik non". "terimah kasih bibik". "sama sama non"....
__ADS_1
...setelah gadis dan keluarganya pergi, bibik tersebut masuk ke dalam rumah. di dalam rumah terlihat sepasang suami istri yang sedang menunggu di ruang tamu....
..."imas tadi anak perempuan itu bicara apa ?". " nona tadi cuma mau mengatakan kalau dia ingin bertemu dengan bapak, ibu dan sekedar ingin bersilahturahmi dengan bapak dan ibu". "hanya itu ?". "iya bu". "ya sudah sekarang kamu bisa kembali ke belakang". "iya bu saya permisi dulu"....
...wanita paruh baya tersebut hanya bisa menghela nafas....
..."untuk apa penghianat itu ke sini"....
...sang suami berusaha untuk menenangkan sang istri...
..."bu jangan begitu, kalau ibu sedih dan menangis lagi, nanti anak kita tidak tenang di alam sana"....
...wanita yang di panggil ibu tersenyum sambil menghapus air matanya ia mengatakan...
..."bagaimana ibu tidak marah dan menangis kalau ibu melihat penghianat itu berkeliaran bebas dan tertawa bahagia, sementara putri kita sudah pergi meninggalkan kita untuk selamanya dengan cara yang mengenaskan"....
...sang suami dengan sabar berusaha tetap tegar sambil juga mengusap air mata istrinya. sekilas ia melihat setangkai mawar di atas meja ruang tamu mereka...
...sepanjang perjalanan pulang, gadis tersebut hanya bisa melamun. pikirannya benar benar tidak tenang. ia yakin sebenarnya om hadi dan tante ira ada di dalam rumah. cuma mereka tidak mau keluar karena tidak ingin bertemu dengannya. tentu saja om hadi dan tante ira tadi masih sangat membencinya. padahal dulu hubungan om hadi dan tante ira sangat dekat seperti orang tua dan anak sendiri. bahkan dirinya sudah menemukan figur orangtua pada diri om hadi dan tante ira. tapi kini semuanya berubah. ya semuanya berubah karena kesalahaan besar yang di buat dulu....
...sementara itu di waktu yang sama namun di tempat yang berbeda. terlihat 2 orang pria tampan sedang berbincang di dalam sebuah apartemen....
..."hyung bagaimana kabarmu ?". "seperti yang kamu lihat sangat buruk". "tenang saja sebentar lagi skandal dating hyung akan menghilang dengan sendiri, tinggal menunggu waktu saja"....
..."yang aku maksud buruk itu bukan karirku, tapi". "tapi apa hyung ?". "sudah beberapa kali arin tidak mau mengangkat video call dariku, pasti dia sekarang sedang salah paham dan sangat marah kepadaku". ...
...teman dari pria tersebut hanya diam saja tanpa bisa berkata apapun karena sesungguhnya dia juga tidak tau harus berbuat apa. hingga tiba tiba salah satu dari teman teman mereka datang dengan tiba tiba dan memotong pembicaraan mereka....
..."akhir akhir ini kau terlihat semakin kurus , seperti kamu benar benar punya banyak pikiran ya minwoo"....
...dengan tatapan tajam minwoo membalas pertanyaan dari temannya itu...
..."dasar tidak sopan ,panggil aku hyung bodoh, aku lebih tua daripada kamu"....
...dengan wajah bahagia karena telah membuat temannya tersebut menjadi sangat kesal sang pria menjawab...
..."oke oke baiklah hyung aku minta maaf, jangan marah marah hyung nanti kerutan di jidatmu semakin bertambah banyak , oke aku tau apa yang sebenarnya sedang hyung pikirkan sampai sampai membuat badan hyung semakin kurus dan kerutan hyung semakin banyak , tenang saja sudah aku urus semuanya, semuanya sudah beres, dia sudah tidak salah paham dan sudah tidak marah lagi denganmu "....
...mendengar hal tersebut seketika membuat minwoo menjadi bahagia...
__ADS_1
..."apa yang kamu bilang lee ? apakah itu benar ?"....
..."tentu saja hyung, seperti biasalah, bukankah selama ini kalian yang selalu melakukan kesalahaan, dan aku yang selalu menyeselesaikannya"....
...dengan wajah kembali ceria, minwoo mengucapkan rasa terimah kasihnya yang sangat besar terhadap lee...
..."kamsahamnida lee, aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikanmu". "iya iya hyung gomawo, tapi bisahkah kamu jangan memasang wajah seperti itu, aku agak kurang nyaman dengan wajah dan tatapan matamu yang terlalu ceria itu kepadaku"....
..."oh maaf lee tapi aku terlalu bahagia". "tidak apa apa hyung"....
...sambil minum kopi mereka bertiga melanjutkan obrolan mereka...
..."begini dong hyung , kamu harus kembali semangat, jangan murung terus". "kemarin memang aku sama sekali tidak bisa tersenyum tapi sekarang aku dengan perasaan yang sangat bahagia tentu saja bisa tersenyum senang". ...
..."aku benar benar lega setidaknya nanti malam hyung bisa bekerja dengan pikiran yang tenang". "memangnya jadwal kita nanti malam apa ". "nanti malam hyung, aku dan austin hyung akan menghadiri acara reality show cooking with idol". "heem begitu, nanti malam pasti aku tidak terlalu di sorot karena pasti yang paling banyak di sorot itu austin karena cuma austin yang benar benar benar bisa memasak di antara kita"....
... "oh iya hyung, hyung tau tidak bintang tamu lainnya selain kita ?". "siapa ?". " beberapa member girls grup yang sangat cantik hyung". "ah aku sama sekali tidak tertarik berkenalan dengan mereka , hanya arin saja yang ada di hati dan isi kepalaku". "tapi yang ini pasti bisa membuat hyung terkejut". "memangnya dia siapa ?". " jang ji eun dari grup sweet candy". "apa jang ji eun wanita yang selalu mengejar ngejar cintaku itu ". "iya tepat sekali"....
...mendengar nama jang ji eun saja sudah membuat minwoo hampir pingsan. btw jang ji eun itu adalah seorang salah satu member idol grup sweet candy yang sangat menyukai minwoo. dia adalah visual di grupnya. dia bahkan menjadi salah satu idol grup dengan wajah tercantik di sana. jang ji eun sangat terobsesi dengan minwoo tapi minwoo sama sekali tidak tertarik dengan dirinya. sehingga setiap melihat jang ji eun minwoo selalu menghindarinya sebisa mungkin...
..."apa tidak bisa aku digantikan dengan member lain malam ini ?". "tidak bisa hyung dengan absennya hyung beberapa kali di beberapa acara membuat hyung tidak bisa absen lagi untuk acara ini". "astaga masalahnya ada jang ji eun, kalian tau kan dia sangat terobsesi denganku, aku takut ketika nanti aku bertemu denggannya dia akan melakukan hal yang aneh aneh yang menyebabkan menjadi skandal baru lagi". "heem maafkan aku hyung tapi tidak bisa"....
...lee yang melihat itu hanya tertawa...
..."yang sabar ya hyung, aku doakan nanti malam tidak ada lagi skandal yang kamu buat"....
..."sialan kamu lee"....
...lee dengan tertawanya yang keras keluar dari apartemen minwoo. sementara minwoo sakit kepala karena harus bertemu dengan nenek sihir bernama jang ji eun itu nanti malam....
...sementara itu di sebuah asrama girls grup sweet candy terlihat seorang gadis yang sangat cantik sedang belajar memasak bersama temannya...
..."ya ampun ji eun telurnya sudah gosong tapi kamu belum membaliknya". "astaga benar aku lupa ya ampun telurnya sudah gosong". "ji eun nanti malam biar aku saja yang masak, kamu jangan masak, kamu cukup memotong bumbu saja, kalau kamu yang memasak nanti hasilnya hancur lagi". "tidak unnie min ji nanti malam minwoo oppa akan datang juga, aku harus menunjukkan kepiawaian ku dalam memasak agar dia terkesan"....
...gadis yang bernama minji itu hanya mengelus dada melihat tingkah temannya itu...
..."ji eun kalau kamu tetap nekat buat memasak nanti malam, bukannya membuat minwoo oppa terkesan yang ada kamu malah membuat satu ruangan terbakar karena cara kamu memasak seperti ini, sudah nanti malam biar aku dan eunbi unnie saja yang memasak". "iya iya"....
...sambil membereskan dapur, mereka berdua asyik mengobrol membicarakan minwoo...
__ADS_1
..."ji eun aku boleh tanya sesuatu ke kamu tidak ?". "boleh saja unnie minji , memangnya unnie mau tanya apa ?". " ji eun kenapa sih kamu terobsesi sekali dengan minwoo padahal kamu sudah tau minwoo sama sekali tidak menyukaimu , kamu kan banyak yang naksir, banyak idol idol pria lain yang secara terang terangan menyukaimu ,tapi kenapa sih kamu mesti terobsesi dengan minwoo ?"....
...ji eun hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari temannya itu...