Ikatan Yang Tidak Akan Putus

Ikatan Yang Tidak Akan Putus
Episode 4:Bertemu Dengan Bawahan Ibunda


__ADS_3

Setelah Xavie, Arthur, Dexter dan Hanna sudah sihat, mereka pun pergi mengelilingi pulau untuk menunjukkan apa yang ada di Pulau itu. Namun, di saat Puteri Fantasia menunjukkan apa yang ada di Pulau ini, Xavier melihat ada bayang-bayang yang agak banyak sedang mengintai mereka.


Xavier melihat ada 4 orang musuh yang menyergap kami dari belakang. Xavier dengan segera menyuruh kami untuk mengelak serangan itu. Kemudian, Xavier pun segera membuat serangan balasan terhadap mereka. Namun begitu, puteri Fantasia seolah-olah sudah mengetahui mereka sejak dulu lagi.


Salah seorang bernama Alexi. Alexi pun seolah-olah mengenali Puteri Fantasia.


Alexi bertanya kepada Puteri Fantasia, "Puteri Fantasia? Adakah itu kamu? "


"Alexi? Adakah itu kamu? Dan saya bukan puteri tapi saya Fantasia. " Jawap Puteri Fantasia.


Alexi pun berkata, "Mustahil kamu bukan puteri! Nama ibu kamu, Ratu Epifania, kan? "


"Saya tak ingat, tapi saya ingat siapa yang pernah bermain dengan saya dahulu. " Ujar Puteri Fantasia menjawab soalan yang diberikan oleh Alexi.

__ADS_1


*Tidak semua ingatan puteri Fantasia dihapus. Dia cuma tk ingat asal usul dia saja. Tapi dia ingat kenangan dia waktu kecil dahulu.


"Yang gunakan panah itu, Alby kan. Yang gunakan keris, Casildo. Dan yang menggunakan kerambit itu, Delana. " Ucap Puteri Fantasia.


Semuanya terkejut dan mengangguk sahaja.


"Fantasia, macam mana kamu tahu nama mereka berempat? " Ujar Ramond dan Xavier serentak.


"Mereka itu selalu belajar silat dengan saya semasa saya berumur kurang lebih 4 tahun. "


Semua yang ada di situ tercengang dan tidak percaya perkara yang dikatakan oleh Puteri Fantasia itu. Namun, mereka harus percaya bahawa itulah kebenaran yang sebenarnya.


"Puteri Fantasia? Ayuh kita berlutut untuk menghormati beliau. " Ujar Delana kepada sahabat-sahabatnya. Namun, Delana dengan tidak sengaja melemparkan kerambit nya dan mengenai kaki Casildo hingga terluka dan mengeluarkan banyak darah.

__ADS_1


Casildo pun menjerit kesakitan sambil menjerit, "AH!!!. " Puteri Fantasia yang melihatnya pun terus mengarahkan Alexi dan Alby untuk membawa Casildo pulang ke kediaman puteri.


Mereka yang mendengarnya pun terus mengangguk dan segera membawa Casildo pulang ke rumah.


Setelah sampai ke rumah, mereka pun terus meletakkan Casildo di atas katil yang telah Puteri Fantasia sediakan. Setelah meletakkan Casildo, Puteri Fantasia pun terus membuat Casildo pengsan supaya apabila Puteri Fantasia menyembuhkan luka itu, Casildo tidak menjerit kesakitan yang akan menyebabkan luka itu makin teruk.


Setelah Casildo pengsan, Puteri Fantasia pun segera menyembuhkan Casildo dengan dibantu oleh Ramond kerana manusia setengah duyung mempunyai kuasa penyembuhan yang sangat besar. Setelah menyembuhkan luka Casildo, Puteri pun langsung berehat.


Puteri Fantasia bertanya kepada Alexi, "Alexi, kamu dari mana sebenarnya ni? Saya dapat rasakan aura yang agak lain dari kamu berempat ini. "


"Kami dari kerajaan Langit sebenarnya. Kami pergi ke situ untuk mencari Puteri Fantasia. Namun, kami tidak menemui dia. Kemudian, kami pun pergi ke kerajaan darat. Namun, di sana juga, saya tidak dapat menemui Puteri Fantasia." Ujar Alexi.


"Kemudian, kami bertanya pada orang-orang kampung di kerajaan darat. Namun, mereka pun tidak tahu keberadaan puteri. Setelah itu, kami ternampak satu pulau yang agak aneh di mata kami. Kami pun terus pergi ke pulau ini. " Sambung Alexi.

__ADS_1


"Adakah setelah itu kamu menyerang kami kerana kamu rasa kami ini musuh kamu semalam? " Ujar Puteri Fantasia.


Alexi pun menjawab, "Betul tu, Puteri. "


__ADS_2