
Serangan yang dilakukan oleh Putera Ramond sangat sakit hingga membuat Puteri Fantasia pengsan. "Sudah pengsan kah? Baguslah kalau begitu. Senang kerja aku untuk membunuh mu, Puteri! Hahahahahhaha!!! " Ujar Putera Ramond sambil menertawakan puteri Fantasia yang sudah pengsan.
Namun begitu, belum sempat Putera Ramond membunuh Puteri Fantasia, semua yang ada di pihak Puteri Fantasia sudah menghilang dikarenakan Xavier menggunakan ilmu Telerpotasi.
"Kita biarkan Puteri berehat dahulu ya. Kalau kita ganggu dia, nanti tidak tenang dia. " Ujar Xavier.
Yang lain pun menjawab, "Baik, Xavier. "Setelah semua orang pergi ke bilik masing-masing, Alexi pun memanggil Xavier. " Xavier, kamu ke sini sebentar. Ada hal yang aku nak cakap dengan kamu. "
Xavier pun terus mengangguk dan segera pergi ke Alexi sambil berkata, "Ada apa Alexi? "
"Bener-bener tega ya, Putera Ramond. Sanggup dia hancurkan hati orang menyukai nya. Kalau aku jadi dia, aku tidak akan sanggup. " Ucap Alexi.
Xavier pun berkata, "Kalau saya jadi dia pun, saya tidak akan sanggup melukakan kan hati dia,apa lagi menghancurkan hati nya. "
"Entah lah, apa yang penting sekarang, kita harus menyembuhkan luka di hati nya itu. Kita semua harus menyembuhkan luka di hati nya hingga sembuh. Setuju? " Ujar Alexi kepada Xavier.
__ADS_1
Xavier pun berkata, "Saya setuju. Kita mesti menyembuhkan luka di hati nya itu hingga sembuh. Saya tak sanggup lihat dia menderita seperti itu. "
Setelah mereka berdua berbual-bual, mereka pun pergi ke bilik masing-masing untuk merehatkan diri setelah apa yang berlaku pada hari itu.
Keesokkan harinya, semasa Puteri Fantasia sedang berjalan-jalan bersama Alexi dan Xavier, Tiba-tiba, datang 3 orang yang ingin berjumpa dengan Puteri Fantasia.
"Hi.Adakah kamu bertiga memiliki tempat tinggal untuk kami? Kami sedang berjelajah di pulau ini, Tapi kami masih tidak menemukan tempat untuk dijadikan tempat tinggal. " Ujar lelaki yang berada di tengah tersebut.
"Kami memilik tempat tinggal. Kamu bisa tinggal di situ. Perkenalkan, saya Puteri Fantasia." Ucap Puteri Fantasia.
"Oh.Hi Atlas, Bannon dan Beatrice. Xavier, Alexi, boleh tak bawa mereka bertiga pergi ke rumah kita. " Ucap Puteri Fantasia. Xavier dan Alexi pun menjawab, "Baiklah, Puteri Fantasia. "
Xavier dan Alexi pun membawa mereka bertiga ke rumah Puteri Fantasia. "Di sini tempat kamu bertiga tinggal, ye. " Ujar Xavier.
"Baiklah.Nama kamu Xavier kan? Salam kenal Xavier! " Ujar Atlas. Xavier pun menjawab, "Ye, nama saya Xavier. Salam kenal. "
__ADS_1
Pada malam hari, mereka bertiga pergi ke sebuah hutan yang dekat dengan rumah Puteri Fantasia.
"Sepertinya dia puteri yang dimaksudkan oleh ibu ku. " Ucap Atlas. Bannon pun menjawab, "Iya, tuan. " "Cantiknya dia, tuan. Tuan boleh ajaknya berkencan seperti yang diberitahu oleh Ratu. " Ujar Beatrice.
"Bagus cadangan kamu, Beatrice. Bannon, v besok kamu kumpul kan semua orang ya. Saya ingin menyanyi untuk Puteri. "Ucap Atlas.
Bannon pun berkata, " Baiklah, tuan. "
Keesokan harinya, Bannon pun kumpulkan semua orang. "Xavier, Alexi, nanti boleh tak kamu ajak semua orang, kerana akan ada persembahan yang akan di lakukan. "
"Baiklah Bannon. Tapi, apa persembahan tersebut? " Ujar Alexi.
Bannon pun menjawab, "Kamu akan segera mengetahuinya. Sekarang, kamu perlu panggil semua orang dahulu. "
"Baiklah, Bannon" Ujar Xavier dan Alexi serentak.
__ADS_1