Ikatan Yang Tidak Akan Putus

Ikatan Yang Tidak Akan Putus
Episode 9:Penderitaan Seorang Anak


__ADS_3

Tiba-tiba, suara Atlas terdengar beserta suara tepukan tangan yang gemuruh oleh Bannon dan Beatrice.


"Sedap suara Puteri Fantasia bila menyanyi, ya. Salam hormat. " Ucap Atlas. Puteri Fantasia pun menjawab, "Jangan puji sangat. Nanti cair hati ni, " Putera Hatiku"."


Nama gelaran yang diberikan oleh Puteri Fantasia sungguh membuat semua orang terkejut. "Rasanya tak sampai sehari Atlas dan Puteri Fantasia"couple", tapi gelarannya sudah seperti orang yang sudah " couple "lama ya, Puteri Fantasia. " Ujar Beatrice.


Atlas yang mendengar gelaran itu pun terus memalingkan dan menutup mukanya kerana malu. "Beatrice, kena la panggil macam tu. Kan dah " couple"."Jawab Puteri Fantasia.


"Terima kasih sebab panggil saya macam tu, " Puteri Hatiku"."Ujar Atlas. Puteri Fantasia pun menjawab, "Sama-sama, " Putera Hatiku"."


"Puteri Fantasia, tolong jangan kata ayat itu di depan saya lagi. Saya rasa nak muntah. " Ujar Bannon sambil menutup mulutnya. Puteri Fantasia pun menjawab, "Baiklah, Bannon. Saya tidak akan ucap kata-kata itu lagi. "

__ADS_1


Pergi ke Puteri Fania, dia berasa marah kerana bukan dia yang dapat menjadi ratu, padahal Atlas itu bukan anak kandung ratu Estefania, melainkan "ANAK ANGKAT".Dia pun mengucapkan sebuah ayat yang akan merubah keluarganya sampai bila-bila.


" Cross my heart and hope to die, welcome to my dark side! "


Dengan seketika, Puteri Fania langsung manjadi orang yang sudah dikendalikan oleh amarah dan kebencian hingga dia menjadi jahat. Dia langsung menusukkan sebuah pisau pada ibunya hingga mati.


Pada esok hari, Atlas memanggil ibunya tapi tidak dijawab. Dia pun memerintahkan para pengawal untuk mencari Ratu Estefania. Namun, pengawal menemukan Ratu Estefania yand sudah tergeletak di atas katil dengan keadaan dadanya ditusuk oleh pisau.


"Ibu!!! Jangan tinggalkan Atlas, Ibu!!! Saya tak sanggup tinggalkan ibu!!! Ibu!!! Bangun, Ibu! Ibu!!! " Ujar Atlas sambil menangis meratapi kematian ibunya. Atlas terus menangis sambil memegang tangan ibunya. Tapi, Bannon segera menarik tangan Atlas.


"Atlas! Sudah lah tu! Jangan meratapi orang yang sudah tiada. Yang sudah pergi, biarkanlah pergi! " Ujar Bannon sambil menarik tangan Atlas.

__ADS_1


Setelah menarik tangan Atlas, Pengawal pun terus membawa mayat Ratu Estefania untuk ditanam. Singkat cerita, setelah mayat Ratu Estefania ditanam, Bannon dan Atlas pun mula berbual-bual.


"Sudah-sudah! Lagipun, upacara pelantikan kamu menjadi raja tidak boleh dibatalkan. " Ucap Bannon. Atlas pun menjawab, "Baiklah, Bannon. Nanti kamu tolong letakkan mahkota di kepala aku, ya. "


Bannon pun mengangguk dan terus mengajak Atlas untuk membuat upacara pelantikan untuk menjadi raja. Setelah siap melakukan upacara, Atlas, Bannon dan Beatrice pun segera pergi ke tempat tinggal puteri Fantasia


Puteri Fantasia yang menyambut mereka pun menyadari bahawa raut muka Atlas agak sedikit sedih. "Bannon, kenapa Atlas agak sedikit sedih? Ada sesuatu yang terjadi, kah? " Tanya Puteri Fantasia kepada Bannon.


Bannon pun menjawab, "Ibu kepada Atlas sudah meninggal akibat ditikam oleh seseorang. " "Oh, maaf saya bertanya. Semua boleh berehat dahulu, ya. " Ujar Puteri Fantasia.


Setelah Atlas, Bannon dan Beatrice pergi berehat, Puteri Fantasia merasa simpati kepada Atlas. "Kasihan pula aku melihatnya. Lebih baik aku jangan mengganggunya dahulu. Biarkan dia berehat dahulu lah. " Ujar Puteri Fantasia.

__ADS_1


Puteri Fantasia seorang yang mudah bersimpati dan suka menolong. Jadi, tidak hairan lah kalau dia mudah simpati kepada musuhnya sendiri.


__ADS_2