Indigo Starseed

Indigo Starseed
Bab 3 : Tentang Kelahiran Starseed


__ADS_3

Jiwa Anak Starseed berasal dari bintang-bintang di luar sistem tata-surya.


Banyak sumber yang mengatakan kalau anak starseed itu lahir ke dunia untuk menjadi seorang pembawa kabar tentang kehidupan lain di luar bumi. Biasanya, dongeng tentang alien, planet x, dan bahkan cerita-cerita tentang negeri langit kerap dibicarakan oleh mereka. Meski sebagian dari mereka mungkin pernah menolak pemikiran aneh tersebut, tetapi pada akhirnya mereka mulai mencoba menerimanya.


Di bawah ini adalah macam-macam kemampuan yang di miliki anak starseed.


–Memiliki Kepekaan Mata Batin.


–Daya Imajinasinya Tinggi.


–Senang Menggambar.


–Hobi Berpetualang.


–Tidak Senang Berorganisasi Tapi Sering Terkenal di Kalangan Organisasi.


–Senang Mengoleksi Benda Kuno.


–Bisa Melihat Hantu Tapi Tidak Suka Interaksi dengan Mereka.

__ADS_1


–Sering Cerita Pada Teman-Temannya Tentang Kehidupan di Luar Bumi.


–Bercita-Cita Menjadi Astronot.


–Sangat Ingin Berjumpa Tuhan.


–Pandai Memimpin Meski Tak Suka Dianggap Pemimpin.


–Sering Bicarakan Pastlife dan Reinkarnasi.


–Menganggap Semua Agama itu Baik.


Omong-omong, aku sendiri terkadang masih suka menyangkal semua hal itu. Aku sudah mencoba melakukan pencarian di internet mengenai hal ini dan malah menemukan banyak kecocokan pada diriku.


Sewaktu kecil, aku suka menganggap diriku adalah seorang pendatang di dunia ini dan berpikir kalau aku berasal dari planet lain yang jauh di sana.


Waktu itu, aku sangat suka mengamati tingkah pola orang-orang di sekitarku dan membayangkan diriku tengah mendokumentasikan hal tersebut. Aku suka mengamati ekspresi orang lain ketika mereka senang, sedih, tertawa, berbohong, marah, kecewa, jatuh cinta, dan hal lainnya. Namun, tak jarang seseorang menjadi merasa tidak nyaman karena itu dan sampai menegur agar aku berhenti terus menatap dirinya.


Sebelumnya, aku menceritakan soal kunjunganku ke salah satu planet di Andromeda dan menemukan sebuah kota peradaban maju di sana. Kali ini, aku akan menceritakan soal peradaban lain yang tidak kalah menarik dengan yang sebelumnya. Peradaban kali ini sedikit unik karena yang kutemui adalah sebuah ras yang mirip dengan binatang tupai dan memakai pakaian astronot.

__ADS_1


'Tupai Astronot' adalah sebutan yang kuberikan untuk mereka.


Tupai Astronot, tinggal di suatu planet yang mana memiliki durasi waktu malam yang sangat panjang.


Ketika aku mengunjungi kota mereka, aku melihat bangunan-bangunan atau tempat tinggal yang mereka miliki terbilang cukup unik. Yaitu, bentuk setiap bangunannya adalah bulat atau kubah bulat.



Tupai Astronot suka sekali mengumpulkan bebatuan yang bersinar dalam kegelapan. Bebatuan bersinar sangat bermanfaat bagi kota mereka yang berada di planet yang memiliki durasi malam sangat lama. Bebatuan ini memiliki macam-macam warna dan sangat indah menghiasi hampir di seluruh tempat.


Namun, hal yang paling menarik adalah soal matahari yang menyinari planet mereka. Matahari yang menyinari bumi biasanya terbit dari timur dan terbenam di barat. Sementara, matahari yang menyinari planet ini selalu diam di posisinya berada dan tertutup oleh sebuah planet lain.


Jadi, siang hari baru muncul ketika gerhananya sudah berakhir. Itu pun tidak lama karena matahari tersebut tertutup kembali setelah sepuluh jam berlalu.


Untuk lebih jelasnya, siang hari hanya berdurasi sepuluh jam saja. Sedangkan, malam harinya itu selama tujuh hari menurut hitungan waktu bumi. Meski begitu, hal ini tidak menjadi masalah karena di planet ini terdapat banyak bebatuan bersinar.


Karena itu, wajar saja planet ini begitu terang benderang ketika dilihat dari planet lain. Itu karena sembilan puluh persen permukaannya dipenuhi oleh batuan bersinar.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2