Ini Sengaja Aku Nitip Sini Dulu Ya Geys Nama Aku Yota:)

Ini Sengaja Aku Nitip Sini Dulu Ya Geys Nama Aku Yota:)
Bab 17


__ADS_3

*BAB, 17, DI HADANG OLEH ORANG SURUHAN?*


saat mereka sedang di perjalanan pulang, ada segerombolan orang yang menghadang mereka


"Mundur sayang, biar aku yang lawan" ucap juan yang sambil menghalangi jani


"10 lawan 1 seimbang lah" ucap kata laki-laki itu


"LAWAN KITA HANYALAH MAIN-MAIN"


"Hahahaha ya benar-benar"


Juan sudah mengepalkan tangannya dan *BRUGHH* sebuah pukulan keras dari juan yang mengakibatkan lelaki itu tidak sadarkan diri


9 orang itu pun langsung mengkroyoki juan, tapi dengan sigap juan menangkis pukulan dari mereka, dan dengan cepat juan menghabisi nya


Tapi ada satu lelaki yang menatap ke arah jani lalu dia pun memegangi tangan Jani,


"HAHAHAHA CEWE MU SEKARANG BERADA DI TANGAN KU" ucap lelaki itu


"SAYANG!!" Panggil juan dengan panik


Pria itu pun memegang pipi jani dan ingin menciumnya, tapi dengan sigap jani menampar lelaki itu hingga lelaki itu jatuh ke bawah, dengan kesempatan seperti itu jani pun menendang lelaki itu


"dasar pria bajingan" ucap jani


juan pun masih sibuk mengurusi musuh nya itu dan *bughh* pukulan keras untuk lelaki satu itu dan mereka pun merasa sudah kalah


"MAAF KAN KAMI TUAN JUAN, KAMI HANYA DI PERINTAH OLEH TUAN MR.HAMZAH" ucap lelaki itu yang membuat juan diam sejenak lalu tiba-tiba dia teringat dengan hamzah


"kami di suruh untuk menghadang tuan juan dan istrinya supaya kami bisa membawa Anjani" ucap lelaki itu


"APA!!" jawab juan dengan kaget


"TIDAK AKAN KU BIARKAN"


"Kami juga tidak tahu tuan, bahwa yang dimaksud Mr. Hamzah, dan kami juga tidak tahu bahwa musuh mr.hamzah adalah juan narendra seorang mafia" ucap lelaki itu yang sambil menunduk

__ADS_1


"mafia?" tanya jani


"Aku jelasin nya di rumah aja ya" ucap juan


"PERGI KALIAN DARI HADAPAN KU, ATAU AKAN KU BUNUH KALIAN SEMUA" teriak juan yang membuat 10 lelaki itu lari terbirit-birit


*BAB, 18, MENJELASKAN*


mereka pun sudah sampai di mansion milik juan lalu jani pun langsung duduk di sofa


"Aku bakal jelasin semuanya" ucap juan yang duduk di depan Jani sambil jongkok


Juan pun menghela nafas dalam-dalam dan menceritakan semuanya


#flasback


"di saat kita pacaran waktu kamu masih 3 SMP, aku sempat di hadang juga oleh beberapa preman.. tapi aku mampu melawannya hingga.. ada seseorang yang melihat kejadian itu yaitu philip dia meminta kepada ku untuk mengajari nya supaya bisa pintar dalam hal bela diri, lalu aku pun mengajari nya bela diri dan seiring nya waktu kita pun menjadi sangat akrab dan menjadi teman dekat.. asal usulnya aku menjadi mafia karena dulu nya aku dan philip, mempunyai banyak musuh di mana-mana dan satu lagi ada yang mau ikut bergabung bersama ku yaitu javier, raka, thomas Mereka ikut bergabung dengan kelompok ku hingga saat ini kelompok ku menjadi kelompok yang paling di takuti dengan orang lain, banyak musuh kita dimana-mana terutama MR.hamzah dia musuh terbesar ku" ucap juan yang sambil menatap jani


"Lalu, kemanaaa philip, javier, raka?" Tanya jani dengan heran, karena bagi dia yang kelihatan hanya thomas saja


"hufftt maaf kan aku sayang, aku telah menutupi nya dengan rapat hingga kamu tidak tahu, bahwa di mansion ini memiliki ruang bawah tanah, apa kau mau ke sana?" Jawab juan dengan nada lembut dan tersenyum


"baiklah ayo" juan pun langsung menggandeng tangan jani dan melewati ruangan sepi dan gelap yang memakai lift


saat sudah sampai, semua mata pun kini tertuju pada anjani, dan memberikan hormat


"Selamat datang nyonya" ucap semua pelayan


jani pun hanya tersenyum manis ke arah pelayan itu


"Ayo ikut aku" juan pun mengajak jani ke tempat dimana tempat yang mereka suka berkumpul


"TUAN JUAN" panggil seseorang yaitu philip


"aku mengajak istri ku kemari, katanya dia bosan" ucap juan kepada philip


"AH, ADA ISTRI TUAN JUAN AYO LAH KITA SAMBUT" ucap philip kepada javier, raka, thomas

__ADS_1


"wahhh, kau sangat cantik nonaa" ucap javier kepada jani, lalu philip pun menyenggol lengan javier


"kau sudah bosan hidup ya" bisik Philip kepada javier


"APAA MAKSUDMU?" tanya juan kepada javier


"eh anu eumm tidak" jawab javier


"selamat datang tuan" ucap mbok siti kepada juan


"owhh iya, eum mbok aku minta tolong ajak istri ku untuk mengelilingi ruang bawah tanah ini ya, aku ada urusan sebentar" ucap juan lalu mbok siti pun mengangguk


"Kamu sama mbok siti dulu yah sayang" kata juan kepada jani


"Kamu jangan lama-lama yahh" jawab jani lalu juan pun mengiyakan dan tidak lupa memberi ciuman di bibirnya


Jani pun di ajak keliling oleh mbok siti


"mbok udah lama ya kerja di sini" kata jani yang membuka topik kepada mbok siti


"Haha iya non.. saya di perintahkan oleh tuan juan untuk bekerja di sini" jawab mbok siti dengan ramah


"owhh begitu.. ko di sini banyak chef ya, terus juga ada toko es cream" tanya jani yang belum tau


Mbok siti sempat tertawa kecil lalu berhenti di sofa yang berada di tengah-tengah


"non, sudah lama pacaran dengan tuan juan kenapa belum tahu" ucap mbok siti yang bingung karena jani dan juan sudah berpacaran sejak lama tapi jani tidak tahu


"iyya mbok, Juan aja baru cerita sekarang" jawab jani dengan polos nya


Mbok hanya tertawa kecil lalu menjelaskan


"nak juan itu dia sengaja membuat ini untuk ketika ada rapat penting saja.. apalagi dia kan seorang mafia yang di takuti dengan orang, dia mengadakan toko es cream dan chef makanan serba bisa itu untuk para sahabatnya.. dan mbok tidak tahu lagi, lebih baik nona tanyakan sendiri" jawab mbok yang sambil tersenyum manis ke arahnya


"ahh makasih ya mbok,"


"eum kalo mbok boleh tau memang nya non jani dengan tuan juan sudah berapa lama?" Tanya mbok siti

__ADS_1


"Kami berpacaran sejak aku masih kelas 3 SMP mbok, dan dia kelas 1 SMA.. dia rela menunggu aku hingga lulus SMA" jawab jani


Mbok siti dan jani pun menjadi sangat akrab karena cerita-cerita lainnya


__ADS_2