Invasion In Another World

Invasion In Another World
Chapter 2: penyerangan balik


__ADS_3

Di hari yg sama, Arka mendapatkan sinyal


"Kapten, aku menemukan jejak orang hilang lagi"


Lapornya


Kapten Connor memerintah:


"Tunjukkan lokasinya"


Arka mulai memberi tanda ke peta digital yg ada di markas


Lalu tempat yg diberi tanda mulai diperiksa dengan teliti oleh Arka


"Tempat ini disekitar tambang batu bara terbesar di Norland"


Ucap Kapten Connor sambil memegang dagunya


"Kapten, dengan korban yg terjadi barusan, aku menyarankan menggunakan posisi high ground dan beberapa orang tambahan"


Saran Zhao yg sudah memakai seragam Knight Force


Kapten Connor menyetujuinya


"Baiklah, Liv dan aku akan ikut serta dalam investigasi ini. Arka akan tetap tinggal"


Kata Kapten Connor


"Oh iya, Arka, gunakan satelit cadangan karena kita akan sulit menghubungi markas ketika dalam TKP"


Saran Meronga ke Arka


Arka menanggapi dengan acungan ibu jari yg sangat besar seperti badannya


"Menuju KA-X!"


Perintah Kapten


Anggota Knight Force hormat


"Baik, Pak!"


Seru mereka


Mereka mengambil sebuah helm dan berjalan menuju pesawat KA-X (Knight Aerial-X)


Sebuah pesawat yg cukup besar sebenarnya bisa menampung puluhan prajurit, tapi karena Knight Force adalah yg terhebat dari yg terhebat, empat orang saja sudah cukup


"Seluruh pasukan diminta untuk mengikuti Kapten Connor untuk menjalani, ini bukan pelatihan. Aku ulangi, seluruh pasukan diminta untuk mengikuti Kapten Connor, ini bukan pelatihan"


Ucap Arka dari megaphone di seluruh markas Knight Force


KA-X mulai lepas landas dengan suara yg sangat berisik layaknya pesawat Jet angkatan udara


Dan dari belakang, pasukan lain dari Knight Force juga mulai mengikuti KA-X dari angkatan darat maupun udara


Kali ini Zhao yg menyetir


"Ngomong-ngomong Zhao, tadi kau bilang kau pernah melawan Roneus di planet lain. Bagaimana bisa kau berada di planet yg jauh?"


Tanya Kapten Connor


Zhao dengan suka hati menjawab sebisanya:


"Aku bukan hanya bertualang antar negara saja, Kapten. Aku juga pernah bertualang antar planet dengan kekuatan dan teknologi. Ya, di zaman ini bertualang antar waktu saja sudah tidak asing"


Tiga Knight Force lainnya mengangguk-angguk


Dengan waktu lumayan cepat, mereka sampai di TKP


Zhao mendaratkan KA-X dengan sempurna, begitu juga dengan beberapa bala bantuan di belakangnya


Mereka pun turun dari KA-X, begitu juga dengan bala bantuan


"Aku mempunyai firasat bahwa seluruh penambangan telah hilang"


Kata Liv sambil menatapi jalan masuk ke tambang


"Oh, itu akan sangat tidak bagus karena jumlah penambangannya ada ratusan bahkan ribuan di tambang yg besar ini"


Lanjut Meronga dengan kesal


Kapten Connor mulai ke belakang dan memberikan perintah:


"Kalian semua akan menunggu kami memberikan sinyal. Jika kalian melihat ada yg mengancam nyawa kita, jangan ragu untuk menyerang. Kode hijau: semua yg lewat kawasan ini tanpa izin berhak ditembak. Formasi high ground"


Seluruh pasukan serentak menjawab dengan teriakan ala prajurit:


"SIAP, PAK!"


Kapten Connor, Meronga, Liv, dan Zhao mulai mendekati area penambangan dengan sangat hati-hati karena banyaknya jurang


Dari kejauhan sudah terlihat banyak mobil dan mesin-mesin yg berhenti bergerak dikarenakan tidak ada orang sama sekali yg menggerakkan


Mereka akhirnya sampai di bagian terbawah area penambangan, dimana banyak perkakas berserakan di jalanan


"Sebenarnya apa yg mereka incar?"


Gumam Kapten Connor


Zhao mulai menjelaskan:


"Mereka menculik orang-orang yg mempunyai kemampuan untuk dijadikan budak, Pak. Dan ini terdengar sangat hina karena kasus perbudakan di Bulos sudah tidak ada sejak ribuan tahun lamanya"


Dengan wajah tidak mengenakkan, Meronga menjawab:


"Ayolah, Zhao, jangan mengungkit-ungkit masa lalu Bulos yg suram"


Zhao pun menyanggahnya:


"Kenapa?! Aku hanya bilang mereka yg hina bukan kita"


"Ya, tapi dulu dark elf juga dianggap ancaman bagi para ras netral seperti manusia. Itu sangat rasis"


"Iya, dan manusia berkulit hitam dulu juga tidak dihargai, asal kau tau"


Melihat teman satu timnya berdebat, Liv mulai melerai mereka:


"Ayolah kalian, bukan saatnya berdebat!"


Sementara mereka bertiga masih sibuk berdebat, Kapten Connor sudah terlebih dahulu meninggalkan mereka


Kapten Connor membuka salah satu gubuk yg banyak bekas terbakarnya


"Hei, kalian! Kemari!"


Perintah Kapten Connor sambil melambai-lambai


Ketiga Knight Force pun berlari mendekati Kapten Connor


Mereka berempat memasuki gubuk tersebut


Dan didalamnya banyak sekali barang berserakan, tandanya ada kekacauan yg terjadi


Karena lampu pecah, mereka menggunakan senter untuk menyinari tempat tersebut


Mereka mulai mencari-cari sesuatu


"HALO!! APA ADA ORANG?!"


Teriak Kapten Connor


Dan dengan mata yg sangat amat tajam, Meronga menemukan pintu "rahasia" yg menyamar menjadi lemari baju


"Kapten, lihat yg aku temukan! Bantu aku, Zhao"


Meronga mulai menggeser lemari tersebut, dibantu Zhao


Dan sebuah jalan menuju goa yg dalam dan gelap terlihat


Di saat yg bersamaan, mereka mendapatkan panggilan dari Arka


"Kapten, aku menemukan tanda-tanda kehidupan di dalam sana. Cukup samar"


Lapor Arka


Kapten Connor menjawab:


"Dimengerti, kami segera menginvestigasinya"


Connor menengok ke Liv


"Siapkan peralatan medismu"


Perintahnya


Liv hormat sambil menjawab:


"Siap, Pak!"

__ADS_1


Zhao hendak berbisik ke Meronga untuk bertanya


"Iya, dia bagian medis, dan dia anggota paling muda di Knight Force"


Meronga menjawab dahulu sebelum ditanya


Zhao mengangguk tanpa harus bertanya


Knight Force pun mulai memasuki goa tersebut sambil mensenteri jalan yg ada di depan yg sangat gelap


Kapten Connor yg maju paling depan memberi aba-aba untuk berhenti


"Sebelum masuk lebih dalam lagi, siapkan senjata kalian"


Perintah Kapten dengan suara pelan


Zhao pun harus maju paling depan menemani Kapten, karena senjata Zhao berbasis jarak dekat


Sedangkan Liv dan Meronga paling belakang karena Liv medis dan Meronga bersenjatakan busur


Kapten Connor bersenjatakan palu dan tameng


Dikarenakan tempatnya sangat sempit, Zhao cukup sulit bergerak dikarenakan senjatanya yg terlalu panjang


Sedangkan tameng Kapten Connor yg menjadikannya sulit bergerak karena tameng tersebut cukup besar


Jalan mereka semakin lama semakin mendalam, tanda mereka sedang berada di dalam Bulos


Tapi goanya pun semakin melebar, tanda tempat tersebut memang dibuat untuk bersembunyi


Dan di saat yg tidak tepat, mereka melihat sebuah makhluk aneh sedang berdiri membelakangi Knight Force


Makhluk tersebut menengok ke belakang dan berteriak:


"PENYUSUP!"


Meronga segera memanah mulut makhluk tersebut hingga tewas


"Itu Alien Roneus!"


Teriak Zhao


Puluhan alien Roneus mulai keluar entah dari mana


"Liv, Meronga, jaga jarak kalian!"


Perintah Kapten Connor sebelum berlari maju untuk menyerang alien Roneus, diikuti Zhao


Pertarungan pun terjadi, ketiga Knight Force mulai bertarung, sedangkan Liv hanya bertugas sebagai support yg mengobati


Para alien Roneus menggunakan pedang laser yg amat canggih, sedangkan Knight Force hanya menggunakan senjata kuno dengan kekuatan sihir walau Bulos sudah bisa disebut lebih maju dari Bumi kita


Karena tempatnya agak sempit, Alien Roneus hanya bisa menyerang secara bergantian


Salah satu Alien Roneus menyerang Kapten Connor, tapi Kapten Connor sudah terlebih dahulu menameng


Meronga memanah kepala Roneus tersebut, tapi kali ini Roneus hanya terlempar jauh ke belakang dan belum mati


Salah satu Alien Roneus juga mulai menyerang Zhao, tapi Zhao menahannya dengan gagang tombaknya


Alien Roneus berhasil menekan pedangnya agar Zhao semakin terdorong


"Sial! Mereka sangat kuat dalam hal fisik!"


Ujar Zhao


Zhao menendang Roneus tersebut dan melempar tombaknya


Tombak tersebut menancap Roneus tadi hingga tewas


"Zhao! Menunduk!"


Perintah Liv


Liv mengeluarkan sihir angin tajam yg bahkan bisa memotong batu sekalipun


Angin tersebut hanya mendorong beberapa Alien Roneus bagian depan dan melukai mereka dengan cukup parah


Tapi tidak ada satu pun yg tewas


Liv terkejut berat:


"Apa!? Mereka sekuat itu!?"


"Mereka bisa menaklukkan planet bukan tanpa alasan!"


Kata Zhao sambil berusaha menusuk-nusuk Alien Roneus yg berani maju


Perintah Kapten Connor


"Siap, Pak!"


Jawab semua KA-X


Mereka berempat mulai lari keluar dari goa rahasia, tapi Alien Roneus juga mengejar mereka


Kapten mulai menekan tombol di jam canggihnya


Sementara itu dari luar, seluruh bala bantuan mendengar bunyi "beep beep" dari jam canggih mereka juga


"Itu sinyalnya! Siapkan senjata dan pertahanan posisi!"


Ucap salah satu pasukan


Beberapa pasukan masuk ke Knight Mobile mereka yg berbeda bentuk dan jenis


Mereka yg masuk KM mulai menyiapkan senjata KM mereka


Setelah menekan beberapa tombol, KM berubah ke mode tempur dengan bentuk yg hampir berbeda dari yg sebelumnya


Semua sudah bersiap siaga untuk menyerang musuh yg akan datang


Mulai terlihat Kapten Connor berlari keluar bersama yg lainnya


"Hujan api!"


Teriak Kapten Connor


Keempat Knight Force langsung tiarap


Kapten Connor menggunakan sihir dan tamengnya untuk membuat barrier untuk melindungi dia dan yg lainnya


Seluruh KM mulai menembaki semuanya, tanpa terkecuali


"Hancurkan pintu gubuk di belakang kita juga!"


Perintah Kapten Connor


"Tunggu, Kapten! Bagaimana cara kita menyelamatkan mereka yg ada di dalam?!"


Tanya Zhao yg malah panik


Kapten Connor menjawab:


"Nanti kujelaskan, sekarang kita kabur dari sini dulu! Meronga, kita akan bergerak dan kau akan melindungi arah jam 6 kita!"


"Siap, Pak!"


Jawab Meronga


Para Knight Force mulai berdiri sambil menameng semua serangan dari pasukannya sendiri


"Kapten! Kalau begini terus kalian bisa terkena serangan!"


Ucap salah satu prajurit Knight Force


"Aku akan keluar dari sini dengan selamat, dan itu adalah perintah dari seorang kapten!"


Kapten Connor mulai berjalan maju


Sementara Meronga berjalan mundur karena dia bertugas melindungi bagian belakang mereka


"Akan kupertebal!"


Zhao menghentakkan tombaknya ke jalanan


Tiba-tiba lapisan barrier milik Kapten Connor bertambah tebal


"Aku juga akan membantumu agar bisa keluar, Kapten!"


Liv mengorbankan seluruh tenaganya untuk diberikan ke Kapten Connor agar dia bisa tetap membuat barrier tanpa kelelahan


"Alangkah baiknya aku juga membantu!"


Meronga memanahi Alien Roneus yg masih mengejar mereka


Panah yg dilontarkan Meronga meledak setiap kali mengenai target ataupun tidak


Sang kapten tersenyum bangga melihat anak buahnya

__ADS_1


"Terima kasih, kalian semua!"


Ucapnya


Perlahan-lahan, mereka mulai sampai di ujung


Beberapa prajurit Knight Force mulai membantu mereka untuk naik ke daratan yg lebih tinggi


Para Alien Roneus pun juga sudah tidak berani keluar


Yg ada di luar pun sudah hancur berkeping-keping akibat dihujani laser dan ledakan


Semua para Knight Force elit mulai terengah-engah akibat kelelahan, kecuali Zhao


Kapten Connor mulai berdiri walau masih kelelahan


"Kembali ke pesawat, kita buat rencana"


Perintah Kapten Connor


"Siap, Pak!"


Jawab semua Knight Force, bahkan yg keroco sekalipun


Sambil dibantu Zhao berdiri, Liv bertanya:


"Kenapa kau tidak kelelahan? Menjaga tameng sihirmu agar tetap menyala menggunakan banyak sihir, bukan?"


Zhao malah mengangkat bahunya sambil berkata:


"Entahlah, mungkin cincin yg diberikan kekasihku ini memiliki efek khusus"


Zhao menunjukkan cincin yg ada di jarinya


Zhao juga mulai membantu Meronga berdiri


"Ah, Arka pasti tau. Aku tidak terlalu pintar terhadap aksesoris penambah statistik"


Jelas Meronga


Mereka pun menuju ke pesawat secara bersamaan


Setelah di pesawat, semua Knight Force melingkari sebuah meja yg sudah menampilkan gambar hologram tentang tambang besar tersebut


Kapten Connor mulai menjelaskan:


"Aku sudah menerima informasi dari Arka tentang goa misterius itu. Goa tersebut awalnya sudah ada tapi bahkan penambang di sana tidak ada yg tau, anehnya. Goa tersebut bekas tambang bawah tanah yg sebelum ditutup selamanya dan diganti menjadi tambang batu bara yg kalian lihat sekarang"


Dia mulai menekan tombol dan hologram mulai menunjukkan isi dari goa misterius tadi


"Bisa kalian lihat, goa tersebut mengarah ke sebuah tempat yg sangat luas. Sayang jalan masuk sudah hancur akibat penyerangan kita tadi jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa. Petugas Zhao, bisa jelaskan kenapa para Alien Roneus tersebut bisa sekuat itu kulitnya?"


Semua Knight Force mulai melihati Zhao


Zhao pun menjelaskan:


"Siap, Pak! Para Alien Roneus mempunyai kulit yg kebal terhadap serangan sihir karena efek dari evolusi. Jadi begini, dulu Alien Roneus juga pernah memiliki kulit yg sama seperti kita, tetapi mereka berevolusi seiring mereka menguasai planet dan bertarung, dan di beberapa planet juga ada yg memakai sihir. Mereka awalnya juga terkalahkan oleh sihir, tapi fisik mereka makin lama juga semakin kuat terhadap sihir. Bagian diri mereka yg lemah adalah daging mereka, itu alasan kenapa Meronga berhasil membunuh satu Alien Roneus ketika ditembak mulutnya"


"Terima kasih, petugas Zhao. Sekarang kita-"


Ucapan Kapten Connor berhenti ketika dia mendapat panggilan


"Tunggu sebentar"


Kapten Connor memutar balik badannya dan berjalan menjauh dari meja


Selama beberapa saat, dia kembali


"Kabar buruk, semuanya, misi ini dibatalkan"


Ucap Kapten Connor yg membuat yg lainnya terkejut


"Ada alasan yg spesifik, Kapten?"


Tanya Meronga


"Atasan memberitahu bahwa lebih baik untuk ikut serta Knight Force lain dengan penyeledikan ini, dan karena musuh kita kali ini bukan hanya Alien Roneus saja. Beberapa yg ada di sini akan dikirim ke cabang Knight Force di negara lain... Dan hari ini hari terakhir kita bisa satu tim dengan Zhao"


Jawab Kapten Connor yg merasa berat hati ketika dia berkata soal nasib Zhao


Semuanya mulai melihat ke Zhao lagi


"Apa maksudnya, Kapten?"


Tanya Liv


"Aku menerima laporan bahwa Kahjilar sudah pulih, terima kasih atas obatmu, Liv, dan atasan juga sudah memberhentikan Zhao secara langsung"


Jawab Kapten Connor


Dia mulai menghela nafas berat


"Ini akibat dari aku tidak meminta izin perekrutan sementara ke atasan"


Semua terdiam setelah Kapten berkata tersebut


"Tidak, Kapten, ini salah kita"


Kata Liv


"Iya, aku dan Kahjilar juga yg meminta untuk menjadikan Zhao anggota sementara"


Lanjut Meronga


"Ya, nilai positifnya aku mendapat pengalaman petualangan yg sangat berharga lagi"


Lanjut Zhao


Semuanya pun tertawa bersama-sama


Malamnya


Zhao sudah menenteng barang bawaannya lagi di luar markas Knight Force


Di depan Zhao juga sudah ada para Knight Force elit yg ingin mengucapkan perpisahan


Zhao dan Kapten Connor bersalaman


"Walau cuman singkat, aku merasa dekat dengan kalian"


Kata Zhao sambil tersenyum


"Dan walau singkat juga, kami merasa terbantu"


Jawab Kapten Connor


"Sebelum itu, aku ingin memberimu sebuah ucapan terima kasih"


Kapten Connor menjentikkan jarinya


Liv maju ke arah Zhao sambil tangannya memegang seragam Knight Force dan jam tangan komunikasi


Liv memberikan seragam tersebut ke Zhao


"Anggap saja itu penghargaan dari kami karena telah membantu. Dan jam tangan tersebut bisa kau pakai ketika ada keadaan genting"


Jelas Kapten Connor


Zhao berusaha untuk tidak menangis


"T-terima kasih, semuanya. Aku tau ini bukan terakhir kalinya kita bertemu"


Ucap Zhao


Dia menerima seragam tersebut dari tangan Liv


"Hati-hati dengan petualanganmu, Zhao"


Ucap Meronga


"Terima kasih karena sudah menyelamatkanku, Zhao"


Ucap Kahjilar


"Aku akan ada dalam keadaan genting, Zhao, jadi kau bisa menghubungiku 24/7"


Ucap Arka


"Dan aku harap kau bisa menemukan jodohmu. Haha"


Ucap Liv


Mereka semua tertawa


"Baiklah. Terima kasih, semuanya. Arch Zhao, pamit undur diri"


Zhao pun melanjutkan petualangannya


Untuk bintang-bintang di langit, untuk cahaya di pagi hari, dan untuk kegelapan di malam hari, Zhao akan terus berpetualang mengelilingi dunia

__ADS_1


Takdirnya tidak ada yg tau, sama seperti kematian


Dan sampai sini baru saja permulaan dari awal cerita Zhao


__ADS_2