Invasion In Another World

Invasion In Another World
Chapter 4: malam telah tiba, waktunya penyerangan dimulai


__ADS_3

Zhao dan Noah keluar dari bar dalam keadaan segar


Walau Zhao meminum banyak alkohol, tapi dia tidak terpengaruh oleh alkohol tersebut alias dia tidak mabuk


"Baiklah, sekarang kita harus cari tempat penginapan. Kau tau tempat penginapan yg bagus di Troldeim El?"


Tanya Zhao ke Noah


Noah hanya mengangguk dan menunjuk kemana mereka akan pergi


"Pimpin jalannya, pendampingku"


Pinta Zhao


Noah tersenyum sembari ekornya bergerak, menandakan dia suka dipanggil pendamping, atau suka dipilih menjadi pemimpin


Pokoknya antara keduanya


Mereka berjalan selama kurang lebih satu setengah menit dari bar tadi


Walau tengah malam, suasana kota Troldeim El masih tetap terasa ramai, dari atmosfer maupun dari orang-orang yg benar masih berkeliaran


Sebelum Zhao sampai di sebuah penginapan, dia menyempatkan diri untuk menulis sebuah di sebuah buku kecil


Noah yg menyadari hal tersebut lebih memilih untuk tidak bertanya karena itu mungkin pribadi


Noah berhenti di depan penginapan yg dituju, begitu juga dengan Zhao


Zhao menaruh kembali buku kecilnya di saku jaket


"Hm, bukan pilihan yg buruk, rekan"


Puji Zhao yg kemudian masuk terlebih dahulu, disusul Noah


Zhao sampai di tempat resepsionis


"Selamat datang di penginapan kami, ada yg bisa saya bantu?"


Sambut resepsionis penginapan yg seorang wanita manusia muda


"Dua kamar untuk semalam, dan aku ingin kamarnya yg bersebelahan agar aku bisa mengawasi rekan kecilku"


Jelas Zhao sambil memegang kepala Noah


"Ah... Anda seorang petualang yg bukan dari Norland, benar?"


Tanya si resepsionis


"Benar, aku dari Yū benua Arlan yg lumayan jauh"


Jawab Zhao


"Dan saya lihat Anda adalah pasukan elit yg sangat mencolok"


"Seragam ini? Haha, tidak. Aku hanya anggota sementara. Aku juga tidak suka memakai baju ini karena terlalu mencolok, tapi karena bajuku masih bau apek akibat nyebur ke sungai beberapa hari yg lalu jadi apa boleh buat"


Lalu resepsionis beralih melihat ke Noah dengan senyum yg lebih ramah


"Noah, terima kasih karena sudah membawa pelanggan ke sini ya"


Ucap resepsionis ke Noah


Noah tersenyum dan mengangguk


"Jadi itu alasan Noah memilih tempat spesifik ini?"


Tanya Zhao ke Noah


Noah mengangguk lagi


Zhao tersenyum sambil menepuk pundak Noah


"Anak pintar, membantu orang lain"


Ucap Noah


Zhao beralih ke resepsionis


"Berapa harga dua kamar untuk semalam?"


Tanya Zhao


Resepsionis menjawab:


"Bayar saja untuk satu kamar, anggap saja yg untuk Noah itu gratis"


"Apa sebelumnya Noah juga tinggal di sini?"


"Aku sudah menyuruhnya untuk tinggal di sini kalau dia mau, aku juga sudah izin ke manajer dan disetujui, tapi Noah memilih untuk tinggal di hutan bersama para binatang buas lainnya"


Lalu Noah membenarkan hal tersebut:


"Noah. Tinggal. Bersama. Keluarga. Hutan. Rumah. Noah. Mereka. Keluarga. Noah"


Resepsionis lalu sedikit menasihati Noah:


"Noah, sudah kubilang semua orang itu keluarga Noah juga. Aku tau hewan hutan adalah yg membesarkan Noah, tapi Noah juga seorang manusia"


Oh iya di Bulos ras diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu manusia/Human atau setengah manusia/Semi-Human


Semi-Human biasanya seperti manusia berwujud setengah binatang yg benar-benar dominan hewan dibanding manusia seperti Lizardman, Hydropus, Minotaur, dan lain-lain


Bahkan Anima juga bisa berwujud Semi-Human (furry) ketika mereka berevolusi ataupun tumbuh dewasa


Tapi mereka juga bisa menjadi Anima biasa yg berwujud manusia dengan ekor dan telinga binatang jika mereka mau


Sedangkan Human adalah manusia setengah binatang, atau manusia biasa, yg dominan wujud manusianya seperti semua ras Anima, Elf, bahkan Goblin, Orc, Ogre, Drow, Dark Elf, dan lain sebagainya


Alasan kenapa Orc dan Ogre termasuk jenis Human karena wujud mereka tidak seperti hewan ataupun dominan seperti hewan, melainkan wujud mereka memang benar-benar seperti manusia yg hanya berbeda kepala dan wajah saja


Tapi mereka semua tetap menjadi satu kesatuan yg disebut kehidupan yg memiliki peri kemanusiaan


Mereka juga hidup menjadi masyarakat yg saling berdampingan


Kembali ke laptop


Noah hanya menunduk tidak bisa berkata apa-apa


"Tenang saja, Nona, aku akan membimbing dia agar menjadi pribadi lebih baik"


Ucap Zhao sambil menunjuk dirinya sendiri


"Iya. Mohon kerjasamanya, Tuan..."


Si resepsionis kehabisan kata-kata karena tidak tau nama Zhao


"Zhao, Arch Zhao"


Lanjut Zhao


Singkat cerita yg panjang, Zhao dan Noah sudah di depan kamar mereka


"Noah, besok pagi ke kamarku, ketuk saja aku juga pasti sudah bangun. Ada yg ingin kubicarakan kepadamu"


Perintah Zhao


Noah mengangguk


Mereka pun masuk ke kamar masing-masing


Di kamar Zhao, dia mulai mengambil baju ganti dari tasnya


Dia juga mulai melepas seragam Knight Force dan menggantinya ke baju biasa sehari-hari


Baju yg basah dikeringkan dengan cepat oleh Zhao dengan elemen api yg dia punya


Dia mengeluarkan api dengan volume sedang dan menggabungkan dengan elemen angin volume kecil


Alhasil Zhao menciptakan pengering pakaian secara alami


Sambil mengeringkan pakaian, dia meraba-raba saku baju dan celananya


Tanpa disengaja dia menemukan sebuah foto dari kampung halamannya


Dia melihat foto tersebut yg berisi beberapa orang dari beberapa ras baik tua maupun muda, laki-laki maupun perempuan


Dan mata Zhao menuju ke satu wanita cantik yg terlihat berumur 30an


"Ayune awakmu, Kanjeng"


Gumam Zhao

__ADS_1


Dia mulai berfantasi sambil menciumi foto tersebut


Wanita tersebut adalah wanita yg disukai Zhao yg ingin dinikahi olehnya


Sementara itu di kamar Noah


Noah duduk di samping jendela sambil menatapi langit malam penuh bintang


"Noah. Berpikir. Apa. Noah. Sendirian? Noah. Ingin. Ayah. Ibu. Noah. Punya. Bu. Guru. Bu. Guru. Baik. Noah. Suka. Tuan. Zhao. Baik. Noah. Suka. Dunia. B-besar. Noah. Tidak. Sendiri"


Pikir Noah


Setelah menatapi bintang-bintang di langit, Noah mulai menuju ranjangnya dan berbaring


Dia mulai tertidur lelap tidak selang beberapa lama


Di sisi Zhao, Zhao sudah merapikan barang-barangnya dan duduk di samping meja


Tiba-tiba dia merasakan aura yg tidak asing baginya yg membuatnya merinding


"Ini!"


Dia langsung membuka jendela dan melompat keluar


Setelah mendarat dengan sempurna, dia melihat ke kanan kiri lalu berlari ke kanan


"Markas! Lapor! Aku perlu bantuan sekarang juga!"


Ucap Zhao dengan panik


"Wow, wow, tenang Zhao, Atherlands masih jauh"


Jawab Arka yg malah santai


Atherlands adalah Belanda versi Bulos


"Ini serius, Arka! Aku perlu bantuan beberapa bala bantuan tapi jangan Knight Force inti!"


"Baiklah, aku akan mengirimkan bantuan. Kirimkan lokasimu"


"Di luar Troldeim El, gerbang Selatan!"


Dengan sangat cepat, Zhao terus berlari sampai akhirnya sampai di lokasi telur Purpur berada


Dia sudah sampai tapi terlambat sangat terlambat


Telur tersebut sudah menetas dan entah kemana parasit Purpur perginya


"HUAAAAAA!!! MONSTER!!!"


Teriak seseorang dari dalam Troldeim El


"Sial!"


Zhao langsung berlari masuk ke dalam Troldeim El


Sementara di dalam, monster lumut berwarna ungu mulai meneror kota Troldeim El


Tidak hanya satu, tapi mereka sudah mengepung seluruh Troldeim El


Polisi-polisi di sana juga sudah melawan balik, tapi mereka memang sulit ditaklukkan


Terdapat seorang wanita dari ras Goblin sedang terpojok di sebuah gang sempit, hendak ditularkan parasit oleh Purpur


Tapi dengan tepat waktu, Zhao melompat dari atap perumahan dan menusuk Purpur dari belakang menggunakan tombaknya


Belum mati, Zhao mengangkat tombaknya tinggi ke langit dan melempar tombaknya


Dia mengeluarkan tombak lain, melompat, dan menebas Purpur menjadi dua


Darah berwarna ungu mulai menghujani sekitar


Zhao mendarat di depan Goblin betina tadi


"Kau tidak apa-apa?"


Zhao membantunya berdiri


Wanita tersebut mengangguk


"Baiklah, segera ke tempat pengungsian"


Dia berlari dan mulai terpikirkan sesuatu


"Noah!"


Tadinya dia ingin membasmi semua Purpur, tapi dia mengurungkan niatnya


Dia segera menuju ke penginapan tadi


Di perjalanan, dia selalu dihalangi oleh beberapa Purpur


Akan tetapi dengan mudah dia menebas semua yg menghalangi jalannya


Sesampainya di sana, Zhao lega tidak ada tanda-tanda Purpur di dekat penginapan


Dia menerobos masuk dan memperingatkan resepsionis:


"Nona! Segera mengungsi atau setidaknya bersembunyi dulu di basement atau terserah! Kita sedang diserang!"


Tanpa basa-basi lain, Zhao langsung menuju kamar Noah


Dia mengetuk pintu kamar Noah dengan brutal


"Noah! Noah! Buka pintunya! Noah!"


Teriak Zhao


"Sebentar"


Jawab Noah dari dalam


Noah membuka pintu walau masih ngantuk-ngantukan


"Ada. Apa?"


Tanya Noah


"Noah! Kemasi barangmu, kita akan pergi dari sini! Troldeim El sudah tidak aman!"


Jawab Zhao dengan panik


"Iya. Tapi. Kenapa?"


Tanya Noah yg malah kebingungan


"Tidak ada waktu untuk bertanya! Kemasi BARANGMU!"


Teriak Zhao


"KYAAAAA!!!"


Terdengar teriakan si resepsionis dari bawah


Zhao berlari ke bawah dengan cepat


Dia sudah sampai tapi terlambat, parasit Purpur memasuki tubuh resepsionis melalui hidung dan mulut


Zhao membeku melihat kejadian tersebut walau dia juga sudah menyaksikan kejadian tersebut sebelumnya


Resepsionis terjatuh menghilang dari pandangan Zhao


"Sialan kau!"


Zhao langsung melempar tombaknya, membuat Purpur menancap ke dinding ruangan


Zhao mengeluarkan pedang lain dan menusuk kepala Purpur lagi


Darah ungu menyiprat ke mana-mana


Zhao terengah-engah bukan karena lelah tapi kesal


Dari tempat resepsionis terjatuh, muncul monster Purpur lagi


Zhao tau Purpur tersebut adalah resepsionis tadi


Zhao menggertakkan giginya dengan sangat kesal


Tombak yg ditancap ke Purpur pertama menghilang


Zhao menggunakan kuda-kuda bertombak yg baik dan benar

__ADS_1


Tanpa disangka Purpur pertama bangkit dari kematian, atau lebih tepatnya memang belum mati


"Sial! Aku lupa mereka hanya mati ketika dipotong atau diledakkan!"


Gumam Zhao


Purpur kedua menembak laser berwarna ungu dari tangannya


Zhao menahan serangan tersebut menggunakan tombaknya, tapi dia tetap terlempar keluar dari penginapan


Sambil berusaha berdiri, Zhao berkata dalam hati:


"Lawanku kali ini memang bukan kaleng-kaleng. Alien Roneus dan Purpur adalah masalah besar"


Dua Purpur sudah ada di hadapan Zhao, apakah dia siap untuk mengalahkan mereka berdua


Tanpa disangka, sebuah tangan aura berwarna biru berbentuk cakar serigala mencakar dan menggeprek kedua Purpur


Tangan tersebut kembali ke pemiliknya dan pemiliknya adalah Noah


Dengan pedang besar/greatsword Noah menebas salah satu Purpur dan melempar Purpur yg satu lagi


Dia melempar Purpur satu lagi ke Zhao


Zhao mulai memasang kuda-kuda seolah dia ingin menari tarian Cina


Dia melompat ke depan melewati tubuh Purpur yg melayang dengan penuh PRISTEL


Purpur tersebut terbelah dua


Zhao mendekati Noah


"Hebat juga kau Noah"


Puji Zhao


"Noah. Bilang. Noah. Kuat!"


Balas Noah sambil mengangkat pedang besarnya dengan satu tangan walau dia masih kecil


Mereka lalu tos tinju dan siap bertarung lagi


"Dengar, Noah, mereka hanya bisa mati dengan cara dipotong atau diledakkan. Jika kau hanya sekedar menusuk jantungnya atau menusuk otaknya itu tidak akan mempan kepada mereka. Ada kesempatan mereka berevolusi menjadi lebih kuat dan akan sulit ditaklukkan, hati-hati dengan yg itu"


Jelas Zhao


"Iya!"


Jawab Noah sambil mengangguk


Para Purpur mulai datang di depan mereka


Noah mengeluarkan aura tangan raksasa lagi


"Tuan. Zhao!"


Panggil Noah


Zhao menaiki tangan raksasa Noah


Noah melempar Zhao ke atas langit yg cukup tinggi


Para Purpur mulai menyerang Noah secara serentak


"Maju!"


Seru Noah


Salah satu Purpur memukul dari jauh yg menyebabkan tangannya menjadi panjang dan lentur


Noah menangkis serangan tersebut dengan pedangnya lalu menebas dari kejauhan juga


Tebasan energi langsung memotong Purpur tadi menjadi dua


Dari belakang, Purpur lain berhasil memukul Noah tapi Noah tidak gemetar sedikitpun


Dia lalu membenturkan kepalanya ke Purpur tersebut hingga Purpur tersebut terdorong sedikit


Dia memutar balik badannya dan menusuk Purpur lain yg hendak menyerangnya


Purpur lainnya lagi menembak laser dari tangannya


Noah memakai tubuh Purpur yg dia tusuk untuk tameng


Betapa kuatnya tubuh Purpur tersebut menerima serangan dari temannya tapi tak kunjung hancur


Noah lalu berlari ke arah Purpur yg menembak sambil masih memakai tubuh Purpur lain sebagai tameng


Setelah dekat, dia melempar Purpur yg dijadikan tameng ke samping dan memotong Purpur yg menembak tadi secara vertikal


Dan dari atas langit, Zhao turun dengan posisi tombak hendak menancap ke bawah


Setelah mendarat, tombak tersebut tertancap ke jalan


Muncul batu tajam berwarna kuning yg menusuk semua Purpur yg tersisa


"Sekarang, Noah!"


Seru Zhao


Noah memukul jalan dan menghantarkan arus listrik berwarna ungu


Arus listrik tersebut menyetrum bebatuan tajam yg menusuk para Purpur


Setelah menyetrum mereka, dia mengambil pedangnya dan membantai satu-persatu Purpur yg tersisa


Zhao menarik tombaknya lalu melemparnya ke Purpur yg agak jauh dari tempat mereka bertarung


Tombak menancap ke Purpur tersebut dan menguncinya ke dinding sebuah rumah


Noah berlari ke Purpur tersebut


Setelah sampai, dia menarik tombak tersebut berserta Purpur yg masih hidup dan menancapkannya ke jalan


Dia memukul tombak tersebut agar tertancap lebih dalam dengan pedangnya, lalu dia memotong kepala Purpur tersebut hingga tewas


Puluhan Purpur mulai melompat dari atas Noah secara bergerombol


Tombak Zhao melesat dari kejauhan dengan jumlah yg sama dengan banyaknya Purpur yg hendak menyerang Noah


Bukannya terlempar jauh, para Purpur malah berhenti di tempat


Ini dikarenakan sihir Zhao yg membuat mereka membatu ketika tertancap tombaknya


Noah meluruskan pedangnya dan menebas semua Purpur yg membeku


Semua Purpur tersebut terpotong dan darah ungu mulai membanjiri jalan dan kepala Noah


Dan akhirnya, pasukan Knight Force mulai berdatangan


Mereka datang sekitar puluhan prajurit


Walau kalah jumlah dengan Purpur yg ada di Troldeim El, tapi mereka tidak kalah kuat


Salah satu prajurit Knight Force mendekati Zhao


"Tuan Zhao!"


Dia memberi hormat Zhao


"Perintahkan semuanya untuk menghancurkan atau memotong tubuh Purpur hingga berkeping-keping. Mereka tidak bisa mati hanya dengan ditusuk di jantung bahkan kepala. Satu lagi, isolasi seluruh Troldeim El, bawa keluar seluruh pengungsi yg masih hidup, dan jangan biarkan satu Purpur keluar dari pandangan"


Perintah Zhao


"SIAP, PAK! Anda diperbolehkan untuk meninggalkan tempat"


Jawab si prajurit Knight Force


Zhao mengangguk lalu menggandeng Noah untuk pergi menjauh dari Troldeim El


"Tuan. Ke. Pelabuhan!"


Saran Noah


Zhao mengangguk lalu menggendong Noah agar bisa lari lebih cepat


Dan dalam hitungan semenit, Zhao sampai di pelabuhan, di sana masih ada sedikit orang-orang yg berusaha meninggalkan Troldeim El


Zhao pun mulai memasuki kapal tanpa harus menurunkan Noah


Dan sejak saat itu, Troldeim El dikenal sebagai kota mati dikarenakan sudah diisolasi dan tidak ada tanda-tanda kehidupan lagi selain penjaga dari Knight Force

__ADS_1


__ADS_2