Is It A Dream?

Is It A Dream?
Sebuah bayangan


__ADS_3

"Tidak ada, aku hanya ingin mengetes seberapa sialnya dirimu, tapi entah mengapa kau sangat pintar, kau tau? Aku selalu mengawasimu dari tadi, tentu saja tidak berada di dekat diri mu, kau tau sendiri kan aku pasti tidak ingin terlalu mengambil resiko besar." Setelah mengucapkan hal tersebut Maiser langsung menertawakan Pleser.


"Sepertinya, percakapan kita berakhir di sini, dari tadi aku merasakan sesuatu di dekat ku, ternyata bukan diri mu, btw, nitip salam ke ortu mu ya Kai!" pleser mengakhiri percakapan tersebut, tetapi bayangan yang padat mulai menampakan dirinya.


Wush!!


bayangan tersebut dengan cepat menusuk perut pleser dan langsung menghilang "apa itu tadi? Bentuk badannya mirip Kaiser, sebuah clone? Tapi itu tidak mungkin, ini sebuah kenyataan, bukan lagi sebuah dunia mimpi.. Tunggu!!!" Pleser langsung kebingungan mengapa dirinya mengatakan sesuatu tentang dunia mimpi.


"Lagian siapa itu Dragonfly, entah mengapa rasanya dia seperti tokoh kuat yang akan mengejarku." Pleser benar-benar kebingungan saat ini, walaupun harus menahan rasa sakit yang ia rasakan, dirinya tetap berpikir apa yang sedang terjadi.


Brukk!!


Pleser pingsan setelah kehilangan terlalu banyak darah

__ADS_1


"Hei Pleser bangunlah, kita tak punya banyak waktu, kita harus pergi dari tempat ini, padahal aku berniat menyelamatkan diri mu, entah mengapa aku ikut terseret." Kaiser terus menampar Pleser agar dirinya terbangun


"Sial itu sakit!! Aku tidak mengetahui ini tempat apa, tapi sepertinya lebih baik kita ke benda bulat yang melayang tersebut, mungkin itulah yang di sebut portal" Pleser kebingungan berada di mana, tapi tempat itu tidaklah asing bagi dirinya


Grush!! Grush!!


2 orang telah memasuki portal. "Aquaria? Itu kah diri mu?" Pleser mengucapkan hal tersebut sambil berpikir apakah itu sahabat lamanya


"Siapa disana? oh Pleser, kupikir siapa, kau lihat hitungan mundur tersebut? Aku punya firasat tidak enak, kita harus keluar dari sini secepatnya." Aquaria mengucapkan itu dengan sangat ketakutan, tetapi ia memilih untuk memendam hal tersebut


"apa maksud mu? Dari tadi tidak ada yang kesini" Aquaria kebingungan memikirkan apa yang di maksud kaiser


Stab!!

__ADS_1


Seseorang menusuk perut Aquaria "ah.. apa yang sedang terjadi?" ucap Aquaria merasa tubuhnya sangat lemas dan kesakitan


Pleser Menampar nyx "Nyx, apa yang kau lakukan, bukankah Aquaria Sahabat mu? Kupikir kita bertiga bersahabat, tapi mengapa kenapa kau malah membunuh salah satu dari kita bertiga!!" Pleser Mendorong Nyx dengan dangan sangat keras hingga rerbentur dinding ruangan


Nyx mulai membuka mulutnya "Sahabat? Kau selama ini tidak menyadarinya kah? Dia bukan aquaria, Kepribadian aslinya telah menghilang, kau tau kan ibu aquaria? Dia membunuh ibunya sendiri" Nyx menceritakan hal tersebut dengan Air yang menetes dari matanya


Pleser tiba-tiba terdiam "maaf, aku tidak tau akan hal tersebut, tapi kita berada di mana?" Tanya pleser


Nyx mulai memberitau pleser "aku tak tau, tetapi Aquaria membunuh ibunya di tempat ini, setiap portal mengarah ke tempat yang berbeda, jadi mustahil untuk nengetahui lokasi pastinya"


Duk!! Dukk!! Brakk!!


Aquaria Berjalan me arah kaiser dan mendang kaki Kaiser "Hey Aquaria, apa yang kau lakukan" Ucap pleser lupa tentang hal yang di ceritakan oleh Nyx

__ADS_1


Dengan cepat Aquaria mengeluarkan sebuah pistol yang pernah di gunakan oleh ibunya, Dor! Dorr!! Dor!


Salah satu peluru mengenai jantung dari Nyx, Brak!! Aquaria terjatuh setelah di pukul Pleser tepat di mukanya "bajingan, ternyata kau memang sudah berubah, mengapa kau menjadi seperti ini Aquria? Bukankah dulu kita bertiga sering melakukan banyak hal bersama-sama?" Tanya pleser kebingungan


__ADS_2