
-Hasrat yang besar dan ambisi yang besar akan membuat jalan mu menjadi lancar tapi pengorbanan dan lautan darah akan ada di depan mu--
--------------------------
"A...apa..!? kenapa kita sangat cepat menuju menara.?!?"ucap pembunuh itu terkejut dan tidak dapat mengendalikan ekspresi nya.
"hah? karena ini adalah jalan pintas nya.."ucap Selena
dengan reaksi Selena yang konyol dan seolah olah mengejek membuat Pembunuh itu merasa kesal dan berteriak"LALU... KENAPA!? ANDA TIDAK MENGATAKAN NYA KEPADA SAYA..!!! "ucap pembunuh itu berteriak dan mengeparkan seluruh Hutan.
"kenapa..!! aku berhari hari melewati hutan ini..! dengan tangan kesakitan.. tapi sekarang.. hanya satu jam perjalanan dapat menuju menara!!!! ternyata hutan sialan ini.. memiliki jalan pintas..!! ini..ini... membuat ku merasa tersakiti..!!!"ucap batin Pembunuh itu dengan perasaan sakit hati dan tertekan
__ADS_1
"Semuanya salah wanita ini!?!"ucap batin pembunuh itu dengan kesal dan menatap mata Selena seperti memiliki dendam
Selena merasakan perasaan kekesalan yang dimiliki olehnya,dan semakin ingin membuat nya semakin marah,dengan suara acuh tak acuh dan wajah datar Membuat Selena berkata"karena kau tidak bertanya kepada ku."ucap Selena.
"sialan..! hanya karena itu??!ugh..tapi perkataan nya itu benar.."ucap pembunuh itu dengan berat hati berusaha menerimanya
salah satu penyihir berkata kepada Selena"duchess.. benar kah ada penyihir yang kuat berada di sini."tanya salah satu penyihir yang merupakan pengawal Selena.
"apa apaan ini..aku merasa merinding.. perasaan ini dari As..kenapa dia seperti seseorang ...ayah yang seolah-olah putri nya di ambil..!? tidak.. apakah..dia menganggap aku anak nya..!"ucap Selena yang tidak mengerti reaksi dari As.
Selena berusaha Tenang dan menghela nafas"itu benar..kalian mundur lah.. penyihir ini sengaja menunjukkan keberadaan menara nya tapi masih memasang sihir di sekitar nya."ucap Selena menatap menara itu.
__ADS_1
As bahkan tidak menyadari nya ,jika Selena tidak memberitahukan nya, dengan tanpa tidak tahu malu nya As menggenggam tangan milik Selena dan berkata"**istriku berhati hatilah."ucap As menatap mata Selena.
mata Selena yang berwarna merah itu terkejut dan dia tertegun mendengar nya , pegangan yang hangat dari As dan sangat erat membuat Selena sekalipun tidak dapat menolaknya bahkan tidak dapat melepas kan nya.
Selena tersenyum dan berkata"Suami ku..aku baik baik saja."ucap Selena dengan terus terang dan membalas genggaman tangannya dan tentu saja semua orang terkejut rumor tentang Duchess yang berbeda dari kenyataan nya dan Hubungan nya Dengan Duke yang tidak harmonis membuat mereka berpikir bahwa itu hanya sebuah rumor tapi..hanya mereka yang tahu dan sangat disayangi bahwa seluruh kekaisaran tidak dapat melihat tatapan yang sangat lembut diantara mereka berdua.
tapi kenyataannya..
"kenapa dia semakin memegang erat tangan ku..ini membuat ku tidak nyaman .?!"ucap Selena dalam batin tapi masih saja Tersenyum lembut**.
"apa yang dia katakan tadi? s-suami ku..! suami..! di-dia memanggil ku dengan suami..!! ini.. kebahagiaan yang tidak bisa diukir..!"ucap as dalam batinya dan wajah yang memerah dan semakin tidak ingin melepaskan tangan nya.
__ADS_1