
author akan Mulai di episode 39, episode 38 berada di 46.episode 35.
author minta maaf jika itu membuat para readers kebingungan.π
---dari pada banyak bekicot, author akan lanjutkan cerita nya di bagian Selena sudah melahirkan dan segera bertemu dengan ain.----------------
"kakak..!! kau sangat jahat..kenapa kau sangat ingin meninggalkan ku..!"ucap calista.
sontak saja caver menggertakan giginya dan berkata"karena kau memilih pakaian sangat lama!! apakah kau tidak melihat ibu..!lihat dengan hitungan beberapa menit ibu sudah selesai bersiap siap bagaimana dengan mu? kenapa kau sangat lama memilih pakaian."ucap caver dengan kesal.
"k-karena ibu itu sangat cantik.menggunakan pakaian apapun ibu sudah sangat cantik.jadi ibu tidak perlu butuh waktu lama untuk memilih pakaian lain..!"ucap Calista marah .
caver memejamkan mata nya dan berkata kepada As, ayahnya"Ayah..mari tinggal kan Calista ..kakak ain pasti sudah menunggu lama."ucap caver menarik tangan As
as terkejut dan sedikit canggung memilih siapa.As berusaha menjelaskan nya tapi tiba tiba Selena datang dengan aura yang menakutkan."kalian , apakah sudah selesai bertengkar..aku..sudah menunggu lama!?"ucap Selena dengan penuh kekesalan.
__ADS_1
sontak saja ketiga orang itu terkejut, seperti badai menerjang,mereka bertiga tidak bisa melawan nya , terlebih lagi Caver dan Calista mereka berdua sangat ketakutan melihat ibu nya jika sedang marah.
terakhir kali ingatan yang menakutkan bagi mereka berdua adalah ketika Selena memarahi mereka saat berumur lima tahun dengan alasan Caver dan Calista menuangkan Teh dan cokelat di wajah Selena.
karena itu membuat Selena marah besar dan menghukum mereka di pojok ruangan, dan ingatan itu sampai terbelenggu setelah lima Tahun berlalu.
"i-ibu...!"ucap mereka serempak.
" **caver.. Calista..kalian pergi ke kereta kuda..! dan kau As jangan berada di kereta kuda yang sama dengan kami!!"ucap selena menatap as dengan tajam dan sangat menakutkan.
"i-istriku.. sangat menakutkan..!"ucap batin As.
Caver dan Calista menciut dan tidak Berani melawan,tanpa sadar kedua anak itu berjalan bersama,dan mereka mengepal kan pakaian mereka masing masing dan mereka ketakutan jika Selena tidak menggenggam tangan mereka.
Selena melirik caver dan Calista dan menggenggam tangan mereka masing masing ,berjalan bersama sama ,tentu saja membuat kedua anak itu kembali bahagia.
__ADS_1
"hehe..ibu memang selalu seperti ini.. meskipun ibu terkadang marah ,tapi ibu selalu menggenggam tangan kami."ucap caver dalam batinnya.
"tangan ibu sangat hangat.. selalu..dan selalu."ucap batin Calista.
sudah sepuluh tahun berlalu penampilan selena masih saja sangat cantik,Dan As masih saja sangat tampan dan tidak terlihat Tua.
As merasa berat hati berada di kereta kuda yang berbeda dengan Selena dan anak nya.
Selena dan Kedua anak kembar nya merasa senang jika tidak ada As ,Karena Jika As berbicara dia selalu keceplosan dan membuat suasana memburuk .
"ibu.. seperti apa kakak."ucap Calista.
"yang penting tidak seperti mu yang memilih pakaian sangat lama."ucap caver melipat tangannya.
Calista cemberut mendengar nya dan mata berkaca-kaca Dan menunjukkan nya kepada Selena,dengan alasan bahwa Dia ibu nya akan membela dirinya, sayangnya selena kebal akan itu dan berkata"jangan berbicara seperti tentang adik mu caver."ucap Selena melihat keluar jendela.
__ADS_1
"hmphh."balas Caver.
salam manis Lily π€**