
kedatangan mu sedang ku tunggu,
***
"masssssssss tolonggggg perut ku mules banget"ucap alex berteriak memegang perutnya yang sudah berusia 9bulan lebih 7hari
"kenapa sayang kenapa"ucap gus farhan ikut panik
"ih pe'a kali kau,perut ku muleh ini mau melahirkan"ucap alex dengan nada kesal
"tunggu biar mas ambilkan niqab mu"ucap gus farhan lari ke kamar di atas
karna teriakan alex yang menggema membuat umi mendengarnya yang habis pulang dari warung sebelah rumah gus farhan dan alex
"assalamualaikum"ucap umi
alex yang memang tak terlalu fokus siapa yang datang pun berteriak
"masuk aja rumah tak di kunci"teriak alex
umi yang memang dari oroknya tak pernah berfikir negatif langsung masuk melihat alex kesakitan pun umi merasa khawatir
"ada apa lex teriak teriak dari depan kedengeran loh"
"umiiiiii muless banget perutkuuuuu,ini juga alex ngompol"ucap,alex merengek saat di dekapan umi
"itu tanda tanda mau melahirkan,kamu yang kuat biar umi antar kau ke rumah sakit"
"oh gk umi,ada mas farhan"
"umi ada disini"ucap farhan setelah turun dari kamar habis mengambil peralatan alex
"iya,cepat antar istrimu ini rumah sakit,umi mau ngabarin abah sama keluarga alex dulu"
seketika alex terdiam
dedy,alex mau melahirkan,beby kecil penerus dirgantara,penerus dedy,andai saja ada dedy semua pasti lebih bewarna*batin alex sambil menitikan air mata
"sayang ayoo jangan nangis pasti alexca langit dirgantara kuat"ucap gus farhan menggenggam tangan alex sambil menyetir
"iya"ucap alex sambil berdoa dan ber zdikir
ya allah lindungilah bayi ku dengan ku,berilah aku kekuatan dan perlindungan saat mempertaruhkan nyawaku nanti,izin kan aku tetap hidup dan merawat anakku ya allah,jika tidak maka maafkan kesalahan hamba di dunia ini yang tak luput dari dosa*batin alex saat dia telah memasuki ruang bersalin
"kita tunggu sampai bukaan selesai ya madam"ucap dokter itu sambil mengecek pembukaan alex
"yes docter"
sebelum pembukaan terakhir sebaiknya madam mengisi tenaga dengan memakan roti atau apa agar lebih bertenags"
"oke docter"ucap alex lagi
"ya sudah saya permisi pergi dulu untuk mempersiapkan alat persalinan madam,mari"ucap dokter itu di balas anggukan olh alex dan farham
"mas alex hanya ingin satu,ada kak mora nemenin alex disini,walaupun tak mungkin tapi ah,sudahlah"ucap,alex dengan wajah sendu
"huhhhft,mas usahakan,sekarang kamu mau makan apa dulu"ucap farhan sambil menghembuskan nafas nya
__ADS_1
"roti saja mas rasa coklat ya klo bisa beliin bronis juga"ucap alex memegang tangan suaminya sambil memberikan pupy eyes
"iya sayang,mas cari pesananmu dulu ya assalamualaikum"
"walaikumsallam,zauji"
di lorong rumah sakit ada seseorang yang berlari sambil menggunakan seragam militer ck namun seperti seragam militer yang memiliki kedudukan tinggi
"hey kau,siapa namamu aku lupa dimana adik ku"ucap seorang itu yang tak lain dan tak bukan adalah amora
flasback on
di sebuah hutan duduklah seorang berseragam militer,dengan enaknya menyantap makanan nya
drrtt drrt suara hp nya berbunyi menandakan ada panggilan masuk
"ck siapa sih siang bolong kek gini nelvon"gerutu mora dalam sela sela suapan makananya
tanpa melihat orang yang menelvon amora langsung menjawab telvom itu
"hallo dengan siapa,dan apa bisa saya bantu"ucap,mora formal
"hooooo anak durjanam,sok formal kau ya dengan mamak,awas aja kau akan ku linting lingting bibir kau itu asal cakap jeeeeee"teriak hm bukan teriak sih marah marah hehehe
"eh ibu,ada apa nelvon tumben amat,tadi mora gk lihat siapa penelvonya heheh"ucap mora sambil menggaruk telinganya yang mungkin sudah rusak gendang telinganya
"adik kau alexca udah melahirkan kau bisa tak datang untuk keponakanmu"ucap bu ayu di seberang sana
"ha,melahirkan ah ibu klo berjanda jan gitu ah"ucap mora tak percaya adiknya hamidun kan mora gk tahu klo alex sudah menikah menikah
"iya cerotanya nanti sekarsng kamu kesini cepetannnnnnn"ucap bu ayuuu
tutttttttt
"kebiasaan dah,di berhentikan sepihak"
flasback of
"dimana sekarang adik ku"ucap amora
ada di ruang lersalinan kak"ucap farhan kikuk pasalnya harus panggilkan atau cuman amora,ah bodo amat yang penting keinginan istrinya kecapaian
"ya udah"ucap amora melanjutkan larinya
"waw larinya cepat"ucap farhan
brak
pintu di buka kasar olh seseorang
"kak "ucap alex
"sayang ya allah sebentar lagi aku,jadi aunty"ucap amora
suster yang ada di sebelah alex pun melongo,dia laki,laki tampan manis ber lesung pipi punya gingsul,aunty gk salah suaranya pun serak
"iya kak mor"ucap alex
__ADS_1
suster tadi pun dengan gemeteran bertanya "emangnya mas nya ini lupa jati diri ya harusnya jadi auncle bukan aunty,mas nya gotot loh pakai bsju militer pulak,masa belok sih,mending jadi suami saya aja mas"ucap suster itu tanpa ada titik koma
"ha,hahahahahhaahah"tawa alex dan mora pun pecah
mora mendekati suster itu,yang di dekati pun kikuk
"gua perempuan anj,astagfirullah,mau lihat gk"ucap mora sambil menaik turun kan alex
"astagfirullah saya normal mbak"ucap suster itu langsung kabur terbirit birit
selang beberapa menit farhan pun datang membawa bronis pesanan alex
"ini sayang bronisnya"ucap parhan
"iya mas"
"sebernarnya kalian ini sudah suami,istri kah"tanya amora
"iya emm"ucap farhan bingung mo manggil amora apa
"tenang mas,panggil aja kak mora tua dia kok sama mas,"ucap alex yang menyadari kebingungan farhan
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
ahirnya yang di tunggu tunggu pun tiba bayi mungil telah hadir di dunia ini dengan sehal walafiat
"ayahnya mohon di adzanin dlulu bayinya" ucap dokter itu sambil memberikan bayinya
"eh ayahnya yang mana"tanya dokter itu saat amora duduk di ruang tunggu yang tak jauh dari farhan sambil memakan parsel buah yang dia bawa sendiri tadi
"maksud docter saya"mora yang merasa terpanggil pun menunjuk dirinya
"iya,anda tadi kan juga seperti terburu buru masuk rang bersalin
"oh saya ini perempuan dok maap ye"ucap mora sambil,meneruskan makak,buahnya
__ADS_1
"oh brarti ini ayahnya