Istri Kesayangan Ustadz

Istri Kesayangan Ustadz
kehidupan baru


__ADS_3

apakah aku masih bisa bertahan di saat separuh nyawaku telah pergi dengan masa yang membawa*


***


5 tahun kemudian


"huhhhhhhhh capek deh, kerja mulu ayang gk ada" ucap abhi sambil menghempaskan badanya ke sofa


"huh" berbeda dengan erel yang hanya menghela nafas guna menghilangkan rasa penat nya


"haloooo anak bunda dah pulang, gimana harinya"


"bunda, hari ini abhi pertama kali mimpin rapat antar perusahaan, behhhhhh rasanya dag dig dug bunda"


"wihhh anak bunda yang satu ini hebat bener bangga bunda"


"trus erel gimana harinya sayang?"


"seperti biasa bunda melelah kan" ucap erel sambil memeluk sebelah kanan tangan alex


"ututu anak bunda, dah sekarang cepat sana mandi tros makan, bunda masak,banyak nih"


"wihhhhh makan enakkkk" ucap abhi


"abhi audah jangan seperti orang gk punya" ucap erel sambil terkekeh


"iya ih abhi, kek tiap hari makanya tahu tempe aja"ucap bunda ikut menimpal


keluarga yang hangat☺


ruang makan


"mm bunda erel mau bicara" ucap erel memandang bundanya


"apa sayang"


"erel punya kekasih" ucap erel sambil malu malu


"whatt" teriak abhi dan alex bersamaan


"anjas maraa, kau" abhi sambil memegang wajah kakanya "kau punya pacar, ketutup apa mata pacar kau, mau maunya sama kau, bentukan kek gini mau aja tuh eneng" ucap abhi


"abhi klo ngomong jangan kejujuran" ucap alex


"ish bunda, abhi erel belum selesai ngomong"


"iya teruskan sayang"


"erel punya pacar dia model terkenal, dia besok mau kesini bertemu bunda" ucap erel


"ajak lah kemari bunda akan mengosongkan agenda bunda"


"alah agenda bunda hanya bergosip saja"


"heh abhi klo ngomong jangan kek gitu ya, bunda ini kan msnjauhi yang namanya nggibah" ucap alex memutar bola mata jengah


"besok jam berapa sayang"


"jam 10 pagi bunda"


"oke bunda akan masak buat besok"


.


.

__ADS_1


.


.


.


"meeting you by accident, loving you suddenly is something I never imagineg in my life"


'bertemu tak sengaja, mencintaimu secara tiba tiba, adalah hal yang tak pernah ku bayangkan'


"sudah lama kau meninggal kan ku mas, susah sedih ku pendam sendiri, ku berusaha sekuat mungkin tuk tak terlihat sesih di depan dunia, aku rapuh mas tanpamu, aku lemah tanpamu, apakah aku bisa bertahan lebih lama lagi, disaat dunia ku berhenti, separuh nyawaku pergi, masih bisa kah aku tertawa bahagia tampamu, semuanya hanya topeng mas, apa yang ku alami ini tak pernah terlintas di bayangan ku, aku terlalu bergantung akan dirimu mas, semuanya pergi mas pergi, samuel, dedy, sekarang kau, 5 tahun bukan waktu yang singkat, namun kepergian mu masih membekas di ingatan ku, entah itu saat pahit ataukah manis, aku selalu ingat tentang dirimu, kebahagiaan yang ku perlihat kan di luar tak sebahagia itu mas hiks, aku sedih, semua hanya palsu, setelah kepergian kalian semua, kebahagian ku hanya palsu" ucap alex dalam sholat nya, mencurahkan semua keluh kesah nya


"mas anak mu punya pacar, pasti kalo kamu masih hidup pasti kamu marah anak mu pacaran, aku membiarkan dia hidup bebas mas, biarkan dia bahagia mencari dunianya setelah dunia di keluarganya hancur, aku gagal menjadi sosok dirimu yang tegas dang bertutur kata lembut namun tajam, aku gk bisa mas, salah kan aku karna gagal mas" ucap alex semakin terisak sambil memeluk tasbih itu erat


pagi


"morning bun" ucap abhi duduk di kursi makan


"morning bunda"ucap erel sama lalu duduk di kursinya


"morning son"


"makan dulu"


"oke bun"


setelah makan


"gimana rel pacar mu jadi kesini" ucap alex menanyakan pacar erel


"jadi dong"ucap erel


tok tok tok


"abhi buka pintunya" suruh alex


"dengan siapa"ucap abi memandang wanita cantik, tinggi semampai, dan tentu saja modis


"benar dengan rumah erel"ucap wanita itu angkuh karna menilai dari penampilan abhi yang kek gembel


"bener mb " ucap abhi sambil mengulas senyum nya


"boleh masuk" ucap wanita itu


"emang ada janji dengan bapak erel, karna ini weekend jadi harinya tak boleh di ganggu" ucap abhi, karna memang dia asisten + sekertaris erel yang seorah presdirndi perusahaan raksasa milik wijaya


"emang kenapa kalo saya gk buat janji dengan erel, emang anda siapa nya berani ngatur ngatur" ucap wanita itu sombong sambil mengangkat wajahnya angkuh


"ya udah mb sialahkan masuk, dari pada kebanyakan bacot di situ, takut saya nanti berbusa " ucap abhi


"kau"


"ashinta" ucap erel di belakang abhi


"silahkan masuk shin"


ashinta parmita


cewe keturunan india indonesia itu memang sangat sombong dan angkuh karna jabatanya dan posisi keluarganya


" tanks sayang " ucap ashinta sambil memeluk lengan erel


"ini bunda ku kenal in"


"ashinta tante" ucap ashinta sambil mencium tangan alex

__ADS_1


alex yang melihat lagak ashinta dari pintu sampai sini dia pun ikut angkuh di depan ashinta


"alexca" ucap alex


"kamu dari keluarga mana" ucap alex sedikit basa basi dengan ashinta


"emm saya dari keluarga parmita tan" ucap


"pekerjaan mu apa ashinta, karna bunda tak terima mantu pengangguran, kami keluarga ternama tak menerima mantu seperti itu"


"ahahaha tidak tante, aku seorang model ternama, nama ku tersohor di mana mana" ucap nya sombong dan angkuh


"oke, bunda msu kebelakang dulu, ABHI. BUATKAN MINUMAN " ucap alex menggelegar


"asiap nyonya" ucap abhi layaknya dia pelayan


"erel di sini dulu"


setelah alex kebelakang


"cihh kau kenapa ke sini"


"erel aku kesini karna ingin ketemu calon mertua ku"


"emang saya mau menerima anda sebagai istri anda"


"oh itu jelas rel" ucap ashinta percaya diri


"ck jangan ke pd an, idaman bunda ku,wanita cantik di balik cadar bukan modelan ke kamu"


"lihat saja nanti" ucap nya dengan percaya diri


"cih" erel lalu,berdiri


"erel mau kemana lu"


"kebelakang"


di dapur


"dari obrolan yang bunda dengar kamu seperti tak suka dengan ashinta, lalu mengapa kau menganggapnya sebagai kekasih mu erel jelaskan" ucap alex bersidekap dada


"gini bun ceritanya, kemarin kan pertemuan antar kolage pembisnis handal dari penjuru dunia, ayah ashinta kek jodoh jodoh in gitu bun, tros bang erel nya senyum senyum aje kan ye, jadi ashinta yang posisinya di sana juga kek ngrasa bang erel ada perasaan ama ashinta itu bun" ucap abhi menjelaskan


"jadi bunda bantuin erel untuk menjauh sama tuh cewek uler keket yang bun plis" ucap erel memohon


"oke lah"


akhir nya mereka semua kembali ke tempat di mana ashinta berada


"ekhem, jadi gimana ya, tante gk menerima mantu spek pakaian gk berkelas kek kamu, lihat lah pres body, gk mampu beli yang bahanya kek punya tante ya, jelas banget itu murah, baju aja murah apa lagi orang nya heh pasti murahan" ucap alex mengeluarkan jiwa jiwa iblis nya yang selama ini tersembunyi


"apa apa ini saya di permalukan di sini saya tak terima"ucap ashinta menggema lalu pergi megitu saja


"huft selamat" ucap ketiga nya bebarengan


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


hai hai hai othor kembali


__ADS_2