
semuanya telah berubah kecuali dia
***
17 tahun telah berlalu
celderel telah tumbuh dewasa menjadi anak yang dingin dan penuh teka teki
oh btw alex melahirkan lagi anak laki laki juga bernama abhizar samuel exandra alfarizi berumur 16 thn
"celderel,abhi sini"panggil gus farhan ke anak anak nya
"iya abi ada apa"ucap celderel atau erel
"abi punya perusahaan di jakarta dan ternyata perusahaan abi berkembang pesat abi gk bisa kalau bepergian malang-jakarta jadi kalian mau tidah kalau kita pindah kesana ke jakarta"ucap gua farhan ke anak anaknya
"benarkah mas ajak kita ke jakarta"ucap alex berbinar
"aelah si bunda alay alay"ucap abhizar menyorak i bunda nya
"ape sih lu, lama lama gua masukin lagi lu ye ke perut gue"ucap alex tak kalah sewot
"shut up, bisa gk jangan berantem biarin abi terusin ucap an nya"ucap erel dingin
"dih si abang sensi kek nya pms tuh"ucap abhi
"udah udah jadi gimana kalian mau nggak"ucap farhan
"aku sih mau mas tapi gk tau anak anak"ucap alex sambil melihat anak anak nya
"erel sih ikut aja kalo ada bunda" jujur saja erel orang yang sangat dingin dan cuek tapi tak bisa di pungkiri kalo dia akan menangis jika tak tinggal se atap sama bundanya
"dih si abang manja "ucap abhi
"apa sih"ucap erel berdecak sebal ke adiknya
"jadi kapan kita pindahan" tanya alex
"besok ya, karna usaha abi gk bisa di tinggal lama di sana" ucap gus farhan
"okeh lah klo begituhh"ucap abizar
__ADS_1
"ok"ucap erel
"sekarang cepat di packing bunda gk suka malas malas an ayo, GO GO"ucap alex sambil menepuk tangannya layaknya sedang ada di pertandingan bola
di kamar alex dan gus farhan
alex mengemasi semua barang nya di bantu gus farhan.
saat alex ingin memasuk kan baju,terakhir nya ke koper ada benda jatuh di antara baju,baju itu
"apa itu sayang"ucap gus farhan mengambil barang itu
"kunci?"ucap gus farhan
"kunci apa ini?"gumam gus farhan
"ahhhh ini"alex langsung menyaut kunci itu
"ahaha ini kan kunci peti kecil yang aku tinggal di jakarta mas ingat"ucap alex
"ahhhh iya besok saat kita sampai jakarta bolehkah alex mengunjungi sebentar makam samuel dan ayah"
"boleh sayang, kenal kan anak kita kepada ayahkita dan samuelmu"ucap gus farhan seraya mengusap kepala istrinya
"alex bangga punya suami seperti mas"ucap alex dan,memeluk suaminya
"perjalanan kita masih panjang, dan mas nggak menjamin mas akan selalu jadi terbaik untuk mu dan anak anak, mas sayang alex jangan pernah luapain mas"ucap farhan sambil menitik an air matanya
deg
"mas, gimana alex bisa lupain mas, mas tiap hari sama alex"ucap alex menghapus air mata suaminya
"jodoh, rezeki, maut hanya Allah yang tau"ucap gus farhan
"apa yang di ucap kan gus farhan ya allah, hamba tak mau kehilangan tuk kesekian kalinya" batin alex
"ahaha mas, oh yaa nanti malam mau di masak in apa"ucap alex mengalihkan topik pembicaraan
"makanan terenak untuk makan malam terakhirku mungkin"ucap gus farhan lirik di akhir kata
alex mencoba tak mendengan kan ocehan suaminya
__ADS_1
singkat cerita pagi pun tiba
"pagi kucerah~ matahari bersinar~
kugendong tas hitam ku di perut~ selamat pagi semua~
ku tak menantikan dirimu~ di depan pintumu~ eheheh"nyanyi abhi sambil terkekeh sendiri
"sarap nih anak"ucap alex
"dihhhhhhhhhhh, punya mak atuuu ngeselinya mintak ampun, mulut tetangga kalah tuhh ama mak gue"ucap abhi
"bundaaaaaaaaaa"ucap erel manja ke bundanya
"muka aja bak tembok di cat 10 lapis, kelakuan kek masmelo lemperrrrrrrr"ucap abhi sensi
"iti bilang kawan"ucap erel
"udah udah, siap berangkat
"lesgoooooooo!!"ucap abhi dan alex
di perjalanan, mobil alpart putih itu melenggan dengan kecepatan standart
othor kasih visual baruuu yeeeeee
ini visual gua farhan yeee terlihat seperti sugar dedyyyy
ini visual nya erel, yahhh wajah wajah cogsn mah auranya beda
ini abhi, mmm wajah wajah bocil ini mahhhh
dan ini dia umi para cogan cogan di atas
__ADS_1