Istri Pilihanku

Istri Pilihanku
farhana aulia


__ADS_3

farhan aulia..ia adalah gadis yatim piatu yang di besarkan oleh pati asuhan KASIH BUNDA gadis berusia 20 thn ini masih berada di panti karna kuliah dan bekerja part time..bukan karna dia tidak mampu untuk menopang hidupnya sendiri tapi karna sayang kepada adik2 panti itu yang membuat* ara *panggilan dari farhana aulia .


sebenarnya dia masih mempunyai seorang bibi namanya bi hani karna bi hani tidak menikah dan harus bekerja menjadi art dia terpaksa menitipkan ara di panti asuhan dan membiayai skolah ara sampai kuliah agar tidak menjadi art sama sepertinya.walau ia sangat menyanginya akan tetapi ia tidak bisa selalu menjaga di kerenakan pekerjaan..


saat acara wisuda berlangsung hal yang tidak di duga membuat kehiduapn ara berubah


saat acara tengah berlangsung dengan hati gelisah ara duduk sambil menangak nengok ke seluruh penjuru ruangan mencari cari sosok yang sedari tadi di tunggu.siapa lagi kalau bukan bi hani.akan tetapi sampai ara di panggil untuk naik keatas podium atas kelulusan bi hani belum muncul juga.

__ADS_1


saat beranjak dari tempat duduknya dan menuju podium ara tidak sengaja menjatuhkan ponselnya.ara yang tk meyadari kalau ponselnya jatuh terus melangkahkan kakinya menuju podium.bu ratih yang melihat ponsel ara jatuh pun langsung memungutnya dan ia simpan di dalam tas.


saat ara naik podium untuk acara kelulusanya dan memberi sepatah dua patah kata dan saat itu ponsel yang jatuh dan di bawa oleh bu ratih itupu berbunyi..


kringgg....


*apa ini benar ara?*tanya bu asti tanpa mengucap salam karna terlalu gugup dan kawatir.

__ADS_1


*walaikumsalam benar..ini ara dan maaf ini siapa?*tanya bu ratih karna terkejut nama sang penelfon tertera di ponsel ara adalah bi hani akan tetapi mengapa ia malah menayakan namanya bu ratih agak heran karna selama ini bu ratih dan bi hani sangat akrab dan tidak mungkin ia bertanya demikian.bi hani dan bu ratih adalah teman lama jadi beliau pasti hafal akan suaranya.pikir bu ratih


*maaf saya nyonya bagas dirga wijaya*sambung bu asti bicara di telpon seraya terbata bata menjelaskan kondisi bu hani di rumah sakit xx lalu menutup telponya.


setelah bu ratih menerima telpon dari bu asti ia tak kuasa menahan buliranbliran bening di kedua matanya.dan saat bersamaan ara menghampirì bu ratih.ara merasa heran mengapa raut muka bu ratih menjadi parau terlihat kesedihan ara langsung berjalan turun dan menuju bu ratih sambil bertnya*ada apa bu.. kenapa ibu menangis*tanya ara pada bu ratih.bu ratih langsung memeluk ara tanpa menjawab sepatah kata.beliau langsung mengajak ara keluar gedung.dinar yang melihat kejadian itu langsung berlari menemui sahabatnya itu.*ra..ara tunggu acara belum selesai kenapa terburu buru*tanya dinar tapi ara belum sempat berbicara bu ratih langsung menimpali pertanyaan dari dinar.*maafkan kami nak kami sedang buru buru*timpal bu ratih sambil jalan cepat mwnarik tangan ara.


ara yang merasa heran dengan tingkah bu ratih hanya menggelwng gwlwngkan kepalanya dan menaikan kedua bahunya pertanda ia tidak tahu apa yang terjadi.sambil meliha sahabatnya yang semakin menjauh dinar barakata*ara kau berhutang penjelasan padaku*ucap dinar pnuh penekanan.

__ADS_1


__ADS_2