Istri Pilihanku

Istri Pilihanku
vian..ara


__ADS_3

seminggu setelah kejadian naas itu ara hanya bisa menangis menatap foto bi hani beserta keluarganya*hiks..hiks..mengapa kalian pergi meninggalkan ara..*tangis ara lirih di kamarnya yang serasa sunyi.kamar yang biasanya penuh kehangatan dan canda tawa kini kamar ara sepi karna ara mengurung diri di kamar.tiba tiba


*tok..tok..


bu ratih mengetuk pintu kamar ara ia memberi tau ara bahwa keluarga vian datang untuk menemuinya.


setelah itu ara jeluar kamar dan menemui keluarga vian


*maaf bapak dan ibu mencari saya*tanya ara sopan


bu asti dan pak dirga. pun memberitau apa maksud dan tujuan mereka datang ke panti.


setelah mendengar pejelasan bu asti dan suaminya.ara pun mau untuk tinggal bersama mereka.


setelah itu meraka langsung membawa ara ke kediaman pak dirga.


setelah mereka turun dar mobil.ara mersa takjub melihat rumah yang sangat megah dan luas itu.mereka masuk dan disambut oleh para pelayan.*selamat datang tuan dan nyonya...


eh ini!!bi sumi kaget saat ara berdiri di samping bu asti


*ini ara bik..tolong antar ara ke kemar samping kamar bik sumi*perintah bu asti


*mari neng ikut bik sumi..eneng namanya siapa?tanya bik sumi


"farhana bik.. tapi panggil saja ara!!jawab ara


bik sumi mengangguk mengerti.

__ADS_1


*istirahat dulu neng bibik permisi lanjut kerja mau masak makan malam.pamit bik sumi lalu ara mengikuti bi sumi.


*bik biar ara bantu!?ara membantu bik sumi dengan senang hati


ara menggantikan bik sumi memasak untuk makan malam sedangkan bik sum mengerjakan pekerjaan yang lain lalu menghidangkan makan malam..


*neng tolong panggilkan tuan dan nyonya d kamar atas sebelah kiri?!*perintah bik sumi


*iya bik**jawab


lalu ara bergegas ke atas sesuai yang di yang bik sumi katakan.tiba tiba di atas ara mendengar sesuatu yang jatuh.


prang***sontak ara kaget mendengar itu tapi ara tidak berani untuk menghampiri takut kalu salah lalu ara hanya melewati kamar tersebut dan segera memanggil majikannya.


"tok..tok..


"tok..tok..*


*maat tuan muda anda di panggil tuan dan nyonya untuk segera makan malam*


tapi tk ada jawaban sama sekali lalu ara mengulangi beberapa kali tapi nihil tak ada jawaban sedikitpun dari dalam kamar vian.


kemudian aramemberanikan diri untuk membuka kamar tersebut.terkejut dengan apa yang ia lihat,ara langsung berjalan cepat menghampiri vian yang hendak melukai dirinya sendiri


*st...op*ara berteriak sambil merebut pecahan kaca dari tangan vian.


vian yang emosi langsung mendorong aara

__ADS_1


*bruuuk*ara jatuh terduduk


*siapa..kau..pergi dari kamar ku!*bentak vian


ara yang ingin menagis mencoba tenang agar airmatanya tigmdak jatuh.


*maaf tuan muda,tapi anda tidak boleh melakukan hal seperti ini**ucap ara sambil memunguti pecahan kaca yang berserakan..lalu ia memaksa tuan muda untuk berdiri.vian menepis tangan ara dan berusaha untuk berdiri.ara hanya mendukkan wajahnya dan mengambilkan vian tongkat kakinya.vian merebut tongkatnya dari tangan ara.


**barsihkan kamar ini dan jangan bicara apa apa pada orang tua q atu kau atu akibatnya*ancam vian


*ba-baik tuan muda ta-pi saya mohon jangan lakukan hal seperti itu lagi**pinta ara gemetar.


*bodoh-siapa kau berani memerintahku!!vian menatap ara tajam dan dingin membuat ara semakin gemetar seluruh tubuhnya seakan tidak mempunyai tulang setelan mendengar ucapan dari vian.lalu vian pergi meninggalkan ara..


vian berjalan turun untuk makan malam menggunakan dua tongkant egrang..ia berpikir sejenak..**apa aku pernah melihat gadis tadi.. tapi di mana..**pikir vian.vian sampai di ruang makan dan menarik satu kursi .bu asti yang melihat vian pun bertanya.


**viannn kamu baik baik saja kan nakk


?,,ara mana?!tanya bu asti pada vian


*dia kusuruh membersihkan kamar ku mahh..**ucap vian malas sambil memasukkan makanan kemulutnya..


*viann jangan seperti itu dia baru disini dan kamu tidak tau siapa dia**kata bu asti


vian hanya menggelengkan kepalanya.bu asti pun menjelaskan siapa ara..kepada vian.vian yang mendengarkan pwnjelasan itupun kemudian meletakkan sendok dan pergi meninggalkan kedua orang tuanya di meja makan..vian berjalan menuju kamarnya kembali dan berpapasan dengan ara..vian hanya melirik ara sedangkan ara hanya menundukkan kepalanya karna takut sama vian.


vian kemudian teringat oleh wanita di dalam mimpinya.wanita yang meminta tolong padanya .vian masih terduduk di ranjang ia belum bisa memejamkan matanya karna memikirkan ucapan wanita di dalam mimpinya tersebut..

__ADS_1


__ADS_2