It Only Took 15 Days

It Only Took 15 Days
Rahasia


__ADS_3

Hazel juga Nadya mengatakan kepada kakaknya bahwa mereka berdua berpacaran,Hazel mengatakan bahwa ia akan menjaga Nadya dan itu membuat kakak Nadya terlihat lega dan juga bahagia.


Akhirnya kakak Nadya mengungkapkan semuanya bahwa,jauh dari hari sebelumnya ia dan juga Hazel sudah saling mengenal.


Hazel merupakan anak dari bos kakak Nadya ,anak yang berumur 7 tahun yang sempat ia bawah ke rumah dan perkenalkan ke Nadya itulah Hazel dan Waktu itu Nadya berumur 6 tahun.


Kakak Nadya dan Hazel sangatlah dekat sebelum Hazel ke luar negeri untuk melanjutkan studinya,Hazel bahkan sudah menganggap kakak Nadya seperti abangnya sendiri.


Kakak Nadya dan ayah gio juga sangat dekat,gio merupakan tangan kanan atau orang kepercayaan ayah Hazel yang sudah ia anggap keluarga,itulah yang membuat ayah Nadya menjodohkan Hazel dan juga Nadya.


Saat Hazel mengetahui bahwa ayahnya menjodohkan nya dengan adik gio yaitu Nadya,ia langsung setuju karna dari awal sejak ketemu dengan Nadya yang masih berumur 6 tahun ia sudah jatuh hati kepada seorang anak kecil yang cuek tapi manis.Ia pun segera kembali dari luar negeri.


Namun kakak Nadya mengatakan bahwa untuk merebut hati adiknya tidak lah mudah,ia memang berteman dengan beberapa lelaki namun tak ada satu pun yang bisa membuat nya jatuh hati dan itupun membuat kakak Nadya khawatir,siapa yang akan menjaga adiknya menyayangi nya seperti ia menyayangi adiknya.

__ADS_1


Dan Hazel di beri waktu bahwa ia harus merebut hati adiknya dengan jangka waktu 15 hari.


Mendengar penuturan kakaknya,Nadya sedikit bingung dan bertanya-tanya mengapa harus 15 hari.


Nadya menatap kakak nya dengan penuh rasa penasaran yang menggebu gebu seakan kakaknya menyimpan rahasia yang sulit ia katakan.


Seketika kakak Nadya menetes kan air mata dan pelan pelan mengatakan sesuatu agar adiknya dapat mengerti dan meminta maaf sudah merahasiakan nya dari Nadya.


"kakak kenapa menangis,kakak semuanya baik baik saja kan?.tanya Nadya yang matanya mulai berkaca-kaca


di pelukan adiknya , kakak Nadya terlihat lemas dan penglihatan nya mulai kabur ,ia pun pingsan di pelukan adiknya .Nadya yang belum tahu apa apa, sangat merasa kebingungan , kenapa kakaknya pingsan lagi.


Hazel dan Nadya pun segera membawah kakaknya ke rumah sakit.

__ADS_1


Hazel kembali menceritakan semuanya,bahwa kakaknya menderita kanker yang telah di vonis waktu tidak lama lagi.mendengar hal tersebut Nadya seakan tidak percaya,selama ini ia melihat kakaknya baik baik saja.


Nadya seakan tidak ingin mendengar perkataan Hazel,itu membuat nya sakit.


itulah mengapa Hazel di beri waktu kepada kakak Nadya 15 hari ,karna waktu nya tidak cukup lagi,kakak Nadya ingin jika Nadya mendapatkan lelaki yang dapat menggantikan posisinya sebelum ia pergi meninggalkan Nadya.


Nadya berlinang air mata, perlahan mendekati pintu kamar kakaknya yang sedang di tangani oleh dokter,ia melihat dari kaca dan tangisan Nadya pun tak dapat ia bendung.hazel memeluk Nadya dan menenangkan nya.


setelah di tangani, dokter mempersilahkan Nadya dan Hazel untuk masuk, perlahan Nadya mendekati kakaknya dengan kaki yang begitu lemas tak dapat ia langkahkan, melihat kakak yang begitu ia sayangi terbaring lemas di rumah sakit


"mengapa harus kakak, mengapa,nangis Nadya


"kakak dulu pernah janji jika kakak akan bersama Nadya untuk selamanya dan tidak pernah meninggalkan Nadya,kakak harus menepati janji itu . tangis Nadya

__ADS_1


Perlahan mata kakak Nadya mulai terbuka dan menatap adiknya penuh kasih sayang.


__ADS_2